image
Login / Sign Up

Bisnis Kopi Malang Miliki Peluang Menjanjikan

Rizal Mahmuddhin

Image

Barista sedang membuat kopi dengan teknik manual brewing saat berkunjung ke kantor redaksi AKURAT.CO, Jakarta, Jumat (13/4). Bagi pecinta kopi teknik manual brewing bisa dikatakan tingkatan kelas premium karena salah satu cara membuat secangkir kopi yang sempurna. Sehingga pecinta kopi mengetahui tentang kopi bukan lagi sekedar tuang-seduh-aduk yang biasa dilakukan ketika membuat kopi instan | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO Pelaku usaha di wilayah Kota Malang, Jawa Timur, menilai bahwa bisnis kopi di kota pelajar tersebut memiliki peluang yang cukup menjanjikan karena belum semua segmentasi pasar telah dimanfaatkan oleh pengusaha.

Co Founder Hagaa.id Dinar Hana Sadriyantien mengatakan, meskipun Kota Malang merupakan kota pelajar dengan jumlah mahasiswa yang sangat banyak, dirinya mencoba menyasar pasar lain yang belum tergarap secara optimal.

"Ada pasar yang kurang dilirik oleh orang-orang, yaitu pasar kopi tradisional. Kami mencoba untuk masuk ke pasar itu terlebih dahulu, dengan target pasar adalah para karyawan," kata Dinar seperti dikutip dari Antara, Sabtu (5/1/2019).

Dinar menjelaskan, konsep yang ditawarkan untuk menjaring kelas pekerja di Kota Malang tersebut, dengan membiasakan pekerja tersebut untuk meminum kopi terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas pekerjaannya di pagi hari, seperti kebiasaan yang ada di luar negeri.

Kopi yang ditawarkan untuk kelas pekerja tersebut, merupakan kopi yang disajikan berkonsep tradisional dan diberi nama "Kopi Udek". Kata "udek" sendiri berarti, diaduk. Namun, kopi-kopi tersebut, ternyata tidak hanya diminati oleh karyawan, melainkan juga oleh kalangan mahasiswa.

Harga jual yang ditawarkan juga relatif lebih rendah dibanding pelaku usaha yang ada di wilayah Kota Malang. Langkah tersebut dimbil karena ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa menikmati kopi tidak harus merogoh kocek yang dalam.

Di Kota Malang, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, banyak bermuculan caf -caf yang menjual kopi beraneka jenis. Salah satu jenis kopi yang akhir-akhir ini digandrungi kalangan mahasiswa adalah es kopi susu, atau yang biasa dikenal dengan es kopi kekinian.

"Kami juga memiliki produk es kopi kekinian. Dengan adanya produk yang sedang naik daun itu, semua orang yang tidak menyukai kopi, sekarang mulai ingin tahu soal kopi. Sedikit banyak, mereka juga mau belajar, kami mengambil keuntungan itu," kata Dinar.

Dinar menambahkan, keuntungan yang diambil pelaku usaha dari es kopi kekinian tersebut adalah, pasar telah mengenal cita rasa kopi Indonesia. Oleh karena itu, lanjut Dinar, dirinya akan tetap fokus pada pasar specialty coffee dan kopi tradisional yang ada, untuk pengembangan jangka panjang.

Pengembangan tersebut termasuk juga menyediakan biji kopi yang berkualitas para petani lokal.

Pangsa pasar bisnis kopi di Kota Malang dinilai cukup menjanjikan. Hal tersebut dipengaruhi kuatnya pasar di kalangan mahasiswa dan karyawan yang ada di Kota Malang. Namun, perkembangan sektor kuliner tersebut, harus terus dibarengi dengan inovasi dari kalangan pelaku usaha.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Wow, Banyak Interaksi Sosial Bikin Fungsi Otakmu Lebih Baik

Image

News

Hari Ini, BPBD Lakukan Upaya Pemadaman Lereng Gunung Paderman

Image

News

Kebakaran Landa Lereng Gunung Panderman

Image

Gaya Hidup

Mengenal Upacara Yadnya Kasada Suku Tengger

Image

Ekonomi

Apa Aja Sih Bisnis Minuman yang Lagi Ngetren? Yuk Simak!

Image

Ekonomi

Percaya Tak Percaya, Ini 3 Keuntungan Punya Bisnis Kopi Kekinian

Image

Gaya Hidup

Dari Hobi Ngopi, 4 Cowok Ganteng Kini Kelola Kedai Kopi Botani di Malang

Image

Gaya Hidup

Warga Jember Diminta Antisipasi Penyakit Musim Kemarau

Image

Gaya Hidup

Pilih Resign, Pria India Dirikan Bisnis dengan Resep Makanan dari Ibunya

komentar

Image

1 komentar

Image
Achmad Fauzi

mantap ini yang bener " menghasilkan

terkini

Image
Ekonomi

Ketidakstabilan Eksternal Picu Pelemahan Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada awal perdagangan, Senin (22/7/2019), melemah 0,24% atau 33 poin ke Rp13968 per 1 USD.

Image
Ekonomi

Pemerintah Bakal Lelang 7 Ruas Jalan Tol Baru Bernilai Investasi Rp151,13 Triliun

Tujuh ruas tol yang akan dilelang merupakan ruas tol usulan dari badan usaha.

Image
Ekonomi

KBRI Beijing Promosikan Produk-produk Indonesia dengan Platform Digital

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing memanfaatkan platform digital milik negeri tirai bambu itu untuk promosi produk RI.

Image
Ekonomi

Melunaknya Sikap China kepada AS Pacu IHSG Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan, Senin (22/7/2019) menguat 0,08% atau 4,87 poin ke 6461,41. 

Image
Ekonomi
Perang Dagang

Pengamat: Indonesia Perlu Sikapi Perang Dagang dengan Mendorong Produktivitas Manufaktur

Salah satu cara menyikapi dampak perang dagang AS-China yakni mendorong produktivitas nasional dengan memperkuat sektor industri manufaktur.

Image
Ekonomi

OJK Terus Memonitor Bank Mandiri dalam Memitigasi Kekacauan Sistem IT

Permasalahan yang telah terjadi pada Bank Mandiri ini penting untuk menjadi perhatian industri perbankan.

Image
Ekonomi

Pertamina Rampungkan PLBC Kilang Produksi BBM Euro 4

Kilang Balongan telah lebih dulu berhasil memproduksi BBM dengan standar EURO 4.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Lanjutkan Penguatan, Ini Saham-saham yang Cuan

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan mingguan, Jumat (19/7/2019) menguat 0,83% atau 53,27 poin ke 6456,54.

Image
Ekonomi

Waketum Gerindra Endus Keanehan Soal Kekacauan Sistem IT Bank Mandiri

Waketum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono pun menduga ada sesuatu yang tidak beres di Bank Mandiri.

Image
Ekonomi

Terkait Error Bank Mandiri, Roy Suryo Sarankan Pemerintah Revisi Aturan

Untuk melindungi uang 15 juta nasabah atau enam persen masyarakat yang menyimpan dananya di Bank.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Nunung Ditangkap Narkoba, Indro Warkop: Buat Gua yang Seperti Itu Banci

  2. Kritik Ridwan Kamil, Tengku: Jika Banyak Pengangguran, Perbaiki Mutu dan Ciptakan Pekerjaan, Kok Malah SMK Mau Dibubarkan?

  3. Jemaah Diimbau Tak Langsung Pulang Usai Ibadah di Masjidil Haram

  4. Cibiran Teddy Gusnaidi ke Anies: Prestasinya ketika Dia Tidak Melakukan Apa-apa

  5. Rustam: Bagi-bagi Kekuasaan 55 : 45? Mungkin Amien Rais Lupa Sistem Pileg Beda dengan Pilpres

  6. Balas Donald Trump, Michelle Obama: Negara Kita Besar berkat Keberagamannya

  7. Polemik Baru Setelah Anies Bongkar Instalasi Bambu Setengah Miliar Rupiah

  8. Syamsuddin Haris: Amien Rais Tidak Pernah Konsisten dengan Ucapannya, Ujungnya Minta Bagi Kekuasaan

  9. Lima Pernyataan Kontroversial Amien Rais, Mulai Perang Badar hingga Pembagian 55-54

  10. Dihadiri Presiden Jokowi, 7 Potret Momen Pernikahan Anak Sudjiwo Tejo

Available

fokus

Menuju Negara Ketiga
Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude