image
Login / Sign Up

Perekonomian Australia Melambat, Konsumsi Melemah dan Standar Hidup Turun

Andi Syafriadi

Image

Paddy's Market, Market City, Sydney, Australia | INSTAGRAM/maylan_052

AKURAT.CO Perekonomian Australia semakin mengalami perlambatan dibandingkan perkiraan sebelumnya, meski pertumbuhannya sempat naik pada paruh pertama tahun ini.

Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh sebesar 0,3% dalam periode Juli - September menjadi atau 2,8% sepanjang 2018.

Ini menjadi ekspansi ekonomi terlemah dalam dua tahun terakhir dan bukan hasil yang akan dikehendaki Reserve Bank dalam upayanya menaikkan suku bunga.

baca juga:

Angka pertumbuhan tahunan juga mengalami penurunan signifikan dari pertumbuhan 3,4% yang tercatat dalam Neraca Nasional dari Biro Statistik.

Angka 2,8%  juga jauh di bawah perkiraan 3,3% yang mencerminkan data konstruksi dan belanja modal yang lebih lemah, serta perlambatan di sektor perumahan.

Meskipun ada kontribusi besar dari ekspor dan pengeluaran pemerintah, tampaknya ekonomi domestik mengalami penurunan secara perlahan

Sektor konstruksi menjadi penghambat pertumbuhan sementara sektor ritel dan manufaktur tidak bertumbuh.

Pengeluaran rumah tangga melemah

Ahli ekonomi IFM, Alex Joiner menjelaskan tak banyak kabar menggembirakan dari sektor rumah tangga, dengan pertumbuhan pengeluaran hanya 0,3% pada kuartal ini dan 2,5 % sepanjang tahunnya.

Tingkat tabungan rumah tangga, sebagai bagian dari pendapatan rumah tangga, merosot menjadi hanya 2,4%.

Tingkat tabungan tersebut merupakan yang terendah sejak 2007, dan menunjukkan bahwa konsumen menggunakan tabungan mereka untuk membayar kebutuhan pokok.

"Pendapatan rumah tangga per kapita sedikit negatif di kuartal ini dan hanya naik 1,2%  sepanjang tahun," ujar Dr Joiner melalui lansiran ABC News (6/12).

Pengamat Capital Economics, Marcel Thieliant, mengatakan angka-angka tersebut menunjukkan penurunan ekspektasi RBA.

"Bahkan jika pertumbuhan PDB meningkat menjadi 0,6 selama kuartal keempat, secara keseluruhan hanya akan meningkat 2,9 persen tahun ini," kata Thieliant.

"Itu jauh lebih lemah dari perkiraan RBA 3,5 persen. Kami memperkirakan pertumbuhan PDB melambat lebih lanjut hingga 2,5 persen pada 2019."

Standar hidup menurun

Su-Lin Ong dari RBC menyatakan bertahannya tingkat konsumsi rumah tangga tampaknya terjadi dengan mengorbankan tabungan.

"Penurunan pendapatan nasional bersih per kapita (-0,3 persen) dengan pertumbuhan berkurang hingga 1,3% menunjukkan hilangnya kekayaan dan standar hidup yang lebih rendah," ujar Ong.

Felicity Emmett dari ANZ menyatakan bahwa melemahnya pertumbuhan upah adalah faktor yang mengejutkan dalam Akun Nasional terbaru.

"Ukuran PDB untuk upah rata-rata non-pertanian hanya naik 0,2% selama kuartal ini setelah kenaikan 0,1 persen pada kuartal pertama, pertumbuhan upah tahunan sekarang hanya 1,2% dan melambat," ujar Emmet.

"Ini hasil yang mengecewakan, dan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja yang lebih ketat memberikan sedikit tekanan pada biaya tenaga kerja," ujarnya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Harga Minyak Naik Lagi Imbas Pengurangan Pasokan dan Sanksi AS

Image

Iptek

XL Axiata Telah Selesai Bangun Sistem Komunikasi Kabel Laut Hingga ke Australia dan Singapura

Image

Iptek

Melodi Bramble Cay Dinyatakan Punah Karena Perubahan Iklim

Image

Ekonomi

Misbakhun Optimistis Ekonomi Terus Tumbuh di Bawah Jokowi

Image

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Beragam Karena Kekhawatiran Perundingan Perdagangan

Image

Ekonomi

Berikut 5 Kota Diminati Milenial untuk Mencari Pekerjaan dan Kehidupan yang Layak

Image

Olahraga

Dubai Duty Free Championship 2019

Belum Tampil Solid, Kvitova Butuh Tiga Set Kalahkan Siniakova

Image

Ekonomi

Pelindo I Pastikan Investasi di Pelabuhan Sibolga Menguntungkan

Image

Ekonomi

Ekspektasi Pertumbuhan Ekonomi dari Pembangunan Pelabuhan Sibolga

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

AAUI Targetkan Premi Naik 10 Persen, dengan Jurus Literasi Keuangan

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mengharapkan pendapatan premi 2019 naik 10 persen dibandingkan 2018.

