image
Login / Sign Up

CIPS: Skema Pengadaan Beras Baru Langkah Positif Permudah Bulog

Rizal Mahmuddhin

Image

Para pekerja saat mengangkut beras lokal kualitas super dari dalam truk untuk dinaikan kedalam kapal pinisi yang didistribusikan ke Bangka Belitung di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (11/9/2018). Pemerintah melalui kementrian perdagangan telah mengeluarkan tiga kali izin impor beras dari Thailand kepada Bulog. Pertama pada bulan Januari sebanyak 500 ribu ton, kemudian fase kedua 500 ribu dan saat ini sebanyak 1 juta ton. Sehingga, total izin impor yang telah dikeluarkan Kemendag berjumlah 2 juta ton. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan, rencana penerapan skema pengadaan beras yang baru, yang tidak mempertimbangkan harga acuan, merupakan langkah positif untuk memperbaiki kinerja industri beras.

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Assyifa Szami Ilman mengatakan, penerapan skema pengadaan beras yang baru dapat mempermudah Bulog dalam melakukan penyerapan beras di tingkat petani karena dapat mematok harga yang sekiranya dapat memuaskan baik pihak petani maupun Bulog.

Selain itu, ujar dia, penerapan HPP (Harga Pokok Penjualan), yang selama ini dinilai melindungi petani dari anjloknya harga, tidak serta merta meningkatkan kualitas dari gabah yang dihasilkan.

"Riset CIPS juga menemukan bahwa selama 2007-2015, rata-rata harga GKP (Gabah Kering Panen) di pasaran mencapai 20,87 persen lebih tinggi dari harga yang dipatok oleh HPP," katanya Seperti dikutip dari Antara, Jumat(7/12).

Karena itu, ia menyatakan bahwa hal tersebut dapat diambil penggambaran bahwa sebenarnya HPP tidak terlalu berpengaruh dalam tata niaga perberasan nasional.

Ia juga menyoroti kebijakan lain seperti Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dinilai menekan pedagang pasar dalam mematok penjualan harga beras untuk melindungi konsumen.

"Kalau pelaku usaha dipaksa untuk mengikuti harga HET dengan menekan margin, maka yang akan terjadi adalah tidak ada pelaku pasar yang akan menjual beras domestik. Hal ini akan berdampak pada berhenti berproduksinya petani gabah," paparnya.

Sedangkan dampak selanjutnya, ujar Ilman, adalah bukan tidak mungkin penggilingan menengah juga akan berhenti berproduksi.

Permasalahan seperti itu, lanjutnya, yang dinilai ke depannya berpotensi akan merusak perdagangan beras yang ada di Tanah Air.

"Langkah yang perlu dipastikan saat ini bukan fokus pada penyerapan dan penetapan HET lagi, tetapi bagaimana membantu petani meningkatkan produktivitas ditengah kondisi cuaca yang tidak mendukung sehingga memastikan bahwa jumlah produksi domestik dapat meningkat dengan kualitas yang dapat bersaing di pasar," ucapnya.

Menurut dia, kebijakan ini justru memicu adanya pasar gelap dan meningkatkan risiko kelangkaan beras. Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa pemerintah justru menyebut panjangnya rantai distribusi adalah penyebab tingginya harga beras di Indonesia.

"Kalau begitu pemerintah harus bisa menyederhanakan rantai distribusi yang panjang dulu sebelum menerapkan HET," ujarnya.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

CIPS: Produktivitas Pekerja Tantangan Capai Indonesia Emas

Image

Ekonomi

Warga Keluhkan Kelangkaan Elpiji Tiga Kilogram

Image

Ekonomi

CIPS Ingatkan Pemerintah Agar Fokus Beri Kemudahan Wirausaha

Image

Ekonomi

Demi Produktivitas Pertanian, Pemerintah Diminta Ambil Alih Fungsi Lahan

Image

Ekonomi

DPR Dorong Pemerintah Cari Solusi Atasi Anjloknya Harga Kopra

Image

News

Sempat Hilang, Seorang Warga Aceh Ditemukan Tewas karena Terbawa Arus

Image

Ekonomi

Kementan Optimis Ketahanan Pangan Indonesia Masih Kuat

Image

Ekonomi

Kontribusi UMKM Mampu Gairahkan Perekonomian Nasional

Image

Ekonomi

Tarif Pesawat Sampai Beras Jadi Biang Kerok Inflasi November 2018

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Dubes: Potensi Pasar Afrika Capai Rp7.900 Triliun

Mesir bisa menjadi simpul pemasaran produk Indonesia untuk kawasan Afrika

Image
Ekonomi

Kerjasama Indonesia dengan Negara EFTA Mampu Genjot Daya Saing

Shinta menilai negara anggota EFTA memiliki potensi yang luar biasa sebagai sumber investasi.

Image
Ekonomi

Rusia Siap Ambil Bagian di Proyek Rel Kereta Afrika

Rusia siap untuk mengambil bagian dalam proyek ambisius membangun jalur kereta api lintas benua yang menghubungkan Afrika Timur dan Barat

Image
Ekonomi

Indonesia dan Taiwan Kerjasama Tingkatkan Perlindungan Pekerja Migran

Pemerintah Indonesia melakukan penandatangan nota kesepahaman (MoU) dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei di Jakarta (TETO)

Image
Ekonomi

Gegara Sanksi AS, Impor Minyak India dari Iran Turun Drastis

Impor minyak India dari Iran turun ke level terendah pada November selama setahun ini, jatuh sebesar 41 persen dari Oktober karena sanksi AS

Image
Ekonomi

Tahun Depan, UMP Bengkulu Naik Rp151.665

UMP Bengkulu tahun depan menjadi Rp2.040.406 atau naik Rp151,665 dibandingkan tahun ini.

Image
Ekonomi

India Berlakukan Tarif Anti Dumping pada Produk Kimia China

Departemen Keuangan India telah menerapkan tarif anti-dumping untuk lima tahun kedepan pada bahan kimia China.

Image
Ekonomi

Qatar Petroleum Investasi USD20 Miliar di AS, Setelah Keluar dari OPEC

Qatar Petroleum (QP) akan berekspansi secara besar-besaran ke Amerika Serikat (AS) dengan berinvestasi setidaknya USD20 miliar.

Image
Ekonomi

Dua Komentar Lucu, Sindir Betapa Pentingnya Infrastruktur Jokowi

Komentar lucu dari kalangan musisi hingga pegiat sosial media soal Infrastruktur.

Image
Ekonomi

Indonesia-EFTA Tanda Tangani Kemitraan Ekonomi Komprehensif

Hampir 99 persen barang asal Indonesia akan diberlakukan nol tarif untuk masuk ke negara EFTA, di mana hal tersebut juga berlaku sebaliknya.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Balas Kicauan Dipo Alam, Rustam: Jokowi Tidak Bersaing dengan SBY

  2. Pasha Comeback, Ungu Tampil dengan Formasi Lengkap

  3. Baliho Bergambar Ayahnya Dirobek, AHY: Jangan Rusak Demokrasi Kita

  4. Abu Janda: Perusakan Bendera Partai Bisa Saja Dilakukan Kader Sendiri

  5. Begal Motor di Tanjung Priok, Sabet Korban Pakai Celurit

  6. Intip Tren Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf, Timses Prabowo: Hasil Surveinya Stagnan

  7. Daniel Johan: Tidak Heran Gus Dur Diangkat sebagai Bapak Tionghoa

  8. Arkeolog Mesir Temukan Makam Kuno Tak Terjamah 4.400 Tahun

  9. SBY Dipolisikan Kapitra, Demokrat: Kalau Mau Cari Sensasi Jangan Kejauhan Bro, Awas Ente Kelindes Sendiri

  10. Diajak Langsung Rano Karno Main Film Si Doel, Wizzy Berperan Jadi Siapa?

Available

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI