image
Login / Sign Up

SPAM Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Diresmikan

Rizal Mahmuddhin

Image

Ilustrasi instalasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) PDAM | HUMAS KEMENTERIAN PUPR

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap I.

Peresmian beroperasinya SPAM Regional tersebut dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi oleh Bupati Bandung Dadang M Naser, Ketua Badan Peningkatan Penyelenggaraan SPAM (BPPSPAM) Bambang Sudiatmo dan Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Amir Hamzah, di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Kamis(10/1/2019).

Gubernur Ridwan Kamil, memberikan apresiasi kepada berbagai pihak terkait yang turut mendukung pembangunan SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya. Kapasitas SPAM sebesar 700 liter/detik, namun untuk Tahap I baru digunakan 350 liter/detik untuk melayani kebutuhan air minum Kota Bandung sebesar 200 liter/detik untuk 16.000 Sambungan Rumah atau sekitar 80 ribu jiwa dan melayani Kabupaten Bandung dengan kapasitas 150 liter/detik untuk 12.000 SR atau sekitar 60 ribu jiwa. 

SPAM ini menggunakan teknologi terbaru namanya SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), di mana pengolahannya tidak seperti yang dulu yakni outdoor, namun sekarang sudah indoor, computerized, dan otomatis," paparnya.

baca juga:

Teknologi SCADA memiliki keunggulan hemat energi karena sistem distribusi secara gravitasi dan adanya pengolahan dan daur ulang air buangan dari IPA, domestic dan air hujan. Terdapat ruang control untuk memonitor seluruh instalasi air yang ada di SPAM tersebut.

Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo menjelaskan total investasi pembanguann SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap 1 sebesar Rp 253 miliar yang terdiri dari dana APBN di Kementerian PUPR sebesar Rp 58 miliar dan APBD Provinsi Jabar sebesar RP 195 miliar.

Dukungan anggaran Rp 58 miliar terdiri dari Rp 19 miliar dari Ditjen Sumber Daya Air (SDA) yang digunakan untuk pembangunan unit air baku berupa pembangunan bak pra sedimentasi berkapasitas 700 liter/detik, jaringan pipa transmisi air baku sepanjang 3 Km.

Kemudian pembangunan unit produksi berupa instalasi pengolahan air minum kapasitas 350 liter/detik, reservoir air bersih berkapasitas 6.000 m3 dan bangunan operasi SCADA dengan anggaran Rp 40 miliar melalui Ditjen Cipta Karya. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jaringan pipa distribusi utama sepanjang 33 Km dengan biaya investasi Rp 195 miliar. 

SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar yakni PT. Tirta Gemah Ripah dimana hasil pengolahan air minum akan dibeli oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung dan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung untuk selanjutnya disitribusikan kepada para pelanggan. 

Pembangunan SPAM Regional menjadi pilihan karena ketersediaan air baku untuk air minum yang tidak merata antar wilayah. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten, Kota dan Provinsi membentuk sistem SPAM untuk memanfaatkan sumber air baku secara bersama. Manfaatnya lebih efisien dalam pembiayaan investasi dan operasional, peningkatan kerja operator, peningkatan skala ekonomi sehingga merangsang masuknya sumber pembiayaan dari swasta.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Peringati Hari Air Dunia, Ini Pesan Menteri Basuki

Image

Ekonomi

Menteri PUPR Tagih Penjelasan Anies Soal Naturalisasi Sungai, Apa Itu?

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Bangun Jalan Menuju Bendungan Way Apu

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Tuntaskan Perbaikan Jalan Sibolga-Batas Tapanuli Selatan

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Uji Sertifikasi 5.531 Tenaga Kerja Konstruksi di Sumut

Image

Ekonomi

Lima Rusunawa dan 50 Unit Rusus di Jawa Tengah Diresmikan

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Dorong Kontraktor Kecil dan Menengah Naik Kelas

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Berikan Hibah Jembatan Rangka Baja di Bengkulu Utara

Image

Ekonomi

Pembangunan Tol Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu 95,8 Km Dimulai

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengusaha Usul Pemerintah Bentuk Badan Khusus Tangani Proyek KPBU Infrastruktur Transportasi

Pembentukan badan khusus tersebut bertujuan agar pemerintah bisa fokus menyiapkan pelaksanaan tender proyek-proyek KPBU.

Image
Ekonomi

4 Proyek Berpotensi Gunakan Skema KPBU

BPTJ Kementerian Perhubungan mengungkapkan ada empat proyek yang berpotensi menggunakan skema KPBU.

Image
Ekonomi

Perjuangan Indonesia Agar Minyak Sawit Setara dengan Minyak Nabati Lain di Eropa

Agar produk minyak sawit (CPO) Indonesia ditempatkan setara dengan minyak nabati lain di pasar Uni Eropa (UE).

Image
Ekonomi

Gelar Rakor Bahas Neraca Perdagangan, Menko Darmin: Kami Evaluasi Pelaksanaan B20

Pemerintah membahas serta mengevaluasi perkembangan yang sudah dilakukan guna Neraca Perdagangan RI.

Image
Ekonomi

Pemerintah Kembangkan Ilmu Pengetahuan Teknologi Dibidang Kelautan dan Perikanan

Perjanjian ini terkait dengan kerja sama dibidang Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kelautan.

Image
Ekonomi

Indonesia Siap Balas Uni Eropa, Perang Dagang Baru Segera Pecah?

Pemerintah mempertimbangkan opsi pelarangan produk Uni Eropa masuk ke dalam negeri sebagai bentuk balasan.

Image
Ekonomi

BUMN Tawarkan Peluang Magang Bersertifikat Untuk 9.000 Mahasiswa

BUMN bersinergi membuka kesempatan bagi 9 ribu mahasiswa untuk mengikuti program magang bersertifikat guna menjajal dunia kerja profesional.

Image
Ekonomi

Ingin Terlibat Pembangunan Infrastruktur, Swasta: Pemerintah Jangan Kasih 'Tulangnya' Saja

Selama ini swasta sudah cukup banyak dilibatkan oleh pemerintah. Namun, sebagian besar hanya proyek-proyek berskala kecil.

Image
Ekonomi

Swasta Minta Dilibatkan Dalam Pembangunan LRT Hingga Bandara

Pengusaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia menyatakan minatnya untuk bisa turut serta menggarap proyek-proyek di sektor perhubungan.

Image
Ekonomi

KLHK Lakukan Sejumlah Langkah Atasi Bencana Banjir di Sentani

Langkah strategis penanganan bencana banjir bandang Sentani disusun ke dalam dua skema yaitu jangka pendek dan jangka panjang.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Yuli yang Ditangkap Densus Meninggal di RS Polri, Suami Pilih Kuburkan di DKI Ketimbang Ditolak di Klaten

  2. Mulai Sekarang, Jauhi Minuman Manis Jika Tak Mau Mati Muda

  3. Alissa Wahid: Kalau Kelompok Ini Berkuasa, dengan Sistem Sentimen yang Dibangun akan Hilangkan Kesetaraan

  4. Duh, Selama Live Streaming Aksi Teror Selandia Baru Tak Ada yang Lapor

  5. Program OK OCE Dianggap seperti Konsep Khilafah hingga Azan Dikumandangkan di Ruang Publik Selandia Baru

  6. Rustam: Tampaknya Anies telah Jadi Follower Presiden Jokowi dalam Pembangunan Infrastruktur

  7. Terlalu Fokus Sama Karir, Kelima Zodiak Ini Kerap Lupa dengan Pasangan Cintanya

  8. 5 Fakta Penting Kiai Anwar yang Jasadnya Utuh meski Terkubur 31 Tahun

  9. Gunakan 5G, Tiongkok Sukses Lakukan Operasi Jarak Jauh Pertama di Dunia

  10. 5 Mobil Mewah Bintang Tottenham asal Korsel, Ferrari Mahalnya Tak Boleh Merah

Available

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Sahrul Gunawan Blusukan sampai Diserbu Ibu-ibu

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan