image
Login / Sign Up

Sentimen Negatif Eksternal Hajar Rupiah

Prabawati Sriningrum

Image

Teller Bank BNI menghitung pecahan uang kertas seratus ribu rupiah di Gedung BNI Pusat, Jakarta, Senin (23/7/2018) .PT Bank Negara Indonesia (BNI) membukukan laba bersih sebesar Rp 7,44 triliun pada Semester Pertama 2018 atau tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. pertumbuhan tersebut merupakan hasil dari penyaluran kredit Makro dan Mikro. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi (6/12) melemah sebesar 121 poin menjadi Rp14.511 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.390 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, mengatakan bahwa pergerakan mata uang rupiah kembali melanjutkan pelemahan terhadap dolar AS terpengaruh sentimen negatif mengenai perang dagang.

"Sejumlah mata uang di kawasan Asia juga mengalami tekanan terhadap dolar AS," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, relatif terbatasnya sentimen positif dari dalam negeri menambah tekanan mata uang rupiah. Akibatnya rupiah melanjutkan pelemahannya.

Hal senada dikatakan Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih. Menurut dia, nilai tukar rupiah masih akan melemah pada hari ini (6/12) seiring mata uang kuat Asia seperti dolar Hong Kong dan dolar Singapura yang mengalami tekanan terhadap dolar AS.

Ia menambahkan kemungkinan pelemahan rupiah ini juga terkait dengan faktor musiman yaitu meningkatnya permintaan dolar AS untuk kebutuhan akhir tahun seperti pembayaran utang pemerintah dan korporasi repatriasi, dan liburan.

"Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran antara Rp14.400-Rp.14.500 per dolar AS dengan tetap dalam penjagaan Bank Indonesia," katanya. []

baca juga:

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Rusia dan Suriah Sepakat Singkirkan Dolar AS

Image

Ekonomi

China Tangguhkan Tarif Tambahan pada Mobil AS Mulai 1 Januari 2019

Image

Ekonomi

China Beli Kedelai AS untuk Pertama Kali Sejak Perang Dagang Bergulir

Image

Ekonomi

Harga Emas Kena Gencet Penguatan Dolar AS

Image

Ekonomi

Yuan Lebih Perkasa dari Dolar AS

Image

Ekonomi

Dolar AS Sedikit Bertenaga karena Positifnya Data Pekerjaan

Image

Ekonomi

Pasar Obligasi Menanti Asupan dari Rupiah

Image

Ekonomi

Bursa Dunia Masih Cermati Kesepakatan AS-Tiongkok

Image

Ekonomi

Euro Menguat, Rupiah Mulai Terangkat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Chevron Dukung Pelestarian Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

Chevron Indonesia bekerja sama dengan berbagai mitra mendukung sejumlah program perlindungan keanekaragaman hayati hutan.

Image
Ekonomi

Komisi VI DPR Akui Ketidakpuasan Kinerja PTPN

Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso akui ketidakpuasan terhadap kinerja PTPN sebagai salah satu perusahaan pelat merah.

Image
Ekonomi

Jokowi Resmikan KEK Arun Lhokseumawe yang Bakal Serap Investasi Rp51,3 Triliun

Presiden Joko Widodo meminta pengelola KEK Arun Lhokseumawe menarik investor sebanyak-banyaknya.

Image
Ekonomi

IFAD Saluran Dana Untuk Pembangunan Wirausaha Muda Pertanian Indonesia

International Fund for Agricultural Development (IFAD) menyetujui untuk menyalurkan anggaran untuk pertanian RI.

Image
Ekonomi

BTN Fasilitasi KPR Khusus Pembeli Rumah Lelang

PT Bank Tabungan Negara (Persero) kembali berinovasi dengan menyediakan kredit pemilikan rumah (KPR) khusus bagi pembeli rumah hasil lelang.

Image
Ekonomi

Sambut Industri 4.0, Pemerintah Rancang Ekosistem Industri Fesyen

Kemenperin merancang ekosistem bisnis untuk industri fesyen yang menyambungkan rantai suplai industri tersebut.

Image
Ekonomi

Sandiaga Sesumbar Saat Jadi Wagub Mampu Kendalikan Harga Bahan Pokok Jelang Nataru

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno kembali melakukan aktivitas kampanyenya dengan mengunjungi Pasar.

Image
Ekonomi

Technology Improvement, Jurus INALUM Dorong Inovasi Berkelanjutan

Salah satu jurus INALUM dalam berkembang adalah menumbuhkan budaya inovasi melalui Technology Improvement Seminar (TIS).

Image
Ekonomi

Yayasan di Jepang Bantu 300 Single Parent Miliki Rumah Cuma-cuma

yayasan ini telah banyak membantu 300 orang berstatus single parent untuk mendapatkan tempat tinggal.

Image
Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah dengan PNG, Dosen UI: Yang Penting Kita Punya Menkeu Terbaik!

Dosen Universitas Indonesia (UI), Ronnie Higuchi Rusli menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia masih rendah dibanding negara-negara lain

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Arungi Piala Indonesia, Persib Diarsiteki 2 Pelatih Sekaligus

  2. Rusia dan Suriah Sepakat Singkirkan Dolar AS

  3. Heboh! Abang Ojol Beli Mini Cooper Seharga Rp12.000 Saat Harbolnas

  4. Pemerintah Rayu 60 Investor Norwegia Berinvestasi di Indonesia

  5. Penembakan Pegawai Istaka Karya Dilatarbelakangi Masalah Kesejahteraan

  6. Mahfud MD: Mengapa Harus Meributkan Orang yang Ingin Mencitrakan Dirinya Baik?

  7. Polisi Ringkus Residivis Spesialis Bobol ATM yang Kedapatan Gondol Uang Rp200 Juta

  8. Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Ditargetkan Hingga 65 persen di Sumatera Utara

  9. Faizal Assegaf Sebut Lakon Politik Prabowo Semakin Bobrok: Ngaji Aja Gak Bisa!

  10. Komika Ini Posting Video Majikan Nyuruh Pitbull Nyerang Satpam

Available

fokus

Kaleidoskop 2018
Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Available

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI