image
Login / Sign Up

Menakar Nasib Bisnis Media Jika Prabowo Terpilih Memimpin Negara

Ade Miranti

Image

Calon Presiden No urut 2 Prabowo Subianto menyampaikan pidato di hadapan jutaan umat muslim dalam aksi reuni 212 di Kawasan Monas, Jakarta, Minggu (2/12/2018). Penyelenggaraan reuni ini merupakan kali kedua setelah juga dilakukan pada 2017 yang dikuti dari 21 Provinsi di Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Masyarakat dihebohkan dengan jurnalis yang dipersekusi oleh capres Prabowo Subianto karena media nasional enggan memberitakan aksi Reuni 212 pada Minggu (2/12) lalu, membuat sejumlah warganet, jurnalis, politikus, dan juga pengamat ekonom berkomentar.

"Beredel", kalimat yang pernah dirasakan sewaktu era Orde Baru (Orba), membuat para media khawatir. Kebebasan pers tak dapat dimiliki, yang hanya kepatuhan kepada pemerintah untuk memberitakan hal-hal yang bersifat positif.

Dulu, media tak sebanyak sekarang, hanya media pembela pemerintah yang diperbolehkan tayang. Jika masa itu terjadi lagi dan capres Prabowo terpilih memimpin RI, kekhawatiran media cuma satu, yakni nasib bisnis media yang dijalankan.

baca juga:

Seorang pengamat ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah mencoba menjelaskan akan kekhawatiran tersebut. Justru menurutnya, bisnis media saat ini tetap berjalan. Hanya saja nantinya bakal ada pro dan kontra pemberitaan.

"Saya kira masih akan ada kebebasan pers. Tidak akan kembali ke zaman orba. Tapi akan semakin jelas nanti mana medianya presiden mana yang bukan," ucapnya ketika dihubungi oleh Akurat.co, Kamis (6/12).

Memang, karakter keras dan terbuka pada diri Prabowo tersebut bisa mengubah iklim media saat ini.

"Seorang pemimpin pasti punya gayanya masing-masing dan akan selalu berdampak kepada iklim atau suasana peliputan bahkan bisnis media. Demikian juga dengan Prabowo," katanya.

Di samping itu, seiring berjalannya waktu, kondisi saat ini sangat berbeda dengan zaman orba, di mana saat ini media mampu mengontrol terhadap kekuasaan seorang presiden.

"Saya kira seorang prabowo saat menjadi presiden bila terpilih nanti tidak bisa seenaknya melakukan yang dia mau seperti memberedel media yang dia tidak suka. Yang mungkin terjadi adalah akan ada media yang dekat kekuasaan dan ada yang jauh dari kekuasaan. Itu saja," ujarnya.

Sementara, perbedaan pendapat di linimasa Twitter juga turut meramaikan persoalan keberpihakan media. Seperti cuitan politikus dari Partai Demokrat, Ferdinand Hutahean, yang mendukung tindakan capres nomor urut 2 ini kepada jurnalis.

"Membentak media itu secara langsung karena ketidaknetralan adalah baik. @prabowo atas nama dirinya berhak menolak media ketika dirinya diperlakukan tidak adil. Yang buruk itu adalah mengaku seperti pahlawan, mengambil alih Blok Rokan, padahal @pertamina mati-matian tender untuk itu," ungkapnya diakun @Ferdinand_Haean.

Cuitan tersebut ditimpali oleh politikus asal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohammad Guntur Romli (@GunRomli). Guntur justru berpendapat, Prabowo tidak bersikap profesional dan arogan ketika menghadapi para jurnalis.

"Prabowo Marah Media Tak Ungkap Jumlah 11 Juta Massa Reuni 212. Baca berita ini deh, kalau saya sebut @prabowo kekanak-kanakan dan jangan-jangan dia kesurupan, masih terlalu halus," tulisnya pada akun tersebut.

Sementara, seorang jurnalis Zulfikar Akbar, juga mempersoalkan pernyataan Prabowo yang enggan menghormati profesi jurnalis. Pada cuitan Twitternya, dia justru memberikan pemahaman sembari me-mention akun Prabowo.

"Pak @prabowo memang tidak perlu menghormati jurnalis. Kami yang ditakdirkan terjun di dunia jurnalis tetap menjaga kehormatan, bisa dengan prinsip: tidak semua hal heboh mesti ditulis. Hal penting bagi bapak, belum tentu penting bagi publik," jelasnya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Berita Populer Potret Kedekatan SBY dengan Cucu hingga Fakta Perjalanan Karier Rano Karno

Image

Ekonomi

Dolar AS Terus Melemah Karena The Fed

Image

Iptek

Bantah Blokir Akun LGBT, Ahli Internet: Instagram Punya Regulasi Freedom of Speech

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Tak Permasalahkan Kepemilikan Lahan Prabowo, Hanya Melengkapi Tanggapan Debat

Image

Ekonomi

PMPRI Apresiasi Pemerintah dalam Peningkatan Ekonomi Rakyat

Image

News

Bantah Prabowo, Jaksa Agung Tegaskan Kasus Ahmad Dhani Bukan Dendam Politik

Image

Ekonomi

Janji Kenaikan Gaji Kepala Desa Setara dengan PNS, Tinggal Kenangan?

Image

Ekonomi

Tahun Politik Bawa Berkah Bagi Asuransi Umum Indonesia

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Soal Lahan Prabowo, Demokrat: Rezim Ini Tak Punya Kebenaran Moral untuk Mengatakan Kepemilikan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Optimisme Meredanya Perang Dagang AS-China Dongkrak Harga Emas

Karena optimisme pada perundingan perdagangan AS-China membuka kemungkinan meningkatnya permintaan emas dari China.

Image
Ekonomi

Yuan Masih Menang Bertarung dengan Dolar AS

Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 338 basis poin menjadi 6,7220 terhadap dolar AS.

Image
Ekonomi

India Beli Minyak Besar-besaran dari Venezuela, Manfaatkan Sanksi AS

Impor minyak India dari Venezuela melonjak 66 persen pada paruh pertama Februari menjadi 620.000 barel per hari.

Image
Ekonomi

Pembiayaan Utang Hingga Januari 2019 Telah Mencapai Rp122,5 Triliun

Jumlah pembiayaan utang ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 27 triliun.

Image
Ekonomi

Premi Asuransi Umum 2018 Tumbuh 9,6 Persen

Pendapatan premi asuransi umum pada 2018 sebesar Rp69,9 triliun, tumbuh sebesar 9,8 persen dibandingkan dengan pada 2017.

Image
Ekonomi

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

KPBU perumahan adalah partisipasi sektor swasta dalam investasi penyediaan perumahan (khususnya rusunawa atau rusunami).

Image
Ekonomi

Hingga Januari 2019, Belanja Bansos Naik Signifikan Sebesar 182,9 Persen

Belanja Bansos awal tahun tumbuh sebesar 182,9 persen di banding realisasi di Januari 2018 yang sebesar Rp5,3 triliun.

Image
Ekonomi

Ekonom Ramal BI Pertahankan Lagi Suku Bunga Acuan 6 Persen

BI diperkirakan masih andalkan cadangan devisa bukan melalui instrumen suku bunga dalam jangka pendek ini untuk stabilikan kurs rupiah.

Image
Ekonomi

Testimoni Sudirman Said, Bisa Buka Kotak Pandora Praktik Loby-loby Energi

Sudirman Said mengatakan dua hal terkait dengan pertemuan diam-diam Presiden Jokowi dan CEO Freeport dan terkait dengan surat investasi.

Image
Ekonomi

IHSG Terjun Bebas Hingga Lemas

Indeks LQ45 turun 0,52 poin atau 0,1 persen menjadi 1.018.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Akun Palsu Serang Pemerintah, Ferdinand: Saya Tidak akan Pernah Mengkritik dengan Kalimat Kasar

  2. JK Jujur Jika Bertolak Belakang Dengan Presiden Jokowi Demi Pembangunan

  3. Kubu Pendukung Prabowo Pertanyakan Pemegang Saham Mayoritas Unicorn

  4. Fahri Hamzah: Orang Ngomong Idiot Aja Dipenjara, Nih Aku Ngomong Sontoloyo!

  5. Prabowo Subianto Diminta Cabut Pernyataannya Soal Bandara Kertajati dan Minta Maaf

  6. Survei LSI: Hanya Ada 7 Parpol yang Lolos ke Parlemen

  7. Terbongkarnya Kepemilikan Lahan Kedua Kubu Capres, Siapa Terbesar?

  8. Soal Lahan HGU, Prabowo seperti Menembak Dirinya Sendiri 

  9. Balas Trump, Hillary Ungkapkan Darurat Nasional Yang Sesungguhnya

  10. Usai Bertemu Petinggi Madrid, Marcelo Putuskan Masa Depannya

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Bola Panas Logistik Pemilu 2019

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Sosok

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno

Image
News

10 Aksi Susi Pudjiastuti di Atas Perahu, Menantang Laut

Image
News

7 Potret Ketegaran Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker Darah