image
Login / Sign Up

Rahayu Puspasari, Nahkoda LMAN yang Berjiwa Milenial

Atikah Umiyani

Image

Direktur Utama LMAN Rahayu Puspasari saat ditemui dikantornya untuk melakukan wawancara khusus di Jalan Cimandiri, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018). Menurut Dirut LMAN Rahayu mengatakan Meski usianya terhitung muda, tetapi Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) memiliki peran penting terhadap terwujudnya pembangunan proyek strategis nasional. Ke depannya LMAN berharap bisa semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui optimalisasi aset negara. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Rahayu Puspasari, perempuan yang lahir di Pontianak 12 Februari 1972 (46 tahun) ini adalah Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang diangkat oleh Menteri Kuangan, Sri Mulyani Indrawati pada Maret 2017 lalu. Ia dipilih Menteri Keuangan untuk menjadi pimpinan dalam tugas Pengelolaan Barang untuk mengoptimalkan aset negara yang belum terutilisasi secara optimal (underutilized) dan yang tidak digunakan/dimanfaatkan atau mangkrak (idle).

Bisnis utama LMAN pada awal pendiriannya adalah pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), utamanya melaksanakan pendayagunaan dan pemindahtanganan BMN yang difokuskan pada pengelolaan properti negara dan jasa konsultasi asset solution atas pengelolaan aset negara. Kemudian, LMAN menerima tambahan mandat baru yaitu pelaksanaan landfunding.

Sehingga secara keseluruhan mandat LMAN meliputi pengelolaan properti negara, penyediaan jasa konsultasi/advisori terkait pengelolaan properti negara, dan pelaksanaan pendanaan pengadaan tanah proyek-proyek yang tergabung dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).

baca juga:

Perempuan yang merupakan vokalis band dan suka melakukan snorkeling ini mengaku sangat tertantang dalam menerima mandat negara ini. Tim Ekonomi Akurat.co pun berkesempatan mewawancarai Rahayu Puspasari, untuk mengetahui lebih dalam bagaimana suka dukanya dalam mengelola aset negara. Berikut hasil lengkap wawancara dengan Rahayu Puspasari :

LMAN Profil. AKURAT.CO

Pertama-tama bisa dijelaskan latar belakang LMAN berdiri?

Jadi sebenarnya inisiatifnya berdasarkan Kementerian Keuangan dalam hal ini Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) karena merasa memerlukan pendekatan yang berbeda dari cara mengoptimalkan aset. Jadi kita lakukan utilisasi tapi ada keterbatasan baik dari sisi expertis dan juga ruang gerak yang sangat sempit, kalau yang menjalankan pemerintah sehingga dibentuk format badan layanan umum, nah itulah Lembaga Manajemen Aset Negara yang tujuannya untuk mengoptimalkan aset-aset yang underutilisasi atau yang hiden, itu tujuan utamanya. 

Beda tugas dengan DJKN apa, kan sudah ada mereka dulu di Kementerian Keuangan?

Nah, DJKN itu memang yang bertindak selaku pengelola barang, ya kalau Menteri Keuangan selaku bendahara, banyak perannya nah pengelola barang itu direpresentasikan dengan adanya DJKN. Dia selaku pengelola barang mengkoordinir para kementerian lembaga dalam hal penggunaan atau utilisasi aset negara tersebut. Jadi mulai dari pencatatannya, meregulasinya, gitu ya, proses-proses pemanfaatan sampe nanti kalau ada penghapusan, pemindahtanganan itu semua ada di DJKN.

Jadi perbedaannya, kita sebenarnya operatornya DJKN, kan perannya DJKN untuk mengoptimalkan aset negara itu mulai dari penggunaan dan seterusnya kan, nah khusus untuk pendayagunaan ataupun pengoptimalisasian aset negara yang masih underutilisasi diberikan ataupun diserahkan ke operator. Kenapa? karena operator diharapkan punya ruang gerak yang lebih bagus.

