image
Login / Sign Up

Pasca Divestasi Produksi Freeport 'Anjlok' 2 Tahun Berturut-turut, Tanya Kenapa?

Aji Nurmansyah

Image

Inalum resmi akuisisi 51 persen saham Freeport | AKURAT. CO/Atikah Umiyani

AKURAT.CO Pasca pemerintah mengklaim kesuksesan divestasi Freeport, karena berhasil mengambil alih 51 persen saham mayoritas ternyata produksi Freeport diperkirakan bakal anjlok tahun ini, bahkan sampai tahun 2020 mendatang.

Direktur Utama PT Asahan Aluminium (Inalum), Budi Gunadi Sadikin mengakui bahwa produksi bakal mengalami penurunan di tahun-tahun pertama pasca Divestasi Freeport. Pasalnya produksi Freeport sedang dalam masa peralihan operasi dari tambang terbuka Grasberg ke tambang bawah tanah.

Menurut data Direktorat Minerba Produksi Tembaga pada tahun lalu Freeport mencapai 2,1 juta ton pada tahun 2018 dan diprediski turun menjadi 1,2 juta ton pada tahun ini.

baca juga:

Adapun ekspor tembaga pada tahun lalu sebesar 1,2 juta ton dan akan anjlok pada tahun ini lantaran hanya bisa mencapai 200 ribu ton. Penurunan produksi dan ekspor tersebut tentu saja berimbas pada menurunnya laba bersih perusahaan.

"Yang saya ingin sampaikan ke teman-teman jangan dimarahin kalau 2019-2020 produksi turun, karena dia tambangnya habis. Belum ke kejar yang undergroundnya belum boleh produksi untuk bisa menutup kekurangan tambang yang di atas. Karena investasinya agak telat karena rame-rame kemarin," ujar Budi Gunadi Sadikin di Jakarta (9/1/2019).

Budi menjelaskan bahwa pada tahun 2022 setelah Freeport mulai produksi tambang bawah tanahnya baru bisa kembali menaikkan produksi. Menurutnya jika Freeport sudah kembali stabil setidaknya laba bersih Freeport bisa mencapai USD 2 miliar per tahun. 

"Ebitda (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) di 2019-2020 itu turun akan naik lagi di 2022 jika sudah stabil. Pada saat mateng kita dapat USD 2 miliar," tambahnya.

Menanggapi anjloknya produksi Freeport selama 2 tahun berturut-turut tersebut, Pengamat Energi Universitas Indonesia (UI) Berli Martawardaya mengatakan bahwa dirinya tidak kaget pasalnya semua pihak baik Pemerintah, pengamat, hingga praktisi sudah lama mengetahui.

Menurutnya cadangan mineral sudah mulai agak dalam sehingga akan susah menghasilkan produksi maksimal karena terkendala operasional. Karena itu untuk awal-awal masa pengalian wajar produksi turun terlebih dahulu.

"Next cadangan mineral adanya agak dalam sehingga perlu dibagun tambang bawah tanah," katanya.

Berli menjelaskan bahwa yang menjadi penyebab utama Freeport ngotot mendapatkan perpanjangan kontrak. Karena tak ingin sia-sia ketika sudah membangun tambang bawah tanah yang memakan waktu lama dan biaya yang cukup mahal, namun perpanjangan tidak dilakukan.

"Makanya PTFI perlu kepastian perpanjangan kontrak sebelum kebut pembangunan underground minning yang lama dan Mahal," urainya.

Disisi lain, Pendapat berbeda disampaikan oleh Pengamat Ekonomi Energi Universitas Gajah Mada (UGM) Fahmy Radhi yang mengatakan dirinya terkejut dengan penurunan produksi Freepor tersebut.

"Saya terperanjat produksi Freeport turun drastis mulai 2019 bukan dari 2022, hingga 2020 tidak bagi dividen. Waktu saya prediksikan produksi tambang terbuka Grasberg masih pada kapasitas normal, tahun 2022 baru turun drastis," katanya.[]

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Longsor Terjadi di MP 74 Tembagapura, Pekerja Freeport Terpaksa Dievakuasi

Image

Ekonomi

Soal Divestasi Vale, Menteri Rini Justru Akui Belum Dapat Kabar Terbaru

Image

Ekonomi

Inalum Diminta Kaji Pencaplokan Saham Vale Indonesia

Image

Ekonomi

Pansus Pertemuan 'Rahasia' Jokowi-Moffett

Image

Ekonomi

Bisa Ambil Saham Freeport, Dosen UI: Catat! Inalum Mahakarya Orba

Image

Ekonomi

Freeport Berdayakan Nelayan Mimika Lewat Program Pengembangan Komunitas

Image

Ekonomi

Berita Populer Sudirman Said Dicap Sebagai Aktor Penuh Drama hingga Presiden Turki Erdogan Bakal Halau IMF Datang ke Negaranya

Image

Ekonomi

Berita Populer Andi Arief Kena Kepret Soal Freeport hingga Indonesia Pengekspor Manggis Terbesar

Image

News

Tanggapi Sudirman Said, Said Didu Sebut Negosiasi Freeport Hanya Target Politik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Jasa Marga Kantongi Laba Bersih Rp2,2 Triliun

Jasa Marga mencatatkan laba bersih Rp2,2 triliun pada 2018 ditengah ekspansi bisnis jalan tol.

Image
Ekonomi

Dorong Pertumbuhan Perdagangan Indonesia, Lazada Luncurkan Shoppertainment

Lazada bukan sekedar saluran pemasaran produk namun merupakan elemen dan infrastruktur penting untuk mentransformasi bisnis di era digital.

Image
Ekonomi

Kemenhub Pastikan Aturan Ojek Online Segera Terbit

Meski demikian, masalah tarif masih terus difinalisasi karena belum mencapai titik temu antara pemerintah, aplikator, dan mitra pengemudi.

Image
Ekonomi

Penumpang Tak Keberatan Tarif MRT Dipatok Rp8.500

MRT lebih cepat dari kereta biasa dan lebih menunjang untuk penyandang disabilitas.

Image
Ekonomi

Pasokan dan Permintaan Hotel di Bali Diprediksi Meningkat Tahun Ini

Prediksi ini seiring dengan perkiraan membaiknya perekonomian, khususnya pada sektor pariwisata.

Image
Ekonomi

Tingkatkan PAD, Kabupaten Jembrana Akan Maksimalkan Perikanan dan Pertanian

Pemerintah Kabupaten membutuhkan stimulus termasuk bantuan dari pemerintah pusat dan Kementerian untuk meningkatkan pendapatan.

Image
Ekonomi

Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Sektor Pertanian dan Perikanan

Dukungan dari Kementerian Pertanian sebesar Rp650 juta berupa alat mesin pertanian (Alsintan) pra dan pasca panen.

Image
Ekonomi

Mentan Beri Bantuan 1,7 Juta Batang Bibit Kopi untuk Taman Toraja

Mentan menyalurkan bantuan bibit kopi unggul untuk Kabupaten Tanah Toraja dan Toraja Utara.

Image
Ekonomi

Bos Mandiri Akui Tengah Incar Dua Bank Untuk Diakuisisi

Apabila ada kesempatan bank size besar dijual di Indonesia maka perseroan tentu akan melihat peluang itu.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Beginilah Suara Para Millenial Pasca Debat Cawapres Kemarin

Berikut penilaian para milenial pasca debat cawapres kemarin.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pengamat: Ma’ruf Amin Diluar Dugaan Mampu Imbangi Sandiaga

  2. Usai Nobar Debat Cawapres, Prabowo Langsung Tinggalkan Kediamannya di Kertanegara

  3. Ironis Soal Pengangguran Lulusan SMK, Ma'ruf Sesumbar Siapkan Solusi

  4. Lionel Messi Pertontonkan Magis di Laga Kontra Real Betis

  5. TKN Nilai Pernyataan Ma'ruf Soal Stunting Buat Sandiaga Tak Kuasai Masalah

  6. Hat-trick James Rodriguez Sempurnakan Pesta Gol Bayern Muenchen

  7. Andi Arief Disebut Pecandu Narkoba, Akhmad Sahal: Tampaknya Niat Tobatnya Omdo

  8. Nobar Debat Cawapres, Emak-emak: yang Disampaikan Sandi Aspirasi Masyarakat dari 1500 Titik Kunjungan

  9. Harga Sembako Dijadikan Alat Kampanye, Pedagang Pasar Tentukan Pilihan Ke Jokowi-Ma'ruf

  10. Empat Fakta Penyataan Sandi yang Disorot Publik

Available

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

10 Fakta Alfito Deannova, Presenter Berita yang Mencuri Perhatian di Debat Cawapres

Image
News

Jadi Caleg DPR RI, Begini 10 Potret Keseruan Choky Sitohang Blusukan

Image
News

Terpaut Usia 31 Tahun dari Suami, 5 Fakta Wury Estu Handayani Istri Ma'ruf Amin