image angkutan jadul
Login / Sign Up

Pasar Obligasi Haus Aksi Beli

Prabawati Sriningrum

Image

Garfik Pertumbuhan Saham dan Obligasi | SHUTTERSTOCK.COM

AKURAT.CO, Jelang lelang obligasi Amerika Serikat (AS) membuat pergerakan imbal hasilnya cenderung melemah. Kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pasar obligasi dalam negeri untuk berbalik menguat meski juga masih terdapat aksi ambil untung. Di sisi lain, laju Rupiah yang kembali berhasil menguat direspon baik oleh pasar obligasi.

Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata naik 1,29 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun 3,31 bps; dan panjang (8-30 tahun) naik 1,65 bps.

"Laju pasar obligasi cenderung bergerak naik," kata Analis CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

baca juga:

Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo ±5 tahun dengan harga 101,38 persen memiliki imbal hasil 7,80 persen atau turun 0,02 bps dari sebelumnya di harga 101,28 persen memiliki imbal hasil 7,825 persen. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo ±20 tahun dengan harga 100,64 persen memiliki imbal hasil 8,31 persen atau turun 0,02bps dari sehari sebelumnya di harga 100,48 persen memiliki imbal hasil 8,32 persen.

Pada Kamis (10/1), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,003 bps di level 108,63 dari sebelumnya di level 108,628. Adapun, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,03 bps di level 104,94 dari sebelumnya di level 104,90.

Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 7,944 persen dari sebelumnya di level 7,942 persendan US Govn’t bond 10Yr di level 2,68 persen dari sebelumnya di level 2,71 persen. Sehingga spread di level kisaran 526,1 bps lebih tinggi dari sebelumnya 522,9 bps.

Laju imbal hasil obligasi korporasi bergerak naik tipis. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak di kisaran level 9,65 persen-9,67 persen.

Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,04 persen-10,05 persen. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,55 persen-11,65 persen, dan pada rating BBB di kisaran 14,25 persen-14,40 persen.

"Masih adanya sejumlah sentimen positif kali ini dapat direspon baik pasar obligasi dalam negeri," jelasnya.

Meski demikian, juga diimbangi dengan aksi ambil untung sehingga menahan kenaikan lebih lanjut. Diharapkan turunnya imbal hasil obligasi AS seiring dengan lelang obligasi yang dilakukan dapat bertahan sehingga membantu pasar obligasi dalam negeri untuk kembali menguat.Selain itu, diharapkan aksi beli masih dapat bertahan.

"Tetap cermati dan waspadai terhadap sentimen yang dapat membawa pasar obligasi melemah kembali,"tambahnya.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Hiburan

Manisnya Aurel dan Azriel Beri Kejutan Spesial untuk Krisdayanti

Image

Olahraga

Kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Formasi: Indra Sjafri Rotasi Pemain di Laga Terakhir

Image

Ekonomi

Tanggapi Pidato Jokowi, Tengku Zulkarnain: Penguasanya Dia, APBN di Tangannya, Siapa yang Mau Dilawan?

Image

News

Pentagon Keluarkan Triliunan Dolar untuk Dinding Perbatasan AS-Meksiko, Kongres Meradang

Image

Gaya Hidup

Bun, Begini Cara Bantu Anak Bikin PR

Image

Olahraga

Kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Preview: Laga Pelipur Lara Garuda Muda

Image

Gaya Hidup

3 Alasan Utama Anak Tak Semangat Belajar

Image

Ekonomi

Rupiah Mampu Perkasa Mengikut Mata Uang Asia

Image

Ekonomi

Yuan Mampu Gebuk Dolar AS

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pengamat Nilai Ada Kerawanan Penyelewengan Soal Impor Bawang Putih Bulog

Pengamat ekonomi Lana Soelistianingsih mengingatkan adanya potensi kerawanan dari rencana impor 100.000 ribu ton bawang putih.

Image
Ekonomi

Bamsoet: DPR RI Siap Kaji Urgensi UU Keuangan Digital

Perkembangan Fintech yang semakin menjamur perlu diawasi secara agresif oleh Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Image
Ekonomi

Tanggapi Pidato Jokowi, Tengku Zulkarnain: Penguasanya Dia, APBN di Tangannya, Siapa yang Mau Dilawan?