Dirut LMAN Rahayu Puspasari yang Muda dan Enerjik. AKURAT.CO/Sopian

Bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan bagaimana rasanya?

Kalau personal sih bangga, jadi itu bisa diukur kalau kita reuni, ditanya kerjanya di mana? Di Kementerian Keuangan! Ini menunjukkan kebanggaan. Tapi dari sisi tanggung jawab berat juga, kerja di Kementerian Keuangan terutama kalau kita di wilayah dimana kita harus kelola keuangan negara, karena defaultnya di keuangan itu tidak boleh sampai rugi, jangan sampai terjadi kerugian negara apalagi ketika kita di LMAN. Kami di LMAN itu mencoba dan dipaksa high terus, tapi disisi lain kita harus susun tata kelola yang baik dan saat itu kondisinya bukan ideal untuk bisa dilepas.

Jadi saat itu berat dalam hal ini, jadi crewnya Menteri Keuangan yang harus mengoptimalkan kekayaan negara, aset negara, tetapi tidak boleh dan tidak dikasih pilihan untuk rugi. Menyelamatkan keuangan negara itu jadi beban yang cukup berat, namun cukup bangga.

Memang dulu saat melamar kerja langsung melamar ke Kementerian Keuangan, tidak melamar ke tempat lain?

Cita-cita memang untuk jadi PNS sih, oleh karena itu kuliah di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara), setelah lulus ditugaskan langsung di Kementerian Keuangan. Dalam perjalanannya sih di awal-awal belum ada exposure untuk kelola keuangan negara sampai akhirnya dapat tugas di Direktorat jenderal Kekayaan Negara, disitu menurut saya tantangan yang lebih besar. Karena tadi, kita harus memastikan apa keputusan yang kita buat, akan kita sampaikan kepimpinan itu tidak memberikan dampak bagi kerugian negara.

Tantangan memimpin LMAN sebagai seorang perempuan?

Nah pertanyaan bagus, jadi LMAN itu kan lahir betul betul dari awal dan harus langsung high speed, harus langsung menghasilkan, harus langsung melayani, LMAN menurut saya itu tantangan luar biasa. Apalagi LMAN lahir di Era Millennial, jadi kita harus benar-benar gesit, Tim kita juga harus bisa langsung gercep (gerak cepat) dengan situasi.

Menurut saya itu cukup berat, tetapi ibarat seorang “ibu“ itu kan punya karakter bawaan yang memang dia kuat, dia bisa kelola emosi, di mana nangis enggak di depan anak jadi harus selalu kuat, nah menurut saya itu keuntungan nya jadi perempuan di LMAN. Terus kalau ibu itu kan ngurus anak harus sabar, jadi kita harus sabar, di saat yang sama anak bandel. Nah jadi ibu itu kan teliti tidak boleh ada kesalahan sedikit pun, jangan sampai kalau lahir bayi itu bayinya langsung baby sick, nah itu nggak boleh. Itu sama persis di LMAN ibaratkan gitu aja.

Menurut saya karakter bawaan sebagai seorang perempuan cukup memberikan manfaat ketika kita menjadi pemimpin LMAN, nah itu yang tadi sebenarnya sangat berat tapi ibu kan pantang menyerah jadi bisa banyak diisi. Untuk generasi Milenial sekarang kita di LMAN itu hampir 95 persennya kita Millennial.

Susah tidak memimpin para generasi Milenial di LMAN ini?

Jadi begini Millenial itu punya banyak sekali kelebihan, di sisi itu saya belajar dari mereka, jadi menurut saya, sukses di LMAN itu karena Millennial. Tapi mereka punya karakter yang kita harus menjadi pemimpin yang membangun, hal itu anggap saja anak-anak kalau bandel harus sabar kan. Tapi menurut saya memiliki tim yang mayoritas Millenial itu justru sebuah kekuatan, sehingga bagaimana kita bisa membawakan mereka agar mau mengeluarkan seluruh potensi itu, karena kalau mereka baper (bawa perasaan) mereka nggak mau. Anak-anak Millenial itu kan anak-anak yang gercep ya tapi kalau mereka baper mereka bakal mager (malas gerak) jadi gimana tuh caranya mengatasinya. 

