image
Login / Sign Up

Berikut 4 Serba-Serbi IMF-WB 2018

Andi Syafriadi

IMF-WB Annual Meeting

Image

Anggota satuan pengamanan berjaga di sekitar kawasan yang akan menjadi tempat berlangsungnya pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, Senin (1/10/2018). Pertemuan tingkat dunia yang akan digelar 8-14 Oktober 2018 tersebut akan dihadiri lebih dari 19 ribu peserta dari 189 negara. | ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

AKURAT.CO Tak terasa Annual Meeting IMF-WB 2018 yang diggelar di Bali sudah memasuki tahap terakhir, dimana segala Diskusi hingga Pencapaian sudah di dapatkan Indonesia.

Diketahui menurut pencatatan terakhir sekitar 36.000 lebih delegasi maupun para tamu hadir di dalam Acara Akbar Tahunan IMF-WBG di Bali.

Berikut beberapa Serba-Serbi IMF-WB yang sudah kami Rangkum :

baca juga:

1. Banyak Tokoh hingga para Organisasi Internasional hadir dalam Pertemuan Annual Meeting IMF-WB 2018 di Nusa Dua, Bali.

Christine Lagarde. AKURAT.CO/Denny Iswanto

Christine Lagarde selaku Bos/Direktur Pelaksana IMF (Dana Moneter Internasional) hadir dalam acara pertemuan IMF-WB yang sudah diselenggarakan pada tanggal 8 hingga 14 Oktober  di Nusa Dua, Bali.

Berbicara mengenai Perheletan Acara IMF-WB  tak akan lengkap jika tak menyebutkan sang Presiden World Bank, Jim Young-kim.

Sang Gubernur Bank Sentral asal Amerika Serikat yang didirikan pada tahun 1913 ini, Jarome Hayden Powell datang dalam IMF-WB AM 2018.

Tak hanya The Fed, Sang Gubernur untuk Bank Sentral Uni Eropa, Mario DraghiHaruhiko Kuroda selaku Gubernur dari Bank Sentral Jepang dilaporkan ikut memeriahkan acara AM IMF-WB 2018 ini

Dilaporkan juga bahwa sang pebisnis perusahaan E-Commerce Alibaba Group, sang Jack Ma dan Pendiri Microsoft, Bill Gates dan para tokoh terkenal dikabarkan ikut memeriahkan juga IMF-WB 2018 ini.

2. Banyak Ucapan Belasungkawa hingga bantuan dari berbagai Negara, untuk Bencana alam.

Gempa dan Tsunami Palu. AKURAT.CO/Sopian

Gempa besar beruntun dengan kekuatan 5 SR hingga 7,4 SR mengguncang Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat (29/9) lalu.

Dimana melalui gempa yang melanda Palu dan Donggala dilaporkan membuat banyak bangunan rusak, dikabarkan sejumlah retakan juga muncul di jalan-jalan raya dua daerah tersebut. melalui pencatatan terakhir pada tanggal 9 Oktober lalu sejauh ini, korban tewas paling banyak ditemukan di Palu yang mencapai 1.601 orang, sedangkan di Donggala sekitar 171 orang dan Sigi sekitar 222 orang. Sedangkan korban hilang hingga kini mencapai 671 orang.

menurut Sutopo Purwo Nugroho selaku Juru Bicara BNPB pada hari Senin (8/10) lalu mengatakan, bahwa Tim SAR Basarnas menemukan sekitar 46 jenazah lagi. Sehingga total jumlah korban yang ditemukan Tim SAR adalah 864 orang. Sementara temuan korban dari relawan dan masyarakat sebanyak 1.232 orang.

Melalui Bencana Yang menimpa Palu dan Donggala menjadi bahan perhatian bagi para negara-negara hingga Organisasi Internasional seperti halnya, Ucapan Bela sungkawa dari Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, PM Singapura, Lee Hsien Loong, Presiden Singapura, Halimah Yacob, Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, serta Sekretaris Jenderal ASEAN, Lim Jock Hoi, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

Menurut menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan, Wiranto pada tanggal (2/10) lalu menyebut ada sekitar 18 negara yang telah menyatakan tawaran bantuan.

"Kita kumpulkan kemarin sore para dubes, hal apa yang dibutuhkan ktia sampaikan yang dibutuhkan, seperti pesawat angkut udara, water treatment pemurnian air, tenda, fogging, alat untuk melakukan neralisasi dari kemungkinan mayat yang terlambat dikubur jadi menimbulkan penyakit," ungkapnya usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa (2/10/2018).

Melalui bala bantuan tersebut, Wiranto menyebut ada 10 pesawat udara C130 yang telah diperbantukan ke Angkatan Udara sehingga bisa mempermudah masuk barang bantuan, baik dari Jakarta, Balikpapan maupun Makassar.

Berikut adalah daftar bantuan negara-negara sahabat yaitu, Water treatment yang berasal dari negara Jepang, Swiss, Asian Humanitarian Assistance, Tenda dari Jepang, India, Genset dari Jepang, ASEAN, Qatar dan India, Pesawat dari negara India dan ASEAN, Rumah sakit lapangan serta petugas medis dan perlengkapan dari Jepang, ASEAN dan India.

Selain itu, Wiranto mengatakan banyak negara yang juga menyumbangkan dana untuk penanggulangan dampak bencana. Ia berjanji Pemerintah akan mempertanggung jawabkan dengan baik penggunaan dana tersebut.

Lalu disaat pergelaran IMF-WB 2018, Singapura telah mengerahkan dua pesawat militernya untuk membantu mengantarkan pasokan kemanusiaan dan berbagai perlengkapan lain yang dibutuhkan. Dua pesawat militer Singapura itu juga membantu Indonesia dalam upaya pemulihan pascabencana, termasuk dalam upaya evakuasi korban dari area-area terdampak.

Tak hanya Singapura, Thailand dikabarkan ikut memberikan bantuan kepada para bencana Gempa dan Tsunami yang menimpa Sulteng.

[ada saat sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia 2018 di Bali, Bank Sentral Thailang (Bank of Thailand- BoT) menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam di Indonesia.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Veerathai Santiprabhob kepada Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

"Bantuan tersebut merupakan sumbangan yang dikumpulkan dari pegawai BoT, sebagai bentuk simpati atas musibah yang dialami masyarakat Indonesia," ujar Perry di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10).

Tak hanya dari Negara Tetangga, Organisasi Internasional, IMF melalui Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Christine Lagarde menyatakan bahwa ia akan memberikan Rp. 2 Miliar dimana dana tersebut akan dialokasikan untuk Lombok dan Sulawesi Tengah.

3. Produk UKM Indonesia menjadi Bahan Perhatian bagi para Delegasi IMF-WB 2018.

Pameran Kekayaan Budaya Indonesia pada IMF-WB Annu. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Event tahunan IMF-WB yang digelar di Nusa Dua, Bali mulai tanggal 8 Oktober 2018 hingga 14 Oktober mendatang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan dalam memasyarkatkan Usaha Mikro kecil Menengah (UMKM) dari berbagai daerah. Sebab pada dasarnya UMKM memilki kualitas kelas dunia.

Melalui Pameran Indonesia Pavilion dinilai memiliki peluang investasi besar senilai USD42,2 miliar bagi sejumlah investor yang turut menghadiri Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group di Nusa Dua, Bali.

Menurut Deputi Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementrian BUMN Aloysius Kiik Ro melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (12/10) menyebutkan bahwa peluang investasi itu berasal dari 80 proyek yang sedang dikembangkan di Tanah Air dengan anggaran total biaya proyek dari berbagai sektor itu tercatat mencapai USD86,1 miliar.

Diketahui melalui Pavilion Indonesia Ternyata Sektor UKM Indonesia Menjadi Bahan Perhatian bagi para Delegasi seperti halnya, Tenun Songket Pandai Sikek asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Diketahui bahwa kain songket Pandai Sikek dari Nagari Pandai Sikek merupakan salah satu daya tarik kerajinan Indonesia yang dipamerkan di Paviliun Indonesia dimana lamanya waktu pengerjaan selembar kain songket itu, tergantung pada kerumitan motif dan ukuran kain.

Tak hanya Kain Sikek, Bank Indonesia (BI) mempromosikan mutiara dan kain tenun gedogan Desa Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Baratdi pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia di Bali.

Lukisan Telur dan pernak-pernik seperti patung menjadi bahan perhatian bagi para delegasi dimana hasil seni tersebut berasal dari Gianyar, daerah tersebut dikenal sebagai sentra khas kerajinan asli Bali, ada banyak hasil karya putra-putri Gianyar yang cukup di kenal mulai dari, kaos joger, lukisan telur, patung hingga pernak-pernik lainnya.

Beralih ke NTT, Hasil karya kain tenun khas NTT dilaporkan juga menjadi primadona bagi para delegasi di Bali, bagaimana tidak semua bahan bakunya dibuat secara tradisional dan dengan bahan baku alami pewarnaannya pun dibikin sealami mungkin yaitu dengan mengunakan pewarna dari kunyit dan pasta daun nila, dan juga ada dua motif dengan dua filosofi yang berbeda, kain tenun dengan motif kuda simbol.

Dan juga motif lainya Dala Mawarani yang memiliki makna simbol keutuhan keluarga.

Beralih kepada Batik, Pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dari Kabupaten Rembang, Jawa Tengah mengenalkan batik tulis Lasem kepada delegasi pertemuan tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Paviliun Indonesia, Menjadi primadona bagi para delegasi disebutkan bahwa Desain yang menarik dengan pola bunga-bunga, pewarnaan alami serta pengerjaan yang memakan waktu tidak sedikit, membuat harga satu lembar kain batik berukuran sekitar 2 meter tersebut mencapai kisaran Rp1,5 juta.

4. Dari Thanos hingga Game Of Thrones.

Game Of Thrones.

Pasti Ingat dong ketika Jokowi menyebut Ekonomi Global seperti Thanos, karena menurut Thanos, populasi semesta harus dikurangi hingga setengahnya karena kepadatan penduduk dianggap tak sebanding dengan sumber daya yang tersedia.

Nah melalui Obsesi Thanos ini pun menarik perhatian Presiden Joko Widodo, dimana Jokowi menyinggung kondisi perekonomian dunia saat ini dengan obsesi Thanos.

Diketahui Analogi Thanos dalam penjabaran perekonomian dunia oleh Jokowi dibeberkan dalam pertemuan sejumlah pemimpin di acara World Economic Forum ASEAN di Hanoi, Vietnam.

Jokowi mengaku tak sependapat dengan gagasan Thanos karena pada kenyataannya sumber daya untuk manusia itu tidak terbatas.

Menurut Jokowi, perkembangan teknologi telah meningkatkan efisiensi dan memberikan kemampuan sumber daya yang lebih dari sebelumnya. Dalam hal perekonomian, Jokowi menambahkan, dalam 12 tahun terakhir, televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah telah digantikan oleh smartphone dan tablet sehingga lebih efisien dalam hal berat dan volume fisik.

Jokowi mengambil contoh lain, seperti pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang mulai digantikan oleh panel surya.

Dua hal ini juga lebih efisien dalam berat dan volume fisik, dimana struktur batubara dengan bentuk besar dan berat telah berganti oleh panel surya yang berbentuk tipis dan ringan.

Jokowi menegaskan, kini saatnya meingkatkan ekonomi yang didorong dari sumber daya manusia tidak terbatas, bukan hanya sumber daya alam.

Pernyataan mengenai Thanos belum pudar, Baru-baru ini Jokowi dalal pidatonya membuat geger kembali, dimana ia menyebut Tatanan Ekonomi Global saat ini seperti Game Of Thrones.

dalam pidatonya di depan para delegasi IMF-WB 2018, Jokowi menyatakan bahwa;

"Dalam beberapa dekade terakhir ini, negara ekonomi maju telah mendorong kami, negara ekonomi berkembang, untuk “membuka diri”, dan ikut dalam Perdagangan Bebas dan Keuangan Terbuka. Globalisasi dan keterbukaan ekonomi internasional ini telah memberikan banyak sekali keuntungan, baik bagi negara maju maupun negara berkembang. Berkat kepeduliaan dan bantuan negara ekonomi maju, kami negara-negara berkembang mampu memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi dunia, Namun, akhir-akhir ini, hubungan antar-negara-negara ekonomi maju semakin lama semakin terlihat seperti 'Game of Thrones'.

"Dalam serial “Game of Thrones”, sejumlah houses, Great Families bertarung hebat antara satu sama lain, untuk mengambil alih kendali “the Iron Throne”. “Mother of Dragons” menggambarkan siklus kehidupan. Perebutan kekuasaan antar-para “Great Houses” itu bagaikan sebuah roda besar yang berputar. Seiring perputaran roda, satu Great House tengah Berjaya, sementara House yang lain menghadapi kesulitan, dan setelahnya, House yang lain Berjaya, dengan menjatuhkan House yang lain.

Namun, yang mereka lupa, tatkala para Great Houses sibuk bertarung satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman besar dari Utara. Seorang Evil Winter, yang ingin merusak dan menyelimuti seluruh dunia dengan es dan kehancuran.

Dengan adanya kekhawatiran ancaman Evil Winter tersebut, akhirnya mereka sadar: tidak penting siapa yang duduk di “Iron Throne”. Yang penting adalah kekuatan bersama untuk mengalahkan Evil Winter agar bencana global tidak terjadi. Agar dunia tidak berubah menjadi tanah tandus yang porak poranda, yang menyengsarakan kita semua.

melalui Pidato Yang dikeluarkan oleh Jokowi tersebut sontak membuat para Delegasi standing Applause dan berdecak kagum atas analogi yang diberikan oleh Jokowi.

Bahkan dikabarkan Hastag #GameOfThrones, #JokowiLagi, #WinterHasComing menjadi bahan urutan 5 besar dalam pencarian di Twitter. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Kebijakan Beri Diskon Tarif Listrik Dongrak Daya Beli Masyarakat

Image

News

Ani Yudhoyono Masih Sakit, Apakah SBY Masih Tetap Aktif Kampanyekan Prabowo?

Image

News

Boediono Jenguk Ani Yudhoyono: We All Love Her

Image

News

Divonis Kanker Darah, Ani Yudhoyono: I Can Fight this Cancer

Image

News

Warga Kashmir di India Hadapi Gelombang Kebencian dan Pengusiran

Image

News

Kereta Cepat India Alami Tabrakan pada Perjalanan Perdana

Image

News

Mantan Komisioner KPU: TKI Jangan Golput, Ayo Kita Awasi Pemilu

Image

Gaya Hidup

Shishi-Iwa, Penginapan Berkonsep Alam dalam Hutan di Jepang

Image

Ekonomi

Bertemu Bukalapak, Jokowi Ingatkan Eratnya Koneksi Bisnis Daring Dengan UMKM

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Nilai Indonesia Belum Bela Hak-hak Para Petani

Prabowo Subianto menegaskan bahwa saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa membela hak-hak petani

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo: Maraknya Perdagangan Daring, Larikan Uang RI ke Luar Negeri

Ada Rp11.400 triliun uang Indonesia di luar negeri. Sedangkan di seluruh bank di Indonesia uangnya hanya Rp5.485 triliun.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Nilai Petani Tidak Butuh Industri 4.0, Jokowi: Bapak Tak Optimis

Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto mengatakan Petani saat ini belum butuh Industri 4.0

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Janji Sumber-sumber Ekonomi RI Tidak Mengalir ke Luar Negeri

Kita akan mengamankan semua sumber-sumber ekonomi Indonesia dan menjaga pundi-pundi bangsa Indonesia.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Singgung B20, Jokowi Klaim Sudah Ingin Menuju B100

Produksi B20 sudah sebanyak 98 persen, artinya B20 sudah rampung.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo Nilai Bagi-bagi Sertifikat Lahan Kurang Tepat

Pembagian sertifikat oleh pemerintah Joko Widodo, menarik dan populer untuk satu sampai 2 generasi, menurut Prabowo.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo: Banyak Masalah Utang untuk Membangun Infrastruktur

Prabowo melihat bahwa masalah 'cost of money', banyak utang komersial untuk membangun infrastruktur yang menyebabkan inefisiensi.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Tegaskan Tol Laut Masa Depan Ekonomi Indonesia

Jokowi : tol laut masa depan ekonomi Indonesia, sehingga infrastruktur yang berkaitan dengan tol laut dibenahi besar-besaran.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Sesumbar Produk Petani Segera Masuk Market Place

Presiden Jokowi sesumbar ke depan pemerintah akan mulai memperkenalkan produk pertanian akan ada di market place.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Prabowo: Tolak Ukur Keberhasilan Negara Bila Mampu Memenuhi Pangan

Tolak ukur keberhasilan suatu negara apabila mampu memenuhi pangan untuk rakyat

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Arus Lalu Lintas Macet di Monas Disebabkan Umat Islam yang Gelar Doa Bersama Bubarkan Diri

  2. Debat Capres ke-2, Isu Lingkungan Akan Tenggelam, Kalah Pamor dengan Energi dan Pangan

  3. Minggu Dini Hari Jabodetabek Diguyur Hujan Lebat Hingga Pukul 02.00 WIB

  4. BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport, Sudirman: Itu Lebay

  5. Dibantai Sembilan Gol Tanpa Balas, Pelatih Perseru Enggan Salahkan Pemain

  6. Tommy Tjokro Sebut Jokowi dan Prabowo Akan Debat Terbuka Tanpa Pembatasan Waktu

  7. Kiai Sarang Buat Buku dengan Judul "Memilih Ir Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin Perspektif Fikih”

  8. Meski Penalti Messi Gagal, Barcelona Tetap Petik Kemenangan

  9. Fadli Zon Minta Maaf pada Mbah Moen, Teddy: Fadli Nyalinya Minus, Diancam PBNU, Baru Dia Minta Maaf

  10. Jakarta Siaga 3, Sejumlah Wilayah Tergenang Banjir

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"