image
Login / Sign Up

UN Environment Sebut Masyarakat Indonesia Paling Beruntung, Kenapa?

Aji Nurmansyah

Image

Penjual bendera nasional Indonesia, Merah Putih, mulai bermunculan di pinggir jalan menjelang perayaan HUT Kemerdekaan di kawasan. Jatigenara, (6/8/2018). Pedagang bendera musiman tersebut nembandrol haraga bendera dan umbul-umbul dengan hargai Rp 25 ribu hingga Rp 80 ribu per lembar. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Direktur Regional UN Environment untuk wilayah Asia Pasifik, Dechen Tsering mengungkapkan bahwa hidup di Indonesia adalah sebuah keberuntungan. Hal itu didasari bahwa Indonesia memiliki kapasitas kepemimpinan yang bagus.

Sebab menurut Dechen, Indonesia memiliki pemimpin yang memikirkan dengan serius arah dan tujuan negara. Masyarakat Indonesia beruntung menjadi warga Indonesia.

Dechen menyebut Menteri LHK Siti Nurbaya telah bekerja secara bijaksana dan selalu memikirkan solusi dari suatu persoalan yang dapat berjalan dengan baik untuk masyarakat, dunia usaha dan tentunya solusi tersebut dapat berkelanjutan.

Dechen juga menyoal terkait sampah laut, sebagian besar sampah laut berasal dari Asia Tenggara. Dirinya juga menyadari bahwa Indonesia dan negara lainnya di Asia Tenggara tengah berupaya keras untuk menangani permasalahan ini.

"Terkait sampah laut, kita sudah bisa melihat awareness, kebijakan, peraturan dan pelaksanaannya," tambahnya.

Salah satu upaya dalam pencegahan timbulnya sampah laut, Indonesia dan UN Environment berencana membuat Pusat Peningkatan Kapasitas Inisiatif Regional dalam Perlindungan Lingkungan Laut dari Kegiatan Berbasis Daratan (Regional Center for Capacity Initiative to Protect Marine Environment from Land-based Activities).

Melalui pusat keahlian ini, Dechen pun menaruh harapan yang tinggi pada Indonesia untuk dapat berperan mencegah sampah laut yang berasal dari kegiatan di daratan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3), Rosa Vivien Ratnawati mewakili Menteri LHK, mendampingi Dechen Tsering kali ini. Vivien menjelaskan kota Surabaya dipilih untuk dikunjungi karena memiliki inovasi yang luar biasa dalam pengelolaan sampah.

Vivin melanjutkan kunci dari pengelolaan sampah yang baik itu adalah pemilahan dari sumbernya, seperti sampah rumah tangga, dan Surabaya telah berhasil dalam hal tersebut. Selain itu, leadership kuat yang dimiliki Walikota Surabaya, Tri Rismaharini juga menjadi kunci dalam keberhasilan pengelolaan sampah di Surabaya.

"Surabaya memang patut dicontoh, Ibu Risma dan jajarannya yang telah bekerja keras, kuncinya memang leadership yang kuat.", tutur Vivien.

Dalam kunjungan ini, Dechen dan rombongan melihat keberhasilan Surabaya dalam pengelolaan sampah. Dechen dan rombongan melihat fasilitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo. TPA Benowo yang dikelola PT. Sumber Organik ini mengolah sampah sekitar 1.600 ton perhari.

Sebagian besar sampah tersebut 60 persennya adalah limbah organik, sisanya adalah limbah anorganik. Limbah itu kemudian digunakan untuk proyek Pembangkit Listrik dari Gas yang dapat menghasilkan listrik sebesar 2 Megawatt per hari.

Selepas dari TPA Benowo, rombongan menuju Taman Bungkul menggunakan Surabaya Bus. Dechen sangat terkesan dengan inovasi Surabaya Bus, pasalnya bus ini dibayar dengan botol air minum plastik sebagai upaya pengurangan sampah plastik.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

News

Ini Lima Hal yang Membuat Indonesia Tak Mudah Dijadikan seperti Suriah

Image

Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

Image

Olahraga

Persib Bandung

Esteban Vizcarra Resmi Jadi Skuat Maung Bandung

Image

Ekonomi

Investor Singapura Kirimkan Bantuan Modal Bagi Infastruktur di Halmahera Utara

Image

Iptek

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital dengan INDI 4.0

Image

Hiburan

Tak Bisa Ikut Puteri Indonesia 2019, Cinta Laura Apresiasi Dukungan Penggemar

Image

Ekonomi

KLHK Pulihkan Kebersihan 15 Danau Prioritas

Image

Ekonomi

Industri Perlu Sentuhan Teknologi Agar Berdaya Saing di Kancah Global

Image

Ekonomi

Ekonomi Global Lebih Tenang Jadi Alasan BI Pertahankan Suku Bunga

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Nilai Impor Bengkak, Ferdinand ke Jokowi: Berarti yang Putuskan Impor Itu Dia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data impor pada Desember 2018 mencapai USD15,28 miliar.

Image
Ekonomi

Kalah Bersaing Bikin Hotel di Cianjur Menunggak Pajak

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai hotel menunggak pajak karena berbagai faktor.

Image
Ekonomi

Platform E-commerce Ralali.com Targetkan Tumbuh 4 Kali Lipat Tahun Ini

Bisnis Ralali.com sejauh ini masih didominasi penjualan di Pulau Jawa dan Bali.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi vs Prabowo

Jokowi Janji Bakal Revisi UU Yang Beratkan Pelaku Usaha

Sandiaga Uno mengkritik terkait masih adanya keluhan dari para pelaku usaha atau UKM terkait birokrasi yang tumpang tindih.

Image
Ekonomi

Pembangunan Jaringan Palapa Ring Rp1,38 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Tanpa Utang dan Non APBN

Proyek menggunakan skema pembiayaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

Image
Ekonomi

Menaker Sebut Awal 2019 Angka Pengangguran Turun Jadi 5,3 Persen

Menaker Hanif : awal 2019 angka pengangguran di Indonesia tercatat menurun jadi 5,3 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Rini Harap Nasabah Kredit Mikro Berkembang

Menteri Rini berharap seluruh nasabah permodalan kredit mikro Mekaar bisa berkembang dengan bantuan modal dari PNM.

Image
Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Kerja sama dengan Bukalapak.com tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat karena seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi itu.

Image
Ekonomi

Kritik Prabowo Soal Gaji Kepala Daerah Rp8 Juta Rendah, Rustam Ingatkan Soal Anggaran Operasional Gubernur Miliaran Rupiah

Gaji pemerintah khususnya selevel Gubernur sebesar Rp8 juta sudah lebih dari cukup.

Image
Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

BNI berikan fasilitas KUR kepada nasabah PNM Mekaar yang telah naik kelas mulai awal 2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Baru Putaran Pertama Debat Capres-Cawapres, Prabowo Mengaku Kelelahan

  2. Denny Siregar: Saya Kira Prabowo Suka Joget, Ternyata Itu Bagian Terapi Emosinya

  3. Kecewa Debat Capres-Cawapres, Ferdinand: Saya Lebih Tertarik Menonton Cerdas Cermat SD

  4. Paska Debat Pertama, Andi Arief: Semalam Pak Jokowi Seperti Danjen Kopassus

  5. Fadli Zon Nilai Paparan dan Jawaban Jokowi pada Debat Pertama Tidak Relevan

  6. Prabowo Joget, Abu Janda: Apa Kita Rela RI Dipimpin Oleh yang Seperti Ini?

  7. Sayangkan Pertanyaan Jokowi Tentang Parpol, AHY: Padahal Seru dan Berjalan 'Fair'

  8. Goenawan Mohamad: Mencalonkan Mantan Koruptor Belum Tentu Melanggar Hukum

  9. 5 Pesona Ludivinie Kadri, Istri Bacary Sagna yang Senyumnya Bikin Kamu Semangat!

  10. TGB Nilai Penampilan Jokowi-Ma'ruf saat Debat Gunakan Pendekatan Konstitusional

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat