image
Login / Sign Up

Kementan Prediksi Produksi Padi di 2019 Melonjak

Wayan Adhi Mahardika

Image

Sejumlah buruh tani memotong padi di area persawahan Desa Paya Demam Dua, Pante Bidari, Aceh Timur, Aceh, Sabtu (24/2). Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat upah nominal harian buruh tani nasional pada Januari 2018 naik sebesar 1,07 persen dibanding upah buruh tani Desember 2017 yaitu dari Rp50.568 perhari menjadi Rp51.110 perhari sementara upah buruh tani di Provinsi Aceh juga mengalami kenaikan dari Rp70.000 perhari menjadi Rp90.000 perhari. | ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/nz/18.

AKURAT.CO, Tiga faktor penentu peningkatan provitas padi diperkirakan terpenuhi di tahun ini. Sehingga produktifitas padi di 2019 diprediksi meningkat.

Kepala Balai Balai Besar Penelitian Padi (BB Padi) Priatna Sasmita menjelaskan, ketiga hal itu meliputi faktor genetik, faktor lingkungan, serta interaksi faktor genetik dengan lingkungan. Adapun upaya peningkatan produksi dari aspek genetik saat ini hampir sebagian besar telah dilakukan petani di Indonesia melalui penggunaan berbagai varietas unggul potensi hasil tinggi yang telah teruji di masing-masing sentra.

"Serta dengan melakukan pengelolaan lingkungan melalui perbaikan berbagai teknologi budidaya dan adaptasi spesifik lokasi (menginteraksikan kedua faktor varietas dan lingkungan)," kata Priatna dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (10/1/2019).

baca juga:

Namun demikian masih ada faktor lingkungan lainnya yang sulit dikontrol manusia khususnya iklim. Diantaranya berkaitan dengan curah hujan, intensitas cahaya, temperature dan kelembaban sangat menentukan pertumbuhan tanaman terutama fase generative yang dibutuhkan untuk akumulasi fotosintat optimal pada proses pengisian bulir gabah.

Kondisi lingkungan ideal untuk fase pertumbuhan generative padi secara umum meliputi intensitas (kualitas) cahaya tinggi, temperature relatif tinggi, serta kelembaban dan curah hujan rendah yang biasanya terjadi mulai bulan Maret-April.

Selain efek fisiologis yang kondusif terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, kondisi di atas secara tidak langsung juga dapat mengurangi perkembangan populasi hama dan penyakit tanaman di lapang.

"Oleh karena itu prediksi pergeseran waktu tanam padi periode Oktober 2018 -Maret 2019 ke Januari 2019 cukup beralasan berimplikasi kondusif terhadap peningkatan produktivitas tanaman padi secara signifikan," jelasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Soemitro yang menyatakan bahwa pada April 2018 diperkirakan akan meningkat drastis. Kenaikan diprediksi mencapai 30 juta ton (GKG) atau senilai Rp150 triliun.

Soemitro menambahkan, prediksi ini didasarkan pada Elnino 2018 yang merupakan kategori kuat yang identik dengan Elnino yang terjadi di tahun 2015.

"Produksi padi tahun 2016 terjadi peningkatan karena Elnino tahun 2015. Hal ini membuat terjadinya pergeseran tanam dari Oktober 2015 – Maret 2016 menjadi Januari - April 2016," kata Soemitro.

Sementara itu, dengan pergeseran masa menjadi Januari - April maka petani akan memanfaatkan tujuh keajaiban solar energi yang memicu produksi per hektar mengalami kenaikan tiga kali lipat.

Ketujuh keajaiban solar energi itu diantaranya tanaman yang bebas hama, proses penyerbukan sempurna bagai berisi proses asimilasi fotosintesis yang sukses sehingga mencegah munculnya parasit. Agar terjadi efisiensi pemupukan yang meningkat empat kali lipat saat matahari bersinar menyebabkan proses pengeringan gabah menjadi, cepat, mudah dan murah.

Maka tidak ada gabah yang busuk, kualitas gabah yang dihasilkan adalah kualitas premium, sehingga harga jual di sawah di atas HPP.

Soemitro pun memperkirakan luas lahan yang akan mengalami perubahan produksi menyusul pergeseran waktu tanam seluas 5 juta hektar dari 8.5 juta hektar.

"Kenaikannya saja 30 juta ton (GKG) atau setara Rp150 triliun. Inilah bentuk pergeseran dari green revolution menjadi Gold revolution," tutupnya []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Hiburan

Digelar di 8 Kota, Promotor Patok Harga Tiket Berbeda di Konser Maher Zain

Image

Hiburan

Fadly Padi Akui Ditagih Opick Soal Album Baru

Image

Hiburan

Tekuni Akuaponik, Fadly Padi: Bercocok Tanam itu Hobi Saya Sejak Kecil

Image

Ekonomi

Hadapi Musim Kemarau, Kementan Akan Optimalkan Lahan Rawa

Image

Hiburan

Galang Donasi untuk Palestina, Konser Maher Zein Bukan Konser Biasa

Image

Hiburan

Fadly 'Padi' Berencana Ajak Maher Zain Kolaborasi Nulis Lagu

Image

Hiburan

FOTO Fadly 'Padi' Kerap Berlatih Skiping di Sela Manggung

Image

Ekonomi

Dorong Industri Kreatif, SAM CGI Bersama PT Minna Padi Sekuritas Raih Penghargaan di Italia

Image

News

BPPT Imbau Masyarakat untuk Menghemat Air selama Kemarau

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Alihkan 10 Persen PI Mahakam ke Pemprov dan Pemkab

PHM selaku operator yang menguasai 100 persen WK Mahakam mengalihkan 10 persen PI ke pada MMPKM.

Image
Ekonomi

Ingin Tukar Tambah Smartphone Kamu? Ikuti Trik Ini Biar Untung

Simak tips tukar tambah smartphone biar harganya pas, aman dan tidak ribet

Image
Ekonomi

Pemerintah Dinilai Terlambat Lakukan Relaksasi Pajak Properti

Dengan adanya PPnBM dikenakan untuk properti di atas Rp10 miliar itu sebenarnya membuat sisi properti menjadi rata.

Image
Ekonomi

Atasi Kepadatan Ruang, Jakarta Harus Banyak Membangun Hunian Vertikal

Lembaga konsultan Jakarta Property Institute mendorong agar pemerintah DKI Jakarta membangun hunian ke atas atau vertikal.

Image
Ekonomi

Restoran Ini Gaet Konsumen dengan Adakan Kompetisi Layaknya Liga Sepakbola

Restoran Rempah Nusa Lippo Mall Puri Jakarta akan memberikan sebuah handphone Samsung Galaxy Note 9.

Image
Ekonomi

Perry Yakin Penurunan Suku Bunga Acuan Buat Aliran Modal Masuk Deras

Perry yakin dengan penurunan suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate, aliran modal asing akan masuk dengan deras.

Image
Ekonomi

Menteri Jonan: Produksi Migas Sangat Tergantung Siklus Eksplorasi

Saat ini pemerintah kehilangan begitu banyak daya dalam upaya meningkatkan lifting minyak dan gas bumi.

Image
Ekonomi

90 Persen Transaksi Mandiri Melalui Digital

Mandiri : 90 persen transaksi lewat smartphone atau digital service.

Image
Ekonomi
Indepth

Motor Baru Penggerak Perekonomian Indonesia Itu Bernama 'UMKM'

Koperasi bisa memperkuat UMKM untuk mendongkrak perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Fakta-fakta Tertangkapnya Kapal Buronan Internasional MV Nika

MV NIKA merupakan kapal jumbo pelaku illegal fishing berukuran 750 GT yang berhasil ditangkap oleh Satuan Tugas (Satgas) 115.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Abaikan Sarapan, Siap-siap Kena Diabetes Tipe 2

  2. Tim Advokasi Novel: Presiden Jangan Menghindar dari Tanggungjawab

  3. Tajir sejak Lahir, 6 Fakta Putra Mahkota Brunei Darussalam Al-Muhtadee Billah Bolkiah

  4. TGPF Salahkan Novel dan KPK, ICW: Sangat Logic!

  5. Yunarto Sedih Karya yang Disebut Anies 'Luar Biasa' Dibongkar

  6. Cerita Kakek 94 Tahun Asal Indonesia Diundang Raja Salman ke Tanah Suci

  7. Sang Ibunda Tak Kecewa Atas Beredarnya Foto Syur Cinta Laura

  8. Ustaz Tengku Zulkarnain Cuitkan Soal Pengemplang Pajak, Ditanggapi DJP Eh Dihapus

  9. Bikin Merinding, Bocah 4 Tahun Asal Australia Ini Mengaku Reinkarnasi Putri Diana

  10. Perobohan Bambu Getah Getih, Tsamara: Setengah Miliar Dikeluarkan dan Kini Hancur

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik