image
Login / Sign Up

Angelique Brunner, Pengusaha Real Estate Wanita Berkulit Hitam Kebanggaan AS

Anggi Dwifiani

Image

Angelique Brunner pengusaha wanita revitalisasi pemukiman Washington D.C | newsoneplace.com

AKURAT.CO Ketika terjadi kerusuhan Martin Luther King pada 1968, Washington D.C. kehilangan toko, jasa, dan bahkan gedung-gedung terbakar.

Ketika itu, pemerintah setempat justru menjual rumah yang telah lama tidak dihuni kepada pengembang perumahan agar dapat memiliki uang untuk membangun kembali.

Angelique Brunner, pengusaha wanita berkulit hitam ini, dulunya satu-satunya wanita Afrika Amerika di Atlanta yang membangun perumahan. Sekarang, ia menjalankan perusahaan investasi perumahan senilai USD500 juta yang merevitalisasi D.C.

baca juga:

Dan dia membuat perbedaan, membawa pekerjaan, rumah, dan bisnis baru ke jalanan yang dulu rusuh.

Pada awalnya Brunner prihatin pada D.C. dengan pengalaman dalam kebijakan publik dari perusahaan Brown dan Princeton, ia mulai mempelajari modal ventura dan kemudian pengembangan real estat.

“Umat awam mungkin menganggap bahwa daerah perkotaan ini berusaha mendapatkan dolar untuk pembangunan karena tidak ada yang ingin membangun di sana. Namun, setelah belajar real-estate pada akhir 1990-an dan awal 2000-an, saya benar-benar mengeksekusi dan tidak perlu memikirkan pembiayaan,” katanya yang dilansir oleh Fast Company(29/9).

Pada saat inilah ia menjadi dekat dengan Program Investor Imigran EB-5 dan melihat peluang dolar untuk pembangunan dalam lingkungan yang tidak ingin disentuh orang lain. Jadi ia mendirikan EB5 Capital ketika sulitnya biaya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek perkotaan, dan bekas luka dari kerusuhan masih tinggi.

“Saya merasa termotivasi untuk mengatasi ini, itulah mengapa proyek kedua saya adalah toko kelontong di 7th Street di Northwest D.C. yang juga memiliki komponen perumahan kelas atas yang terjangkau,” katanya.

Sejak itu, Brunner telah membantu menghubungkan investor asing dengan beberapa pengembang D.C. besar, termasuk Pasar Kota di O Street, membawa kehidupan perumahan dan komersial baru.

Misi EB5 Capital ada dua: Membangun kembali permukiman ibu kota dan membawa pekerjaan baru kepada orang-orang yang sangat membutuhkannya.

Penciptaan lapangan kerja adalah inti dari program, yang didirikan pada tahun 1990 dan dikelola oleh Kewarganegaraan dan Layanan Imigrasi AS (USCIS). USCIS juga menawarkan investor asing untuk memiliki green card atau kewarganegaraan AS.

“Anda benar-benar dapat memperoleh keuntungan finansial di lingkungan yang tidak perlu mengubah struktur lingkungan pada awalnya. Bagi saya, satu-satunya cara untuk mengatasi penambahan peluang ekonomi adalah dengan sadar menciptakan lingkungan adaptif,” katanya.

“Kami bukan berada di kota manufaktur. Kami bukan berada di tempat di mana kami dapat dengan mudah menyerap populasi pekerja yang tidak terdidik. Kami berjuang dengan itu, jadi kami harus membawa ritel, ”katanya.

Sebagai presiden EB5 Capital, yang ia dirikan satu dekade lalu, Brunner sekarang menjadi salah satu kekuatan pendorong dalam revitalisasi D.C.

EB5 Capital sekarang bernilai USD500 juta dan memiliki 35 karyawan dengan 12 kebangsaan yang berbicara 16 bahasa berbeda, dan telah mengunjungi lebih dari 90 negara. Portofolio perusahaan juga meluas ke kota-kota seperti L.A., New York, dan Nashville. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

News

Pergub Soal Pengelolaan Rusun Digugat, Anies Tetap Selow

Image

News

Terapkan Pergub 132, Dinas Perumahan Selesaikan Dualisme Kepengurusan di Apartemen Puri Imperium

Image

Ekonomi

BTN Optimis Perkecil Backlog Perumahan

Image

Ekonomi

Sarinah Gandeng WIKA dan PP Kembangkan Kawasan Komplek Komersial

Image

Ekonomi

Riau Akan Bangun 2.000 Unit Rumah Sehat Layak Huni Tahun Ini

Image

Ekonomi

PUPR Naikkan Target Program Satu Juta Rumah Jadi 1,25 Juta Unit

Image

Ekonomi

Pemerintah Sudah Bangun 1.070 Unit Rumah Khusus di Sulbar

Image

Ekonomi

2019, PP Targetkan Raih Kontrak Baru Senilai Rp50,3 Triliun

Image

Ekonomi

PP Optimis Pembangunan Infrastruktur Tetap Berjalan di Tahun Politik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Janji Sandiaga Selesaikan Masalah BPJS Kesehatan dalam 200 Hari, Mustahil!

Timboel Siregar mengatakan tidak mungkin janji Sandiaga dapat menyelesaikan masalah defisit BPJS yang memiliki masalah yang kompleks.

Image
Ekonomi

Pemerintah Cairkan Rp2,66 Triliun Untuk Rapel Kenaikan Gaji PNS

Pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April 2019 untuk membayar rapel kenaikan gaji PNS periode Januari-April 2019.

Image
Ekonomi

KKP Lepasliarkan Dugong di Sorong Papua Barat

Pelepasliaran 1 ekor dugong berukuran panjang 51 cm dan lingkar badan 32 cm dilakukan untuk melindungi spesies yang sudah terancam punah.

Image
Ekonomi

BKPM Ajak Investor India Kembangkan Bisnis di Luar Pulau Jawa

BKPM mengajak berbagai investor dari India untuk tidak hanya memusatkan diri berinvestasi di Pulau Jawa.

Image
Ekonomi

Pengen Hemat Saat Menganggur, Lakukan 5 Hal Ini

Karena uang tabungan kita pasti terus menyusut selama belum ada pemasukkan dari penantian pekerjaan yang dilamar.

Image
Ekonomi

Jateng Siapkan Asuransi Bagi Petani Gagal Panen Karena Banjir

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan asuransi dan pemberian bibit secara gratis kepada para petani yang mengalami gagal panen.

Image
Ekonomi

Capai Kesepakatan, IMF Kucurkan Dana USD10,87 Miliar ke Argentina

Dana Moneter Internasional IMF telah mencapai kesepakatan tingkat staf dengan Argentina atas tinjauan ketiganya tentang kemajuan ekonominya.

Image
Ekonomi

Selain Fokus Beri Sanksi ke Venezuela, AS Perhatikan Juga Gejolak Perbatasan

Militer AS memusatkan perhatian pada penguatan pemberontak Kolombia di kedua sisi perbatasan Venezuela.

Image
Ekonomi

Pemerintah Catat Defisit APBN Hingga Februari 2019 Sentuh Rp54,6 Triliun

Defisit ini menunjukkan peningkatan dibandingkan defisit fiskal periode sama di 2018 yang sebesar Rp48,3 triliun.

Image
Ekonomi

Misbakhun Pastikan RUU Pertembakauan Dibahas Lagi Usai Pemilu

Memperjuangkan RUU Pertembakauan merupakan ikhtiarnya membela kepentingan petani tembakau.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Sandiaga Sindir Cawapres Petahana Soal Pengangguran hingga Program Ok Oce yang Gagal Ditawarkan Lagi

  2. Irwandi: Saya Tidak Lari dari Penjara, Tapi Penjara Lari dari Saya

  3. Pengamat Pajak: KTP dan NPWP Jika Dikawinkan Akan Sangat Dahsyat

  4. Mulai Berlatih di Hanoi Hari Ini, Bagaimana Kekuatan Garuda Muda?

  5. Makan Sedikit Tapi Kok Tambah Gemuk? Begini Penjelasannya

  6. Jadi Indro Warkop, 10 Pesona Randy Danistha yang Memukau

  7. Pengamat Kebijakan Publik Sebut Praktik Korupsi Romy Sangat Tradisional

  8. Denny Siregar: OK OCE Sandi seperti Konsep Khilafah

  9. Survei Policawave: Ma'ruf Amin Menang Mutlak dari Sandiaga

  10. Empat Fakta Pernyataan Sandi yang Disorot hingga Fadli Zon Diperiksa Bawaslu DKI

Available

fokus

Kisah Juru Pijat Tunanetra
Teror Masjid Selandia Baru
Di Balik Pakaian Bekas Impor
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Cawapres: Perang Kartu Sakti

Image
Ujang Komarudin

Menanti Kejutan di Debat Ketiga

Image
Hendra Mujiraharja

Perez Memalingkan Muka dari Mourinho untuk Zidane

Image
Hervin Saputra

Seberapa Kuat "Tradisi Indonesia" di All England?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Sepeda Listrik Jadi Polemik, Migo Beri Jawaban!

Image
Gaya Hidup

Chief Company Barbershop

Jatuh Bangun Chief Barbershop di Tangan Fatsi Anzani dan Oky Andries

Image
Hiburan

Dik Doang: Aku Sedang Berjalan di Kesunyian

Sosok

Image
News

7 Potret Seru Kahiyang Ayu Bercengkerama dengan Buah Hati

Image
News

8 Gaya Kampanye Bertrand Antolin, dari Sosialisasi Pemilu sampai Bancakan

Image
News

5 Fakta Menarik Perjalanan Karier Dede Yusuf, dari Atlet hingga Politisi