image
Login / Sign Up

Industri Bisa Manfaatkan Alat Pantau Kualitas Udara Digital Ini

Dhera Arizona Pratiwi

Image

Pengunjung melihat barang pada pameran Percetakan dan Pengemasan di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Sabtu (4/11). Menurut Badan Pusat Statistik, pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada kuartal ketiga 2017 untuk sektor percetakan dan reproduksi media rekaman naik sebesar 14,48 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Selain itu, pertumbuhan industri tersebut pada triwulan III/2017 terhitung masih naik sebanyak 8,12 persen dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO Penerapan teknologi internet dalam riset saat ini semakin diprioritaskan.

Balai Besar Industri Hasil Perkebunan (BBIHP), salah satu unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian, telah memanfaatkan teknologi berbasis internet dalam penelitian yang menghasilkan Digital Impinger.

Upaya ini sesuai dengan implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 dalam menciptakan inovasi guna mendongkrak daya saing industri nasional.

baca juga:

“Perkembangan teknologi saat ini begitu pesat terutama dalam bidang elektronika dan internet. Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, BBIHP Makassar merancang alat untuk pemantauan kualitas udara ambien, yang disebut Digital Impinger. Alat ini berbasis pada teknologi internet of things (IoT),” kata Kepala BPPI Kemenperin Ngakan Timur Antara melalui keterangannya di Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Menurut Ngakan, secara umum Digital Impinger terdiri dari komponen seperti tranduser sensor-sensor gas, pompa-pompa vakum, sensor kecepatan alir gas, perangkat transfer data (Wi-Fi atau modem) yang terhubung ke mikrokontroller.

“Pengoperasian Digital Impinger ini lebih mudah dan dapat juga dioperasikan melalui smartphone,” ungkapnya.

Selain itu, pengaturan kecepatan alir pompa-pompa vakum dan waktu operasional lebih akurat. Secara berkala, Digital Impinger akan mengirimkan data melalui jaringan internet seperti Wi-Fi atau modem ke server. Kemudian data ini dapat dilihat pada komputer PC, laptop atau smartphone.

“Data dari Digital Impinger yang dikirim ke server akan disimpan dalam database. Data ini dapat diakses dan ditampilkan sesuai kebutuhan kapan pun dan dimanapun. Data juga dapat dikalkulasi ulang dan dibuat secara statistik dalam bentuk grafik atau format lain,” paparnya.

Ngakan mengemukakan, Digital Impinger yang dibuat oleh tim peneliti BBIHP Makassar ini dilengkapi empat sensor (NH3, O3, H2S dan CO). Alat ini dapat juga dioperasikan sebagai impinger manual, karena BBIHP telah merancang tempat atau instalasi untuk botol-botol impinger sebanyak empat buah untuk mengantisipasi pengujian gas-gas lain yang belum memiliki sensor, seperti gas belerang oksida (SOx), nitrogen oksida (NOx), dan lain-lain. Namun pengoperasiannya tetap menggunakan smartphone.

“Sebagai perbandingan, alat uji udara ambien yang hanya memiliki sensor dengan fungsi yang sama di pasaran saat ini mempunyai harga tidak kurang dari Rp150 juta. Namun perlu dicatat juga bahwa alat ini tidak bisa dioperasikan sebagai impinger manual karena tidak memiliki tempat pemasangan botol-botol impinger. Jadi hanya bisa mengukur kualitas udara ambien sesuai dengan sensor yang dimiliki,” jelasnya.

Udara ambien merupakan udara bebas di permukaan bumi pada lapisan troposfir yang dibutuhkan dan dapat memengaruhi kesehatan manusia, makhluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya. Untuk mendapatkan udara ambien yang berkualitas baik, perlu dilakukan monitoring dan pengendalian pencemaran udara. Hal ini juga dibutuhkan oleh industri dalam mendukung proses produksinya.

“Artinya kami juga mendorong perusahaan-perusahaan manufaktur di Indonesia untuk menerapkan standar industri hijau,” ujarnya.

Apalagi, Kemenperin bertekad untuk terus mendorong sektor industri manufaktur di Indonesia agar semakin meningkatkan kegiatan yang terkait dengan circular economy. Pengukuran kualitas udara ambien dalam rangka monitoring tersebut bertujuan untuk mengetahui konsentrasi zat pencemar yang ada di udara.