"Penguasanya Dia. APBN di Tangannya. Aparat di Bawah Perintahnya. Pegawai Negeri Anak Buahnya. BUMN dia yang Atur. Dia Penguasa"

Image
Ekonomi

Program KUR Bantu Permodalan Para Nelayan di Cirebon

Nelayan yang berada di Kota Cirebon, Jawa Barat, mengaku sangat terbantu dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk usaha perikanan.

Image
Ekonomi

TPA Regional Banjarbakula Mampu Tampung 790 Ton Per Hari

TPA tersebut menelan anggaran sebesar Rp 150 miliar dalam bentuk kontrak tahun jamak (multi years contract).

Image
Ekonomi

Kementan Salurkan 400 Ribu Bibit Ayam untuk Keluarga Miskin di Karawang

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyalurkan bantuan 400 ribu bibit ayam kepada warga miskin atau keluarga tidak mampu di Kabupaten Karawang

Image
Ekonomi

Misbakhun Sebut Angka Ideal Penurunan PPh Badan Dikisaran 18 - 20 Persen

Penurunan tarif ini sesuai dengan janji Presiden Joko Widodo kepada para pengusaha agar dilakukan penurunan tarif PPh Badan.

Image
Ekonomi

Qatar Airways Tetap Dukung Boeing Walau Bisnisnya Diterpa Krisis

Qatar Airways melalui CEOnya Akbar al-Baker menyatakan dukungannya terhadap Boeing di tengah krisis.

Image
Ekonomi

Proda Apresiasi Kemenhub yang Telah Putuskan Besaran Tarif Ojek Online

Kementerian Perhubungan telah menentukan besaran tarif ojek online. Penetapan tarif ini sendiri dibagi menjadi tiga zona.

Image
Ekonomi

Direksi BUMN di Pusaran Korupsi, Ini Pesan Menteri Rini

Menteri Rini ingin seluruh BUMN benar-benar bisa terapkan sistem anti-korupsi atau "anti-corruption system".

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Sandiaga Kecele, Mengira Sedang Disambut, Ternyata Anak-anak Itu Tunggu Atta Halilintar

  2. Lagu 'Lagi Syantik' Meledak, Siti Badriah Dapat Bonus Mobil Mewah

  3. Mall di Bandung Punya Kebun Bunga Matahari

  4. Wakil Rektor UIN ke Mahfud: Sepertinya Berkurang Kepercayaan Saya ke Beliau

  5. Tsamara: Spanduk Saya Dicopot Pria Berpeci Malam-malam

  6. Karir dan Finansial Keempat Zodiak Agak Buruk di Akhir Maret

  7. Jelang Pilpres 2019, Pendukung Rasional Mutasi ke Pendukung Emosional

  8. Survei Charta Politika: Prabowo Kalah di Pulau Jawa

  9. Kader: Di Bawah Kepemimpinan Suharso Monoarfa, PPP Bisa Tembus 4 BesarĀ 

  10. Gelisah Saat Lamaran, Siti Badriah Habiskan 2 Botol Minuman

Available

fokus

Angkutan Tempoe Doeloe
Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Available

kolom

Image

FOTO Kampanye Terbuka di Bali Prabowo Sapa Pendukungnya

Image
Muh Tunjung Nugroho

Basis Pajak dan Penurunan Tarif PPh

Image
Ujang Komarudin

Ribut-Ribut Survey Litbang Kompas

Image
Achmad Fachrudin

Dilema KPU Mengatasi Problem DPT

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Jais Darga: Pelukis Indonesia Harus Lebih Agresif

Image
Gaya Hidup

Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Image
Video

VIDEO Kampung Investasi Hati dan Cerita dari Tabanan

Sosok

Image
News

10 Potret Hangat Zulkifli Hasan Bersama Cucu, dari Jalan-jalan hingga Hadir Acara Sekolah

Image
News

10 Potret Hangat Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat Main dengan Cucu

Image
News

4 Fakta Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo Subianto yang Jadi Politisi