Dirut LMAN Rahayu Puspasari yang Muda dan Enerjik. AKURAT.CO/Sopian

Katanya pernah diancam masyarakat dalam mengelola aset-aset negara, ceritanya bagaimana? 

Wah kata siapa (sembari tertawa), gini ya ada macem-macem, ya beda-beda, biasanya kalau sebagian besar properti yang merupakan aset LMAN itu sudah dihuni oleh pihak ketiga, dan bahkan sudah dikerjasamakan oleh pihak ketiga tersebut. Nah mungkin properti ini sudah mereka nikmati bertahun tahun. Sudah mereka tidak berhak tapi mereka sewakan lagi, ada kantor disitu, nah nanti ketika kita mau coba komunikasikan ini aset LMAN agar mereka bisa meninggalkan venue pasti defensif kan. Nah biasanya kalau sudah gitu banyak isunya, ada yang berantem dengan pedagang kaki lima, ada temen kita sampe diguna-guna.

Biasanyan mereka sebut-sebut pasti punya Backing (orang dibelakangnya) kan, mereka akan sebut sebut itu nama , ada ormas, kita punya 100 massa misalnya, nah itu kita banyak ancaman gitu. Ancaman sampai segi fisik sih ada, bahkan baru baru ini ketika kita mau melakukan pengukuran di salah satu aset LMAN sudah keluar tuh preman-premannya, akhirnya kita pulang dulu kita melakukan strategi dulu.

Mengatasi yang model defensif seperti itu bagaimana?

Pertama kita punya SOP (Standar Operasional Prosedur) yang clear, tahapan-tahapan nya kan tidak langsung pengusiran, pasti ada pemberitahuan satu, dua, tiga, peringatan, lalu ada tindakan represif. Nah untuk itu kita biasanya kerja dengan berbagai pihak. Tapi kita selalu coba upaya persuasif, karena so far yang paling berhasil upaya persuasif, karena kalo persuasif kita harus melibatkan siapapun yang respek di lingkungan itu, misalnya mulai dari lurah, camat, walikota pokonya pihak-pihak yang bisa membantu kita untuk bisa berkomunikasi dengan pihak-pihak tersebut.

Dirut LMAN Rahayu Puspasari yang Muda dan Enerjik. AKURAT.CO/Sopian

Memimpin LMAN pasti menyita waktu, bagaimana cara Anda mengatur waktu sebagai ibu di rumah?

Pertama sih terpenting orang di rumah mensupport kita, terus ada punya janjian yang jelas, pagi atau tengah malam. Weekend itu kita coba atur jadwal, setiap weekend kan saya juga kunjungi orang tua, kita sudah setel tuh waktu untuk kapan kontak komunikasi mereka, apalagi sekarang sudah Era Millenial semua serba digital kan tinggal lewat handphone komunikasi juga bis

Kalau misal tidak pulang-pulang karena kesibukan, biasanya mereke itu pasti cek, “ibu bagaimana kabarmu hari ini?” Pas disitu biasanya mereka punya antara empati dan kasihan dengan ibunya kemudian kita biasanya punya waktu bareng-bareng, itu kita optimalkan.

Kegiatan ‘Me Time’ atau Hobi yang Anda Suka?

Ini beneran karena pressure nya di LMAN tinggi banget jadi pertama yang saya rutin, saya punya grup band, saya vokalis, dan band nya namanya Bhinneka Swara. Itu adalah band SMA lintas angkatan jadi kalau udah bete itu kita langsung janjian di studio, lagunya lagu era kita, manggungnya tunggu nanti kalo ada event-event yang melibatkan angkatan kita itu. Itu rutin itu, sebulan satu kali untuk latihan, karena masing-masing kesibukannya luar biasa. Tapi kalau udah kode-kode di grup, ‘aduh pusing nih’, nah biasanya kita kumpul-kumpul. Biasa kalau mereka pada kumpul 7 malem saya baru bisa join jam 9 malem.

Terus kalau sama keluarga itu kita Travelling, biasanya kita set waktu setahun targetnya empat sampai lima kali, nah yang terakhir dari 2004 kalau tidak salah, saya juga bikin kegiatan yang namanya Setia Learning, itu kita bagi waktu sama kaum marjinal untuk biasanya kalau dulu saya mengajar langsung, kalau sekarang tidak ada waktu, ya saya lakukan adalah cari guru untuk mengajar di sana dan anak saya juga ikut.

Lagu yang Anda suka saat ngeband bareng teman-teman?

Lagu-lagu ‘old‘ sih, ada lagu-lagu yang baru-baru tapi biasanya lebih menikmati lagu-lagu lama sambil ketawa-ketiwi, itu yang membuat saya balanced dengan pekerjaan. 

Kalau untuk outing dengan keluarga biasanya melakukan aktivitas apa?

Kalu yang travelling itu saya suka diving, apa ya snorkeling, itu kan kebetulan anak-anak saya juga bisa bareng-bareng. Kalau snorkeling di Lombok, pasti setahun ada sekali, biasanya kita sering coba tempat baru biasanya di Siladen, Sumatra utara. Coba di Lampung, ada tuh tempat apa gitu namanya lupa, terus kemarin saya baru coba Nusa Penida. Favorit saya sendiri Pulau Melawan itu terbaik, tapi banyak lah yang saya suka, banyak.

Dirut LMAN Rahayu Puspasari yang Muda dan Enerjik. AKURAT.CO/Sopian

Tokoh yang menginspirasi Anda?

Nah susah tuh karena setiap orang pasti punya karakter yang membuat dia jadi contoh. Jadi kalau tokoh sebenarnya banyak, mulai dari Rosul (Nabi Muhammad SAW), kalau Presiden itu Nelson Mandela. Tapi secara spesifik saya senang dengan orang orang yang mampu melakukan perubahan yang berani mendobrak, dan melakukan perubahan yang menurut saya hebat sekali adalah Nelson Mandela. Jadi dia bisa menyatukan dua kelas dan bisa membawakan negaranya mendapat pengakuan, menyatukan dan membesarkan negara.

kalau tokoh di Indonesia saya tuh senang pahlawan, saya senang dengan Jenderal Sudirman , daya tahan daya juangnya, banyak ya tokoh Indonesia. Every body is a hero. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Duh! Tiket Dosmetik Mahal Jadi Alasan WNI Plesiran ke Luar Negeri

Image

Ekonomi

Astindo: Wisata Indonesia 'Kepayahan' Berkat Tiket Pesawat Mahal dan Bagasi Berbayar

Image

Gaya Hidup

Hey Milenial, Waspadalah Hipertensi Bisa Menyerangmu!

Image

News

Menag Minta PTKIN Buat Inovasi Jawab Kebutuhan Generasi Milenial

Image

Gaya Hidup

Catat! Ini Pesan Chef Ragil untuk Generasi Penerus Kuliner Otentik

Image

Gaya Hidup

Begini Cara Menarik Kaum Milenial agar Suka dengan Kuliner Otentik

Image

Ekonomi

Medsos dan Daya Beli Millenial Pengaruhi Perkembangan Industri Pariwisata

Image

Gaya Hidup

2 Kuliner Otentik Indonesia yang Sudah Mulai Punah

Image

Iptek

Audiophile

Sasar Milenial, Penjualan Speaker Portable Simbadda Alami Peningkatan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

THR Bagi ASN dan Pensiunan Dipastikan Cair Bulan Mei Tahun Ini

Penetapan ini ditegaskan melalui peraturan pelaksanaan dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK).

Image
Ekonomi

Akademisi Sebut Keputusan BI Tahan Suku Bunga Demi Stabilitas Rupiah

Keputusan tersebut adalah tepat dalam situasi Bank Sentral AS (The Fed) belum akan menyesuaikan suku bunga acuan.

Image
Ekonomi

Ongkos Distribusi Mahal, Pemerintah Minta BBM Satu Harga Bisa Tepat Sasaran

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Kementerian ESDM dan Pertamina dalam menghadirkan keadilan energi

Image
Ekonomi

Baru Ujicoba, LinkAja Sudah Terkena Ekses Karena Pengguna Tcash

Akibat tingginya trafik tersebut, sontak membuat penumpukan antrian pengguna yang ingin mendownload.

Image
Ekonomi

Nasdem Imbau Pemerintah Lakukan Revitalisasi Pasar Rakyat

Revitalisasi pasar tradisional itu mengacu pada ketentuan dalam Standar Nasional Indonesia (SNI).

Image
Ekonomi

Pelaku Usaha Mikro Curhat Susahnya Terapkan UMP dan UMK

Pengusaha kategori mikro dan kecil di Kalimantan Tengah (Kalteng) masih kesulitan menerapkan standar penggajian berdasarkan Upah Minimum Pro

Image
Ekonomi

Jayawijaya Buka Kesempatan Investor Tambah SPBU Penyalur BBM Satu Harga

Selama ini hanya ada 4 SPBU di wilayahnya karena itu masyarakat belum memiliki keleluasaan untuk mendapatkan BBM dan Solar dengan mudah.

Image
Ekonomi

Freeport Berdayakan Nelayan Mimika Lewat Program Pengembangan Komunitas

Kolaborasi dalam memberdayakan nelayan dan penguatan industri perikanan di Kabupaten Mimika ini dilakukan secara terstruktur sejak 2005.

Image
Ekonomi

BPS Sebut Impor Lampung Januari 2019 Menanjak

Kontribusi lima golongan barang utama terhadap total impor Provinsi Lampung pada Januari 2019 mencapai 18,96 persen,

Image
Ekonomi

Berita Populer: Sudirman Said Dicap Sebagai Aktor Penuh Drama hingga Presiden Turki Erdogan Bakal Halau IMF Datang ke Negaranya

Sudirman Said pun membuat tuduhan kepada Jokowi yang telah melakukan pertemuan rahasia dengan Bos Freeport McMoran, James Moffett terkait so

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Kenyang! Jumbonya Nougat di Ropang OTW

  2. Dahnil Banjir Sindiran, Penulis Buku: Emang Jalan Raya Bentuknya Lurus Kayak Jalanan Babi?

  3. Diduga Langgar Kampanye, Timses Jokowi Sesalkan Anies Izinkan Acara Munajat 212

  4. Tanggapi Sudirman Said, Said Didu Sebut Negosiasi Freeport Hanya Target Politik

  5. Bimbim Slank Akui Sudah Tinggalkan Narkoba, Alkohol dan Nikotin, Tapi...

  6. Meski Kalahkan Myanmar, Malaysia Tetap Gagal ke Semifinal

  7. Mengagumkan! Ibu Empat Anak Ini Ternyata Jack Ma-nya Rusia

  8. Presiden Erdogan dengan Lantang Usir IMF dari Turki

  9. Redmi 7 Pro Rilis 28 Februari, Harganya Rp3,3 Jutaan

  10. Dilarang Datangkan Pemain Anyar, Chelsea Masih Punya 41 Pemain Cadangan

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Dr. Idham Holik

Mengenal Polling Palsu Pemilu

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Sosok

Image
Ekonomi

Caleg Milenial yang Terdompleng Latar Belakang Keluarganya, Siapa Saja Mereka?

Image
News

Mertua Idaman, 8 Potret Keakraban Aburizal Bakrie dengan Menantu

Image
News

Selalu Saling Dukung, 10 Potret Mesra Sudirman Said dan Istri