Image
Ekonomi

Harga Minyak Naik Lagi Imbas Pengurangan Pasokan dan Sanksi AS

Pasar minyak akan seimbang tahun ini, dibantu oleh pengurangan produksi dari produsen-produsen utama serta sanksi-sanksi AS.

Image
Ekonomi

Optimisme Meredanya Perang Dagang AS-China Dongkrak Harga Emas

Karena optimisme pada perundingan perdagangan AS-China membuka kemungkinan meningkatnya permintaan emas dari China.

Image
Ekonomi

Yuan Masih Menang Bertarung dengan Dolar AS

Kurs tengah nilai tukar mata uang China renminbi atau yuan menguat 338 basis poin menjadi 6,7220 terhadap dolar AS.

Image
Ekonomi

India Beli Minyak Besar-besaran dari Venezuela, Manfaatkan Sanksi AS

Impor minyak India dari Venezuela melonjak 66 persen pada paruh pertama Februari menjadi 620.000 barel per hari.

Image
Ekonomi

Pembiayaan Utang Hingga Januari 2019 Telah Mencapai Rp122,5 Triliun

Jumlah pembiayaan utang ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp 27 triliun.

Image
Ekonomi

Premi Asuransi Umum 2018 Tumbuh 9,6 Persen

Pendapatan premi asuransi umum pada 2018 sebesar Rp69,9 triliun, tumbuh sebesar 9,8 persen dibandingkan dengan pada 2017.

Image
Ekonomi

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

KPBU perumahan adalah partisipasi sektor swasta dalam investasi penyediaan perumahan (khususnya rusunawa atau rusunami).

Image
Ekonomi

Hingga Januari 2019, Belanja Bansos Naik Signifikan Sebesar 182,9 Persen

Belanja Bansos awal tahun tumbuh sebesar 182,9 persen di banding realisasi di Januari 2018 yang sebesar Rp5,3 triliun.

Image
Ekonomi

Ekonom Ramal BI Pertahankan Lagi Suku Bunga Acuan 6 Persen

BI diperkirakan masih andalkan cadangan devisa bukan melalui instrumen suku bunga dalam jangka pendek ini untuk stabilikan kurs rupiah.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Akun Palsu Serang Pemerintah, Ferdinand: Saya Tidak akan Pernah Mengkritik dengan Kalimat Kasar

  2. JK Jujur Jika Bertolak Belakang Dengan Presiden Jokowi Demi Pembangunan

  3. Kubu Pendukung Prabowo Pertanyakan Pemegang Saham Mayoritas Unicorn

  4. Fahri Hamzah: Orang Ngomong Idiot Aja Dipenjara, Nih Aku Ngomong Sontoloyo!

  5. Prabowo Subianto Diminta Cabut Pernyataannya Soal Bandara Kertajati dan Minta Maaf

  6. Survei LSI: Hanya Ada 7 Parpol yang Lolos ke Parlemen

  7. Terbongkarnya Kepemilikan Lahan Kedua Kubu Capres, Siapa Terbesar?

  8. Soal Lahan HGU, Prabowo seperti Menembak Dirinya Sendiri 

  9. Balas Trump, Hillary Ungkapkan Darurat Nasional Yang Sesungguhnya

  10. Usai Bertemu Petinggi Madrid, Marcelo Putuskan Masa Depannya

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Saling Serang Pasca Debat

Image
Ilham M. Wijaya

Peluang dan Tantangan KPBU Properti

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Bola Panas Logistik Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Sosok

Image
News

Dari Aktor hingga Politisi, Ini 5 Fakta Perjalanan Karier Rano Karno

Image
News

10 Aksi Susi Pudjiastuti di Atas Perahu, Menantang Laut

Image
News

7 Potret Ketegaran Ani Yudhoyono Jalani Pengobatan Kanker Darah