Data hasil pengukuran tersebut sangat diperlukan untuk berbagai kepentingan, diantaranya untuk mengetahui tingkat pencemaran udara di suatu daerah atau untuk menilai keberhasilan program pengendalian pencemaran udara yang sedang dijalankan. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Pemerintah Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

Image

Ekonomi

Kebutuhan Rafinasi Gula Terus Naik Untuk Industri Makanan dan Minuman

Image

Iptek

Digital Impinger, Pemantau Kualitas Udara Berbasis Internet of Things

Image

Ekonomi

Kawasan Industri Kendal Ditargetkan Serap 50 Investor dan 5.000 Tenaga Kerja

Image

Ekonomi

Pacu Industri Hortikultura Mampu Dongrak Harga Kopra

Image

Ekonomi

Menperin: Kawasan Industri Morowali Berperan sebagai Lokomotif Hilirisasi

Image

Ekonomi

Industri Bahan Baku Baterai Kendaraan Listrik Terpancang di Morowali

Image

Ekonomi

Menperin Dorong Ekspor Produk Industri Furnitur RI ke AS

Image

Ekonomi

Menperin: Industri Furnitur Sektor Strategis Menopang Perekonomian Nasional

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Polemik Penundaan Pembayaran Jiwasraya, Pemegang Polis Desak OJK Tengahi Masalah

Para pemegang polis ini, berharap OJK bisa menjadi penengah dalam persoalan ini.

Image
Ekonomi

Sah! Citilink Resmi Hadirkan Wifi Penerbangan Jakarta - Bali

Maskapai berbiaya hemat (LCC) Citilink Indonesia mulai hari ini melayani pengalaman "terus nyambung di ketinggian 35.000 kaki”.

Image
Ekonomi

BI Prediksi Suku Bunga The Fed Capai Puncak, Sri Mulyani: Tetap Waspadai Gejolak Global

Pemerintah Indonesia tetap mewaspadai kondisi perekonomian secara global.

Image
Ekonomi

Mentan Klaim Pemerintah Siap Serap Jagung

Amran menyampaikan sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, harga jagung di tingkat petani tidak boleh di bawah Rp3.150 per kg.

Image
Ekonomi

Jamkrindo Kembali Berikan Bantuan Percepatan Pemulihan Pasca Bencana Palu

Jamkrindo kembali berikan bantuan guna mendukung percepatan pemulihan kondisi di Palu dan Donggala, Sulteng pasca bencana.

Image
Ekonomi

Bisakah Neraca Perdagangan Tahun Ini Surplus? Sri Mulyani: Kita Lihat Nanti

Pemerintah akan terus mengamati pergerakan aktivitas perekonomian di dalam negeri.

Image
Ekonomi

Faisal Basri: Musuh Jokowi Bukan Prabowo, Tapi Soal Kesejahteraan Petani

Tingginya nilai impor yang membuat Neraca Perdagangan Indonesia merosot alias defisit.

Image
Ekonomi

Jelang Pilpres, Pengusaha Mamin Bakal Ketiban Rezeki

Gapmmi berharap pertumbuhan industri makanan dan minuman akan semakin membaik pada masa-masa Pemilihan Presiden (Pilpres).

Image
Ekonomi

Pemerintah Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

Kementerian Perindustrian telah menyusun peta jalan untuk pengembangan industri otomotif nasional.

Image
Ekonomi

Ditanya Soal Jabatan Bank Dunia, Sri Mulyani: Saya Tetap Menteri Keuangan

Sri Mulyani pernah menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Didapuk Menjabat Menteri, Ferdinand Hutahaean Sebut Direktur Charta Politika Kaum Dungu yang Perlu Dicerdaskan

  2. Jokowi Diserang Soal Utang, Rustam Ibrahim: Jangan Mudah Dibohongi

  3. Prabowo-Sandi Diminta Klarifikasi Soal Dua Hal, Salah Satunya Terkait Penculikan Aktivis

  4. Habibie dan Jokowi Memang Cocok, Kurang Suka Omong Besar

  5. Pele Telah Temukan Sosok yang Dianggap Tepat untuk Menggantikannya

  6. Dibawah Pengaruh Miras, Remaja 18 Tahun Tantang Polisi, Ditembak Langsung Diam

  7. Jadi Istri Polisi, Kezia Warouw Siap Jaga Nama Baik Bhayangkari

  8. Lini Pertahanan Liverpool Bertambah Parah, Satu Lagi Pemain Andalan Cedera

  9. Indonesia Hanya Sisakan Satu Ganda Campuran di Malaysia Masters

  10. Mundur dari Yovie & Nuno, Yovie Widianto Umumkan Penggantinya 8 Februari Mendatang

Available

fokus

Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Tsunami Selat Sunda
Available

kolom

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Image
Damai Mendrofa

Hoaks Tsunami di Sibolga, Antara Kepanikan dan Peluang yang Mempersatukan

Image
Ujang Komarudin

Republik Darurat Hoaks

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Image
Gaya Hidup

Culinary Network

Kisah Togu, Pebisnis Kopi yang Meraup Untung Besar dari 'Jualan Kopi'

Sosok

Image
Ekonomi

Ikut #10yearchallenge, Sri Mulyani: 10 Tahun Lalu dan Sekarang Tetap Mengabdi Untuk Negeri

Image
News

Eva Silviani Gultom, Jejak Demonstran hingga Gerbang DPRD Sibolga

Image
Hiburan

Meninggal Dunia, Ini 5 Tweet Inspiratif dari Nukman Luthfie