image
Login / Sign Up

Kenaikan Gaji Tertinggi Terdapat di Negara-negara Berkembang

Wayan Adhi Mahardika

Image

Ilustrasi pekerjaan | Unsplash/Ruthson Zimmerman

AKURAT.CO Dengan latar belakang perekonomian yang kuat dan kenaikan gaji riil (dihitung berdasarkan kenaikan gaji dikurangi inflasi) di negara-negara berkembang, kenaikan gaji tertinggi pada tahun 2019 diprediksi terjadi di Bangladesh sebesar 10%, India sebesar 9,2%, dan Vietnam sebesar 9,8%.

Sementara itu Australia mengalami kenaikan gaji sebesar 2,6%, Selandia Baru sebesar 2,5%, dan yang terendah Jepang sebesar 2%.

“Walaupun ada beberapa perbedaan di Asia Pasifik, tren perekrutan karyawan secara keseluruhan positif, di mana 66% perusahaan akan mempertahankan jumlah karyawan demi peluang melakukan diversifikasi dan pertumbuhan untuk menghadapi disrupsi yang sedang berlangsung,” kata Puneet Swani, Partner and Career Business Leader for International Region, Mercer di Jakarta (6/12).

baca juga:

Jika memperdalam perbandingan gaji lebih lanjut (dalam bentuk uang tunai per tahunnya), lanjut dia, terlihat bahwa ada beberapa perbedaan kenaikan gaji.

Sebagai contoh, di Australia, Jepang, dan Korea Selatan, gaji awal karyawan mulai dari USD30.000 dan naik dengan tajam pada saat karyawan mencapai level senior, sampai USD250.000 – USD350.000. Gaji karyawan bisa jadi lebih rendah (hanya USD5.000) di basis manufaktur berbiaya rendah, tapi naik signifikan pada level manajemen puncak.

Di beberapa negara terutama China para eksekutif mengalahkan rekan-rekan selevel mereka di Amerika Serikat dan Inggris, walaupun perbandingan tersebut akan berubah apabila insentif jangka panjang dan jaminan sosial negara-negara Eropa masuk perhitungan. Selain itu 26% perusahaan melaporkan akan memberi bonus untuk karyawan yang memiliki keahlian digital tertentu.

Studi Mercer mengungkapkan bahwa kelangkaan tenaga kerja ahli memegang peran penting dalam membentuk tren remunerasi. Sebesar 48% perusahaan di Asia melaporkan kesulitan mengisi posisi kosong, dan 38% perusahaan kesulitan menemukan talenta yang tepat untuk mendukung ekspansi bisnis mereka.

Oleh karena itu, gaji tinggi ditawarkan kepada karyawan dengan posisi spesialis penjualan atau teknik, di samping karyawan dengan keahlian bahasa lokal. Hal tersebut mencerminkan adanya tantangan dalam bentuk gaji yang lebih tinggi untuk karyawan baru, biaya perekrutan, dan penurunan produksi selama proses perekrutan, yang berdampak negatif terhadap biaya operasi dan margin.

Swani mengatakan, ”Sebagai mesin pertumbuhan dunia, Asia melihat permintaan yang berkelanjutan terhadap tenaga kerja yang memiliki keahlian, terutama keahlian digital. Perusahaan-perusahaan menawarkan insentif dan bonus yang menarik. Kami juga mengetahui bahwa perusahaan membayar gaji di tengah peningkatan pengawasan peraturan bonus, mengurangi pembayaran gaji di akhir tahun, dan meningkatkan gaji pokok untuk mengurangi resiko.”

Swani juga berpendapat Perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik telah memiliki pandangan holistik terhadap filosofi penghargaan dan karyawan semakin fokus kepada penghargaan yang meningkatkan pengalaman program yang dapat menghasilkan pengalaman karier yang berharga dan fleksibel, serta program untuk membantu mengelola kesejahteraan fisik, finansial dan emosional karyawan.  []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Mau Berbisnis Tapi Modal Minim, Begini Langkahnya?

Image

Gaya Hidup

Pentingkah Dokter Khusus Spesialis Penerbangan Selama Perjalanan Udara?

Image

Ekonomi

Dolar AS Sedikit Bertenaga karena Positifnya Data Pekerjaan

Image

Ekonomi

CIPS: Produktivitas Pekerja Tantangan Capai Indonesia Emas

Image

News

Airlangga: Biasanya Ini Jadi Barang Gorengan, Apalagi Jelang Pemilu

Image

News

Langkah PSI Soal Tak Dapat Gaji Jika Kinerja DPR Buruk Dapat Sambutan Positif

Image

Ekonomi

Tekan Pengangguran, Pemda Sumsel Bakal Wajibkan Pemanfaatan Tenaga Kerja Lokal

Image

Ekonomi

Tingkat Pengangguran AS Masih Rendah Walau Rekurtmen Tenaga Kerja Terbatas

Image

Gaya Hidup

Kayong Utara Tandatangani Wajib Kerja Dokter Spesialis

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

BTN Fasilitasi KPR Khusus Pembeli Rumah Lelang

PT Bank Tabungan Negara (Persero) kembali berinovasi dengan menyediakan kredit pemilikan rumah (KPR) khusus bagi pembeli rumah hasil lelang.

Image
Ekonomi

Sambut Industri 4.0, Pemerintah Rancang Ekosistem Industri Fesyen

Kemenperin merancang ekosistem bisnis untuk industri fesyen yang menyambungkan rantai suplai industri tersebut.

Image
Ekonomi

Sandiaga Sesumbar Saat Jadi Wagub Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melakukan aktivitas kampanyenya dengan mengunjungi Pasar.

Image
Ekonomi

Technology Improvement, Jurus INALUM Dorong Inovasi Berkelanjutan

Salah satu jurus INALUM dalam berkembang adalah menumbuhkan budaya inovasi melalui Technology Improvement Seminar (TIS).

Image
Ekonomi

Yayasan di Jepang Bantu 300 Single Parent Miliki Rumah Cuma-cuma

yayasan ini telah banyak membantu 300 orang berstatus single parent untuk mendapatkan tempat tinggal.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah dengan PNG, Dosen UI: Yang Penting Kita Punya Menkeu Terbaik!

Dosen Universitas Indonesia (UI), Ronnie Higuchi Rusli menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih rendah dibanding negara-negara lain

Image
Ekonomi

Iran-Korea Utara Perketat Kerjasama Kurangi Dampak Sanksi AS

Iran dan Korut ingin mempererat hubungan sebagai perlawanan efek sanksi kejam Amerika Serikat (AS) terhadap kedua negara.

Image
Ekonomi

Setelah Toyota dan Hyundai, Yamaha Suntik Dana USD150 Juta ke Grab

Yamaha Motor Co. pada Kamis (13/12) setuju untuk menginvestasikan USD150 juta pada Grab.

Image
Ekonomi

Krueng Daroy Jadi Contoh Program Kolaborasi Penataan Kawasan di Banda Aceh

Salah satu contoh penataan kawasan kumuh yang patut ditiru adalah Kawasan Seutui di Banda Aceh.

Image
Ekonomi

Abang Ojol Dapat Mobil Mini Cooper, Berapa Sih Harganya di Indonesia?

Lantas, berapa sih harga satu unit Mini 3 Door yang berhasil didapatkan oleh Dedi?

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Arungi Piala Indonesia, Persib Diarsiteki 2 Pelatih Sekaligus

  2. Rusia dan Suriah Sepakat Singkirkan Dolar AS

  3. Hafiz/Gloria dan Tommy Tersingkir, Indonesia Tanpa Wakil di Semifinal

  4. Heboh! Abang Ojol Beli Mini Cooper Seharga Rp12.000 Saat Harbolnas

  5. Pemerintah Rayu 60 Investor Norwegia Berinvestasi di Indonesia

  6. Penembakan Pegawai Istaka Karya Dilatarbelakangi Masalah Kesejahteraan

  7. Mahfud MD: Mengapa Harus Meributkan Orang yang Ingin Mencitrakan Dirinya Baik?

  8. Polisi Ringkus Residivis Spesialis Bobol ATM yang Kedapatan Gondol Uang Rp200 Juta

  9. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Ditargetkan Hingga 65 persen di Sumatera Utara

  10. Apa Kabar Luis Milla?

Available

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI