image
Login / Sign Up

Bank Dunia Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi Global Makin Lambat di 2019

Anggi Dwifiani

Image

Grup Bank Dunia | Reuters

AKURAT.CO Bank Dunia memprediski pertumbuhan ekonomi global melambat menjadi 2,9 persen pada 2019 dari revisi turun 3,0 persen pada 2018. Penurunan ini dipicu oleh tingginya ketegangan perdagangan dan laju sedang perdagangan internasional.

Dalam laporan Prospek Ekonomi Global yang baru dirilis, Bank Dunia mengatakan bahwa prospek ekonomi global "telah menjadi suram" karena kondisi-kondisi pembiayaan global semakin ketat, ketegangan perdagangan "telah meningkat", serta beberapa negara emerging market dan negara berkembang besar mengalami tekanan signifikan di pasar keuangannya.

"Menghadapi 'headwinds' ini, pemulihan di negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang telah kehilangan momentum," kata laporan itu yang dilansir dari Xinhua (9/1/2019), memperkirakan negara-negara emerging market dan negara-negara berkembang tumbuh sebesar 4,2 persen pada 2019, 0,5 persentase poin lebih rendah dari yang diproyeksikan sebelumnya pada Juni tahun lalu.

baca juga:

Pertumbuhan di negara-negara maju diperkirakan melambat menjadi 2,0 persen pada 2019 dari 2,2 persen pada 2018, karena bank-bank sentral utama terus menarik kebijakan moneter akomodatif mereka, menurut laporan itu.

"Risiko-risiko penurunan telah menjadi lebih akut dan termasuk kemungkinan pergerakan pasar keuangan yang tidak teratur dan eskalasi sengketa perdagangan," kata laporan itu, memperingatkan bahwa peningkatan ketegangan perdagangan dapat mengakibatkan pertumbuhan global lebih lemah dan mengganggu rantai nilai yang saling terhubung secara global.

Laporan tersebut memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi China akan melambat menjadi 6,2 persen pada 2019 dari 6,5 persen pada 2018, karena penyeimbangan kembali domestik dan eksternal berlanjut.

"Pihak berwenang di China telah bergeser ke melonggarkan kebijakan moneter dan fiskal dalam menanggapi lingkungan eksternal yang lebih menantang ... langkah-langkah kebijakan ini sebagian besar diharapkan untuk mengimbangi dampak negatif langsung dari kenaikan tarif pada ekspor China," kata laporan itu.

"Pada awal 2018 ekonomi global bekerja atau berfungsi pada tingkat kinerja puncak, tetapi kehilangan kecepatan selama tahun ini dan perjalanan itu bahkan bisa semakin memburuk di tahun mendatang," kata Kepala Eksekutif (CEO) Bank Dunia Kristalina Georgieva dalam sebuah pernyataan.

"Ketika tantangan ekonomi dan keuangan meningkat untuk negara-negara emerging market dan berkembang, kemajuan dunia dalam mengurangi kemiskinan ekstrem dapat terancam," katanya.

Laporan tersebut menyatakan bahwa "prioritas paling mendesak" bagi para pembuat kebijakan di negara-negara emerging market dan berkembang adalah "bersiap menghadapi kemungkinan tekanan pasar keuangan dan membangun kembali penyangga kebijakan ekonomi makro yang sesuai."

"Sama kritisnya, para pembuat kebijakan perlu menumbuhkan potensi pertumbuhan yang lebih kuat dengan meningkatkan modal manusia, menghilangkan hambatan investasi, dan meningkatkan integrasi perdagangan dalam sistem multilateral berbasis aturan," kata laporan itu. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Kok Bupati di Provinsi Papua Tahan Gaji 12 ASN? Ini Dia Penyebabnya...

Image

Gaya Hidup

Diingatkan Kembali, Tak Boleh Berikan Nasi pada Bayi Umur 0-6 Bulan ya Bun!

Image

News

INFOGRAFIS Melihat Dampak Government Shutdown Amerika Serikat

Image

Olahraga

Australia Terbuka 2019

Sharapova Hentikan Langkah Juara Bertahan Australia Terbuka

Image

Ekonomi

2019, Pertumbuhan Ekonomi Asean Lebih Lemah Dari Afrika?

Image

Ekonomi

Pengusaha AS Lihat Potensi Indonesia Sebagai Hub Regional

Image

Ekonomi

Terkena Pusaran Korupsi 1MDB, Bos Goldman Sachs Minta Maaf

Image

Hiburan

10 Potret Kemesraan Ramzi dan Istri yang Selalu Adem Ayem

Image

Iptek

AS Dakwa 4 Pejabat Audi Terkait Skandal Emisi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Nilai Impor Bengkak, Ferdinand ke Jokowi: Berarti yang Putuskan Impor Itu Dia

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data impor pada Desember 2018 mencapai USD15,28 miliar.

Image
Ekonomi

Kalah Bersaing Bikin Hotel di Cianjur Menunggak Pajak

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menilai hotel menunggak pajak karena berbagai faktor.

Image
Ekonomi

Platform E-commerce Ralali.com Targetkan Tumbuh 4 Kali Lipat Tahun Ini

Bisnis Ralali.com sejauh ini masih didominasi penjualan di Pulau Jawa dan Bali.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi vs Prabowo

Jokowi Janji Bakal Revisi UU Yang Beratkan Pelaku Usaha

Sandiaga Uno mengkritik terkait masih adanya keluhan dari para pelaku usaha atau UKM terkait birokrasi yang tumpang tindih.

Image
Ekonomi

Pembangunan Jaringan Palapa Ring Rp1,38 Triliun, Sri Mulyani Pastikan Tanpa Utang dan Non APBN

Proyek menggunakan skema pembiayaan melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau Public Private Partnership (PPP).

Image
Ekonomi

Menaker Sebut Awal 2019 Angka Pengangguran Turun Jadi 5,3 Persen

Menaker Hanif : awal 2019 angka pengangguran di Indonesia tercatat menurun jadi 5,3 persen.

Image
Ekonomi

Menteri Rini Harap Nasabah Kredit Mikro Berkembang

Menteri Rini berharap seluruh nasabah permodalan kredit mikro Mekaar bisa berkembang dengan bantuan modal dari PNM.

Image
Ekonomi

Babel Terapkan Pembayaran Pajak Melalui Bukalapak

Kerja sama dengan Bukalapak.com tersebut nantinya akan memudahkan masyarakat karena seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi itu.

Image
Ekonomi

Kritik Prabowo Soal Gaji Kepala Daerah Rp8 Juta Rendah, Rustam Ingatkan Soal Anggaran Operasional Gubernur Miliaran Rupiah

Gaji pemerintah khususnya selevel Gubernur sebesar Rp8 juta sudah lebih dari cukup.

Image
Ekonomi

BNI Berikan KUR Kepada Nasabah Mekaar Yang Naik Kelas Tahun Ini

BNI berikan fasilitas KUR kepada nasabah PNM Mekaar yang telah naik kelas mulai awal 2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Denny Siregar: Saya Kira Prabowo Suka Joget, Ternyata Itu Bagian Terapi Emosinya

  2. Kecewa Debat Capres-Cawapres, Ferdinand: Saya Lebih Tertarik Menonton Cerdas Cermat SD

  3. Paska Debat Pertama, Andi Arief: Semalam Pak Jokowi Seperti Danjen Kopassus

  4. Fadli Zon Nilai Paparan dan Jawaban Jokowi pada Debat Pertama Tidak Relevan

  5. Prabowo Joget, Abu Janda: Apa Kita Rela RI Dipimpin Oleh yang Seperti Ini?

  6. Sayangkan Pertanyaan Jokowi Tentang Parpol, AHY: Padahal Seru dan Berjalan 'Fair'

  7. Goenawan Mohamad: Mencalonkan Mantan Koruptor Belum Tentu Melanggar Hukum

  8. 5 Pesona Ludivinie Kadri, Istri Bacary Sagna yang Senyumnya Bikin Kamu Semangat!

  9. TGB Nilai Penampilan Jokowi-Ma'ruf saat Debat Gunakan Pendekatan Konstitusional

  10. Dicari Warganet saat Debat, Nurhadi-Aldo: Saya Duduk di Depan Gerbang, Sejajar Dengan Tukang Kerang Ijo

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat