image
Login / Sign Up

Kementan Dorong 'Upsus Siwab' untuk Genjot Ekspor

Wayan Adhi Mahardika

Image

Petugas melakukan perawatan sapi Peranakan Ongole (PO) di peternakan kawasan Panceng, Gresik, Jawa Timur, Minggu (15/7/2018). Sapi PO yang ada di perternakan ini merupakan tempat pembibitan sapi PO yang sudah hampir punah di kawasan Gresik. Nantinya sapi-sapi PO ini akan dijual kepada para pembeli untuk dijadikan sebagai pembajak sawah dan pembawa gerobak. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO Kementerian Pertanian RI (Kementan) terus mendorong para peternak di seluruh daerah untuk meningkatkan semua produksi melalui program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (UPSUS SIWAB). Untuk mendukungnya, Kementan sudah mendistribusikan alat potong modern serta membuat sistem integrasi antara pakan ternak, dan pengendalian penyakit.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita, mengatakan peningkatan produksi daging wajib dilakukan para peternak untuk menggedor dan menjelajah daya ekspor ke sejumlah negara di Asia.

"Sejauh ini kita sudah mengalokasikan 600 ribu ton daging ke negara tetangga Malaysia dan sebanyak 500 ribu ton ke negara Timur Tengah," ujar Diarmita saat ngobrol santai di Gedung PIA Kementan, Selasa (8/1/2019).

baca juga:

Diarmita menjelaskan, peningkata produksi merupakan jalan menuju cita cita lumbung pangan dunia pada tahun 2045 mendatang. Untuk itu, perbaikan dan evaluasi harus ditingkatkan secara cepat supaya mampu mengimbangi roadmap yang telah ditentukan.

"Dengan demikian kita harapkan Nilai Tukar Petani (NTP) terus mengalami kenaikan sehingga petani kita cepat sejahtera serta secara perlahan mampu mencapai cita cita lumbung pangan dunia pada tahun 2045 mendatang," katanya dalam siaran pers yang di dapat.

Diarmita mengatakan, pihaknya sedang menyasar daerah Jawa Tengah dan Jawa Barat sebagai wilayah penghasil produksi sapi berkualitas. Sebab, selama ini penghasil sapi masih didominasi wilayah Jawa Timur.

"Kita sebenarnya ingin memperbaiki dari dari tentang apa sesungguhnya yang mau kita raih dalam rangka mengikuti roadmap. Jadi kita ingin peternak ini bukan hanya sebatas sambilan, tapi kerja tetap yang menghasilakan," katanya.

Dari semua rangkaian keberhasilan ini, kata Diarmita, Kebijakan Kementan dalam memudahkan sistem perizinan terbukti mampu meningkatkan nilai investasi yang bermuara pada peningkatan ekspor.

Berdasarkan data realisasi rekomendasi ekspor Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan), volume ekspor sub sektor peternakan sejak Januari hingga November pada 2018 mencapai sebesar 229.180 ton dengan nilai 578.402.448 dolar AS.

Terhitung volume ekspor naik sebesar 9,67 persen, sedangkan nilai ekspor meningkat sebesar 3,19 persen jika dibandingkan dengan volume dan nilai ekspor Januari-November 2017 yang sebesar 208.965 ton dan 569.230.610 dolar AS.

"Dengan data itu capaian ekspor peternakan dan kesehatan hewan pada 3,5 tahun terakhir (2015-2018 semester I) mencapai Rp 32,13 triliun. Kontribusi ekspor terbesar pada kelompok obat hewan yang mencapai Rp 21,58 triliun menembus ke 91 negara tujuan," katanya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Jaga Banyak Kepentingan, Sesmenko Tekankan Akurasi Data Jagung

Image

Ekonomi

Menperin Klaim Ekonomi Sehat, Terbukti Investasi dan Ekspor Manufaktur Meningkat

Image

Ekonomi

Menperin Fokus Genjot Investasi dan Ekspor di Lima Sektor

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Bisa Bayar Cash, Jadi Alasan Prabowo Bisa Kuasai Banyak Lahan

Image

Ekonomi

DPR Sarankan Pemerintah Tingkatkan Lintas Sektor Pangan

Image

Ekonomi

Beri Bantuan Ke Petani Madura, Mentan: Ini Kabinet Kerja, Bukan Penebar Janji

Image

Ekonomi

Bea dan Cukai Terbitkan Layanan E-KITE

Image

Ekonomi

Menkeu Harap KITE dan KB Tak Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Image

Ekonomi

Kemendag Bakal Buka Pasar Ekspor Baru

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Tahun 2023, Indonesia Diprediksi di Posisi ke-6 Negara Dengan Perekonomian Terbesar di Dunia

Terdapat 10 daftar negara dengan ekonomi terbesar di dunia yang akan berubah pada 2023.

Image
Ekonomi

Sambut Investasi Cina, Pemerintah Diminta Tidak Mencla-Mencle

Saat ini Cina tengah mendominasi investasi di berbagai negara khususnya negara berkembang.

Image
Ekonomi

Pelindo III Klaim Layanan Digital di Tanjung Perak Mampu Persingkat Waktu

Penerapan layanan digital di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mampu mempersingkat waktu layanan rata-rata hingga 15 persen.

Image
Ekonomi

Sudirman Said Diramal Bakal Berakhir Seperti Ratna Sarumpaet

Skenario kebohongan yang terucap oleh Sudirman Said bakal berakhir seperti Ratna Sarumpaet.

Image
Ekonomi

Tudingan Sudirman Said ke Jokowi Bukti Dirinya Sakit Hati?

Rustam Ibrahim memberikan sindiran yang tajam kepada mantan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), Sudirman Said.

Image
Ekonomi

Sempat Terhenti, PUPR Lanjutkan Lagi Pembangunan Trans Papua

Pembangunan sudah berlanjut sejak dua Minggu yang lalu.

Image
Ekonomi

Produk Music Phone dan QR EDC Buatan Indonesia Bakal Unjuk Gigi di Barcelona

Kementerian Perindustrian akan mendukung pengenalan serta pemasaran produk teknologi yang akan dibawa ke pameran Mobile World Congress.

Image
Ekonomi

Keputusan BI Rangsang IHSG Melambung

Optimisme para pelaku pasar terkait negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dengan Tiongkok akan menghasilkan kesepakatan.

Image
Ekonomi

Industri Sawit Butuhkan Dukungan Pemda

Keberadaan perkebunan dan industri sawit sebagai investasi padat karya telah menjadi solusi.

Image
Ekonomi

Produk China Banjiri E-Commerce Indonesia, Indef: Pemerintah Ragu Cegat Arusnya

Sebagai negara dengan market besar secara langsung Indonesia diserbu produk-produk buatan China.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Jika Terpilih, Adik Kandung Pastikan Prabowo Takkan Dirikan Negara Khilafah

  2. Ini Loh Perhitungan Pembangunan Jalan Versi Matematika Tingkat SD, Bung Dahnil

  3. Soal Lahan Prabowo, Demokrat: Rezim Ini Tak Punya Kebenaran Moral untuk Mengatakan Kepemilikan

  4. Sindir Sudirman Said, Menteri Jonan: Kalau Mantan Sebaiknya Ga Usah Komentar

  5. Din Syamsuddin Sebut Partai Islam Harusnya Berkoalisi Secara Strategis

  6. Penting bagi Pria, Ini 5 Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma

  7. Aksi Kocak di Pelaminan, Lelaki Ini Nikahi Mantan Pacar Temannya

  8. Gelar Juara Persija Sudah Pasti Settingan?

  9. BPN Tegaskan Takkan Laporkan Jokowi ke Bawaslu: Ya, Seperti Itu Namanya Debat

  10. Survei LSI di Sumsel: Prabowo 44,3% Jokowi 40,7%, Hasil Kerja Relawan Mulai Berbuah

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Available

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
News

5 Fakta Perjalanan Karier Sudirman Said, dari Aktivis Antikorupsi hingga Tuai Kontroversi

Image
News

32 Tahun Menikah, 10 Potret Mesra Hary Tanoesoedibjo dan Istri

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno