image
Login / Sign Up

Kembangkan Vokasi SMK, Pemerintah Perkuat Kerja Sama Pusat dan Daerah

Siti Nurfaizah

Image

Pelajar mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Negeri 57, Jakarta, Senin (2/4). Sebanyak 1.485.302 siswa dari 13.054 sekolah menengah kejuruan (SMK) akan mengikuti ujian nasional (UN) pada Senin (2/4) hingga Kamis (5/4) | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penentu untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan ekonomi. Oleh karena itu, Pemerintah memprioritaskan pengembangan SDM melalui pengembangan vokasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan menggandeng Pemerintah Daerah selaku mitra strategis.

“ Dalam empat tahun terakhir, pemerintah secara besar-besaran membangun infrastruktur. Ke depan, pembangunan infrastruktur tidak akan terlalu banyak (berubah polanya, red). Saat ini, kita perlu membicarakan pengembangan SDM melalui pendidikan vokasi. Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk mempersiapkan pengembangan vokasi SMK ini” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat memimpin Rapat Koordinasi Pengembangan Vokasi SMK sesuai Potensi Daerah di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Pengembangan vokasi SMK ini merupakan salah satu arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet pada 7 Agustus 2018. Dalam sidang tersebut, Presiden Jokowi menegaskan pengembangan vokasi sangat penting, dengan meningkatkan kemitraan dengan industri, upgrading ketenagakerjaan, sekaligus upgrading di kementerian-kementerian terkait.

baca juga:

Rakor ini merupakan lanjutan dari rakor sebelumnya pada 9 November 2018, sebagai tindak lanjut atas arahan Presiden Jokowi tersebut. Kemenko Perekonomian pun bertugas merumuskan pembangunan SDM, termasuk kebutuhan akan jumlah SDM yang ada, lokasi atau daerah yang membutuhkan SDM, strategi yang akan digunakan untuk meningkatkan kualitas SDM serta Kementerian/Lembaga yang melaksanakan strategi pembanguan SDM tersebut.

“ Rapat ini menjadi landasan kita untuk memperkuat komitmen, karena pemerintah serius untuk melakukan pengembangan vokasi SMK ini” imbuh Darmin.

Darmin menegaskan pemerintah akan membuat kelembagaan program vokasi SMK dengan kurikulum yang disesuaikan dengan modul yang dikembangkan di SMK. Modul tersebut harus ditentukan secara jelas sesuai dengan spesifikasi keahlian yang dipelajari di SMK, baik untuk kurikulum normatif, adaptif, sekaligus produktif, dengan proporsi yang efektif.

“ Pemerintah akan mengambil porsi besar untuk mendidik guru SMK melalui training for trainers. Percuma memiliki kurikulum yang baik tanpa dijalankan oleh guru dengan kualitas yang baik juga” tegas Darmin.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Rudy Salahuddin menambahkan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan melakukan identifikasi terhadap lima hal, yakni (i) prioritas sektor/komoditas yang akan didorong untuk pengembangan SMK, (ii) penentuan prioritas daerah berdasarkan sektor/komoditas yang akan didorong untuk kegiatan vokasi.

Selain itu, (iii) profil SMK yang ada saat ini yang sesuai dengan sektor/komoditas tersebut, (iv) profil industri yang ada saat ini yang mendukung sektor/komoditas dimaksud, dan (v) kondisi guru, sertifikasi kompetensi, dan Pemagangan.

Sementara itu, jajaran pemerintah daerah yang hadir menyambut positif inisiatif pemerintah ini.

Menko Perekonomian sebagai representatif pemerintah pusat menjadi harapan kami untuk mengembangkan program vokasi ini,” kata Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

Selain Bupati Lampung Barat, turut hadir pula dalam rapat koordinasi ini Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Wakil Gubenur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara R. Sabrina, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Tia Kusuma R, dan Perwakilan dari Kamar Dagang Indonesia (KADIN).[] 

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

News

Lima Pernyataan Panas Jokowi dari Kompor, Sontoloyo sampai Ingin Tabok Penyebar Fitnah

Image

News

JBMI Dorong Pemerintah Bentuk Badan Otorita Barus

Image

Ekonomi

Jokowi Akui SK Penggunaan Hutan Sosial Dapat Dievaluasi

Image

News

Pesan Joko Widodo di acara Haul Gus Dur ke-9

Image

Ekonomi

Petani Sawit Diimbau Tanam Petai dan Jengkol, Rizal Ramli: Lucu Banget

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Prabowo Sedih atas Pengrusakan Atribut Demokrat dan SBY di Pekanbaru

Image

News

Sindir Partai Pendukung Jokowi, Fahri Hamzah: Tidak Akan Lolos Pemilu

Image

News

TKN Hormati Keputusan Dahlan Iskandar Mundur Dari Timses Jokowi-Ma'ruf

Image

News

Ruhut ke Relawan Jokowi-Ma'ruf, Tolong Kita Jangan Terlena Terhadap Survei

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Impor Migas Masih Jadi Biang Kerok Defisit Neraca Perdagangan

Bos BPS: defisit neraca perdagangan November 2018 masih disebabkan impor migas yang tercatat cukup tinggi ketimbang ekspor migas.

Image
Ekonomi

Pemerintah Klaim Angka Konsumsi Ikan Tahun Ini Lampaui Target

Optimistis bahwa pada akhir tahun 2019, akan tercapai angka konsumsi ikan hingga sebesar 54,49 kilogram/kapita.

Image
Ekonomi

Kongkalikong Pengaturan Proyek Kalija I Garapan Anak Usaha PGN

KPPU akan memeriksa proyek Kalija I ruas Kepodang-Tambak Lorok Semarang sepanjang 207 km.

Image
Ekonomi

Jokowi Akui SK Penggunaan Hutan Sosial Dapat Dievaluasi

Target Hutan Sosial di Indonesia untuk tahun 2018 yang targetnya adalah 2 juta Ha.

Image
Ekonomi

Menperin Puji IKM Batik di Jambi yang Penuh Inovasi dan Alami

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan apresiasi kepada para pelaku IKM sektor batik di Provinsi Jambi.

Image
Ekonomi

Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan, Selamatkan Industri Rokok

Keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau pada 2019 berdasar pada beberapa faktor.

Image
Ekonomi

Upah Buruh Tani Meningkat 0,24 Persen

Upah nominal buruh tani nasional pada November 2018 naik 0,24 persen dibanding upah buruh tani Oktober 2018.

Image
Ekonomi

Petani Sawit Diimbau Tanam Petai dan Jengkol, Rizal Ramli: Lucu Banget

Pengamat ekonom Rizal Ramli (RR) mengomentari saran dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dianggap "nyeleneh".

Image
Ekonomi

Impor Sayuran Melonjak di November 2018, Gegara Lagu Sayur Kol?

BPS mencatat nilai impor pada November 2018 sebesar USD16,88 miliar.

Image
Ekonomi

Jokowi Imbau Petani Sawit Beralih Tanam Petai dan Jengkol, Said Didu: Pasarnya Terbatas

Petani sawit mengalami kemerosotan penjualan dan penerimaan karena disebabkan berbagai faktor

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Polemik Poligami, Cholil Jengkel: Semoga PSI Tak Lolos dan Komnas Perempuan Dibubarkan

  2. Permadi: Bagaimana Jika Ternyata Allah Takdirkan 2 Periode? Apa Gak Bunuh Diri Massal Mereka?

  3. Pertama di Dunia, Kapal Pesiar Ini Punya Wahana Roller Coaster

  4. Michelle Ziudith Ajak Ibunya ke New York Agar Hidupnya Lebih Tertata

  5. Soal Kotak Suara Karton, PDIP: Gerindra Mulai Siapkan Alasan Bila Kalah di Pilpres

  6. Djarot: 10 Tahun SBY, yang Dibangun di Sumatera Utara Ini Opo?

  7. Tentara Tolong Mama-mama Melahirkan di Pedalaman Papua Bikin Netter Respect

  8. Jawab Rumor Penerus Captain America, John Cena Tak Akan Tolak Kesempatan

  9. Usai Naik Ojol, Prabowo: Selalu Ada yang Coba Melintir, Dikatakan Saya Tidak Hormati Pekerjaan Ojek

  10. Bos Honda: Rossi Tidak Bisa Terima Masanya Sudah Habis

Available

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI