image
Login / Sign Up

Dana Desa Didominasi Proyek Infrastruktur

Andi Syafriadi

Image

Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta, Jumat (2/3). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk memberikan izin kepada seluruh kontraktor melanjutkan proyek infrastruktur yang bersifat melayang (elevated) karena sempat diberhentikan sejak Selasa (20/2) lalu | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Penggunaan dana desa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, masih dominan untuk proyek pengembangan infrastruktur fisik di pedesaan, dibandingkan pengembangan ekonomi masyarakat pedesaan.

"Kami mencatat hampir 90 persen penggunaan dana desa di Kabupaten Kudus memang untuk mendukung pengembangan infrastruktur pedesaan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus Adi Sadhono Murwanto di Kudus, melansir dari Antara, Jumat (12/1/2019).

Menurut dia, untuk pengembangan perekonomian masyarakat secara langsung memang belum terlihat secara masif, karena pembangunan yang terlihat masih berupa penunjang seperti akses jalan untuk kelancaran aktivitas sehari-hari masyarakat.

baca juga:

Murwanto berpendapat bahwa sarana dan prasarana fisik tersebut juga menjadi bagian untuk menunjang perekonomian masyarakatnya.

"Hanya saja, kegiatan yang bersentuhan langsung kepada masyarakat dalam hal pengembangan perekonomian, baik dalam bentuk pelatihan keahlian untuk mendukung berwiraswasta atau permodalan memang belum terlihat," ujarnya.

Sejumlah desa di Kabupaten Kudus, katanya, memang tengah mendorong pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes) dengan bidang usaha yang berbeda-beda.

Ia mencatat terdapat 27 BUMDes dari 123 desa yang ada di Kabupaten Kudus.

Salah satu BUMDes yang bidang usahanya cukup berkembang, yakni Desa Jekulo, Kecamatan Jekulo, Kudus yang memiliki usaha persewaan tempat berjualan makanan serta mengelola jasa pembuangan sampah dari rumah tangga.

Kalaupun pemerintah desa belum berani menyasar pengembangan di bidang perekonomian masyarakat, lanjutnya,maka bisa menggandeng pihak swasta dalam pemberian pelatihan kerjanya, sedangkan bantuan alat penunjang usahanya bisa diadakan oleh pemerintah desa.

Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Muria Kudus (UMK) Mamik Indrayani mengungkapkan, dari sisi perencanaan desa yang menerima dana desa memang sudah menyusun perencanaan untuk pengembangan perekonomian masyarakat dan tidak hanya pembangunan infrastruktur.

"Kami memang belum melihat laporan kegiatan pembangunan masing-masing desa, apakah masih fokus untuk infrastruktur atau sudah mulai menyentuh bidang perekonomian masyarakatnya," ujarnya.

Seharusnya, kata dia, pelaksanaan pembangunan di pedesaan harus simultan, selain untuk pengembangan infrastruktur desa juga diimbangi pembangunan di bidang perekonomian sesuai kebutuhan masyarakatnya.

Keberadaan Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kudus, kata dia, tentunya belum mampu menyasar semua masyarakat di Kudus sehingga lebih efektif ketika desa yang menyelenggarakan kegiatan pelatihan kerja atau kegiatan lain untuk mendukung pengembangan perekonomian masyarakat pedesaan.

Dana desa yang diterima Kabupaten Kudus pada tahun 2018 sebesar Rp117,97 miliar, sedangkan program kegiatan untuk tahun 2019 masing-masing desa masih menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi vs Prabowo

Jokowi Janji Bakal Revisi UU Yang Beratkan Pelaku Usaha

Image

Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Image

Ekonomi

2019, Menteri Rini Targetkan Nasabah Mekaar PNM Capai 5,1 Juta

Image

Ekonomi

Tips Jadi Pengusaha Sukses Ala RI 1

Image

Ekonomi

Bos PII Sebut Banyak Investor Asing Tertarik Proyek Infrastruktur Tanah Air

Image

Ekonomi

Indonesia-India Kerjasama Perkuat Pengembangan UMKM Hadapi Revolusi Industri 4.0

Image

Iptek

Smart Finance Resmikan Gerai untuk UKM

Image

Ekonomi

Perkuat GCG, Penjaminan Infrastruktur Gandeng Jaksa Agung Muda

Image

Ekonomi

PNM Dorong UKM Lebih Inovatif dan Kreatif

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Nilai Impor Bengkak, Ferdinand ke Jokowi: Berarti yang Putuskan Impor Itu Dia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data impor pada Desember 2018 mencapai USD15,28 miliar.

Image
Ekonomi

Kalah Bersaing Bikin Hotel di Cianjur Menunggak Pajak

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai hotel menunggak pajak karena berbagai faktor.

Image
Ekonomi

Platform E-commerce Ralali.com Targetkan Tumbuh 4 Kali Lipat Tahun Ini

Bisnis Ralali.com sejauh ini masih didominasi penjualan di Pulau Jawa dan Bali.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi vs Prabowo

Jokowi Janji Bakal Revisi UU Yang Beratkan Pelaku Usaha

Sandiaga Uno mengkritik terkait masih adanya keluhan dari para pelaku usaha atau UKM terkait birokrasi yang tumpang tindih.

Image
Ekonomi

Pembangunan Jaringan Palapa Ring Rp1,38 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Tanpa Utang dan Non APBN

Proyek menggunakan skema pembiayaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

Image
Ekonomi

Menaker Sebut Awal 2019 Angka Pengangguran Turun Jadi 5,3 Persen

Menaker Hanif : awal 2019 angka pengangguran di Indonesia tercatat menurun jadi 5,3 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Rini Harap Nasabah Kredit Mikro Berkembang

Menteri Rini berharap seluruh nasabah permodalan kredit mikro Mekaar bisa berkembang dengan bantuan modal dari PNM.

Image
Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Kerja sama dengan Bukalapak.com tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat karena seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi itu.

Image
Ekonomi

Kritik Prabowo Soal Gaji Kepala Daerah Rp8 Juta Rendah, Rustam Ingatkan Soal Anggaran Operasional Gubernur Miliaran Rupiah

Gaji pemerintah khususnya selevel Gubernur sebesar Rp8 juta sudah lebih dari cukup.

Image
Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

BNI berikan fasilitas KUR kepada nasabah PNM Mekaar yang telah naik kelas mulai awal 2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pernyataan Prabowo Soal Presiden Adalah 'Chief of Law Enforcement' Dinilai Berbahaya

  2. Ini Deretan Tokoh yang Dampingi Jokowi-Ma'ruf saat Debat Pilpres 2019

  3. Pengamat Ingatkan Prabowo Lebih Hati-hati Gunakan Bahasa Inggris saat Debat

  4. Debat dengan Jokowi Soal Korupsi, Prabowo: Kita Taruh di Pulau Terpencil, Suruh Tambang Pasir

  5. Selama Debat Pilpres, Pendukung Jokowi-Ma'ruf Ramaikan Tagar #JokowiAminMenangDebat

  6. Tak Menjawab Pernyataan Jokowi, Sandiaga Ditegur oleh Moderator Debat

  7. Junjung Tinggi Toleransi, Komik Sederhana Ini Panen Pujian

  8. Segmen Kedua, Ini yang Bikin Pendukung Tertawa

  9. Baru Putaran Pertama Debat Capres-Cawapres, Prabowo Mengaku Kelelahan

  10. Denny Siregar: Saya Kira Prabowo Suka Joget, Ternyata Itu Bagian Terapi Emosinya

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat