image
Login / Sign Up

CIPS: Produktivitas Gula Nasional Bergantung Pembenahan Lahan

Rizal Mahmuddhin

Image

Seorang petugas memperlihatkan gula refinasi hasil penyitaan yang akan dimusnahkan di lapangan parkir Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Kamis (28/9). Kemendag melakukan penyitaan gula berbagai merek sebanyak 21,3 ton, dari toko maupun pedagang pasar. Sedangkan daging beku kedaluwarsa yang didatangkan dari Australia sebanyak 47,9 ton. | Sopian

AKURAT.CO Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menyatakan bahwa produktivitas gula nasional sangat tergantung dari pembenahan perkebunan seperti dari tingkat kesuburan tanah, ketersediaan tenaga kerja, sistem irigasi dan penerapan teknologi.

"Berdasarkan data dari Departemen Pertanian AS tahun 2018, produktivitas perkebunan tebu di Indonesia hanya mencapai 68,29 ton per hektar di tahun 2017," kata Kepala Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Hizkia Respatiadi di Jakarta, Rabu(14/11).

Menurut dia, jumlah ini lebih rendah daripada negara-negara penghasil gula lainnya, seperti Brasil yang sebesar 68,94 ton per hektar dan India yang sebesar 70,02 ton per hektar dalam periode yang sama.

Sedangkan dari sisi di luar perkebunan, ujar dia, tingkat rendemen pabrik penggilingan gula di Indonesia hanya mencapai 7,50 persen pada 2017/2018 (berdasarkan data Deptan AS 2017).

"Angka ini lebih rendah daripada di negara-negara tetangga seperti Filipina, Thailand dan Australia yang tingkat rendemennya masing-masing mencapai 9,20 persen, 10,70 persen, dan 14,12 persen," ucapnya.

Selain itu, ujar dia, usia pabrik penggilingan tebu di Indonesia berkontribusi pada rendahnya tingkat rendemen mereka.

Dari 63 pabrik di negara tersebut, lanjutnya, ada sekitar 40 di antaranya berusia lebih dari 100 tahun, dan yang tertua mencapai 184 tahun.

Selain karena usia pabrik penggilingan tebu yang kebanyakan sudah tua, nilai rendemen juga dipengaruhi oleh kualitas tebu, waktu potong yang diperlukan, dan kualitas manajemen mesin pabrik. Peningkatan nilai rendemen dapat dilakukan, salah satunya melalui efisiensi pabrik gula.

"Untuk itu diperlukan upaya nyata untuk merevitalisasi pabrik gula yang ada di Indonesia. Pabrik gula di Indonesia umumnya sudah berusia ratusan tahun karena sudah beroperasi sejak zaman pendudukan Belanda di Indonesia. Selain itu, petani juga butuh ketersediaan benih dan pupuk yang berkualitas baik," ungkapnya.

Ia menegaskan, pemerintah harus membantu para petani dan berbagai pabrik penggilingan gula nasional dalam memperbaiki praktik-praktik budidaya tebu yang mereka lakukan serta melakukan investasi terhadap pengembangan teknologi industri gula Nusantara.

Bantuan yang dimaksud harus disertai dengan target yang jelas dan spesifik karena tanpa adanya hal itu, maka bantuan tersebut dinilai tidak akan memberikan manfaat yang berarti sehingga harga gula akan terus meningkat dan merugikan konsumen.[]

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

News

Parpol di Thailand Ajukan Transgender Jadi Kandidat Perdana Menteri

Image

Ekonomi

Pemilu India, Indonesia dan Thailand Hanya Berdampak 'Netral' pada Perekonomian

Image

Ekonomi

Thailand Targetkan Peningkatan Transaksi hingga 20 Persen dalam Pameran Perdagangan

Image

Ekonomi

Thailand Gelar Pameran Perdagangan Internasional, Ini Syaratnya untuk Ikut Serta

Image

Ekonomi

Thailand Akan Tampilkan Produk Inovasi Manufaktur Terbaru di Pameran Perdagangan

Image

Ekonomi

Thailand Undang Pelaku Bisnis RI ke Pameran Perdagangan Bangkok

Image

Olahraga

Singapura Terbuka 2019

Lin Dan dan Cheng Long Dipastikan Hadir di Singapura Terbuka

Image

News

Jurnalis Filipina Maria Ressa Dibebaskan dari Penjara

Image

News

Fakta-fakta Penangkapan Maria Ressa Pendiri Rappler

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ingin Sukses, Ini yang Harus Ditawarkan Pasangan Calon Soal Isu Lingkungan

Perlu badan penanganan dan pengolahan sampah nasional.

Image
Ekonomi

Bertemu Bukalapak, Jokowi Ingatkan Eratnya Koneksi Bisnis Daring Dengan UMKM

Bukalapak merupakan satu dari empat unicorn di Indonesia selain Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Menyentuh! Begini Komentar dan Harapan Para Milenial untuk Debat Nanti

Milenial menyuarakan keinginannya pada debat capres kali ini. Dan mereka juga menyampaikan harapannya untuk perekonomian ke depannya.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Dagang, Tambah Catatan Prestasi Jokowi

Kesepakatan miliaran dolar mencakup peningkatan akses otomotif, tekstil, kayu, barang elektronik dan obat-obatan Indonesia ke Aussie.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akan Sampaikan Realisasi Data Ekonomi, Lingkungan, Energi dan Pangan

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan menyampaikan realisasi data ekonomi dan lingkungan dalam debat capres Pilpres 2019 kedua.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

BPN: Prabowo Sangat Santai Hadapi Debat Besok

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sangat santai menjelang debat kedua yang akan berlangsung Minggu (17/2/2019).

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Bakal Sampaikan Realisasi dan Data Ekonomi Dalam Debat Kedua

Pasangan capres dan cawapres tampil, maka pada debat kedua hanya mempertemukan capres.

Image
Ekonomi

Jokowi Khawatir Gerakan Uninstall Bukalapak Rugikan UMKM

gerakan unistall bukalapak menurut Jokowi merupakan hal yang akan merugikan para pelaku UMKM.

Image
Ekonomi

Tarif Pesawat Turun Bila Pemerintah Subsidi 50 Persen Harga Avtur

harga tiket pesawat baru akan turun asalkan avtur dapat disubsidi oleh pemerintah.

Image
Ekonomi

Menaker Ingin Masyarakat Manfaatkan Medsos untuk Bisnis Bukan Sebar Hoax

Menaker pelaku usaha ritel dan dan usaha Kecil dan Menengah (UMKM) agar memanfaatkan platform media sosial secara optimal untuk berbisnis.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Jarang Terekspos, 10 Kemesraan Romy Rafael dan Istri yang Harmonis

  2. Cak Imin: Gara-gara Uninstall Saya Jadi Kerepotan

  3. Prabowo Tidak Pamer Salat Jumat, Tengku: Khawatir Massa Histeris Ingin Menyalami

  4. CEO Persija: Perempuan yang Dilecehkan Simic dari Indonesia

  5. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  6. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  7. Ada yang Baru di Kota Tua

  8. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  9. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  10. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Image
Cosmas Kopong Beda

The Blues (Harus) Bersabar dengan Kerja Maurizio Sarri

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"