image
Login / Sign Up

Wasekjen Demokrat Lempar Skandal Century yang Seret SBY ke Sri Mulyani

Sunarimo Darmaji

Image

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam rapat tertutup terkait revisi UU Ormas di DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta, Senin (30/10). Dewan Pengurus Pusat Partai Demokrat bersama anggota Fraksi Demokrat di DPR membahas mengenai Undang-undang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang telah disahkan oleh DPR beberapa waktu lalu, Partai Demokrat bersikap menerima UU Ormas tersebut tetapi dengan beberapa catatan atau revisi yang akan diberikan kepada pemerintah dan DPR melalui fraksi Demokrat. Namun, dia mendukung pemberian sanksi kepada ormas yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Hasil-hasil investigasi terkait kasus Bank Century yang dimuat oleh laman berita Asia Sentinel pada Senin (11/9) lalu tengah menghebohkan segenap pejabat publik Tanah Air.

Asia Sentinel menyebutkan bahwa peristiwa itu sebagai “pencurian kleptokratis terbesar dalam sejarah Indonesia”. Dalam hasil investigasinya, terungkap adanya dugaan konspirasi pencurian uang negara.

Artikel yang ditulis langsung oleh pendiri Asia Sentinel, John Berthelsen, menyebutkan bahwa sebanyak 30 pejabat diduga terseret dalam skema pencurian akbar tersebut, termasuk Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

baca juga:

Pihak Partai Demokrat melalui Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Ferdinand Hutahaean, Demokrat menyatakan bahwa semua yang dituliskan di situ tidak lebih dari sebuah halusinasi yang buruk.

"Mengarang sebuah cerita dengan kisah-kisah fiktif yang diolah seolah kebenaran," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Rabu (12/9).

Menyoal laporan tersebut, Ferdinand mengatakan tidak ada satupun kaitan Bank Century dengan SBY, Demokrat maupun kader Demokrat.

Pun demikian, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Rachland Nashidik melalui linimasa twitternya @RachlanNashidik yang terpantau AKURAT.CO pada Jumat (14/9) menuliskan, Demokrat akan menggugat Asia Sentinel dan John Berthelsen atas laporannya yang fantastis, sepenuhnya bohong, dan keluar di tahun politik ini. Kami juga akan mengadukan ke muka hukum semua pihak yang mendalangi, mengamini dan menyebarkan laporan bohong itu, cuitnya.

Rachland juga mempertanyakan kredibelitas media di Hongkong dengan memberitakan apa yang ditulis Blog Asia Sentinel yang tengah menghebohkan Tanah Air akhir-akhir ini.

Ia pun juga menambahkan dalam cuitannya, Kasus Century sudah diselidiki Pansus DPR. Hasilnya sudah diserahkan pada KPK. Sejumlah nama sudah dipidana. Sepanjang penyelidikan Pansus, juga dalam langkah hukum KPK, tak sekalipun nama Pak SBY dan Demokrat disebut dalam seluruh dokumen. Tak percaya? Tanya Ibu Sri Mulyani.

Saat menghadiri dan ditemui oleh awak media pada seminar nasional tentang Peran Serta Dunia Usaha dalam Membangun Sistem Perpajakan dan Moneter yang Adil, Transparan dan Akuntabel, di Grand Ballroom Hotel Kempinski pada hari ini, Jumat (14/9), dan ketika dimintai tanggapan perihal kasus Bank Century yang tengah merebak oleh awak media, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak bertutur sepatah pun kata. Bahkan, ia hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Era SBY, Inflasinya Jauh Lebih Tinggi daripada Pertumbuhan Ekonomi

Image

Ekonomi

Sederhanakan Ekspor, Menkeu Yakin Eksportir Mampu Hemat Rp314,4 Miliar per Tahun

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Akan Setarakan PPN Avtur dengan Negara-negara Lain

Image

News

Moeldoko: Kami Berdoa Penyakit Bu Ani Segera Diangkat Yang Maha Kuasa

Image

News

Doa Kader Demokrat: Yaa Allah Tuhanku, Hilangkanlah Penyakit Bunda Kami Ibu Ani Yudhoyono

Image

News

Kesepakatan Keamanan Perbatasan Tercapai, Shutdown Kedua AS Dapat Dicegah

Image

Ekonomi

Jika Bocor Rp500 Triliun, Mengapa Gerindra Tiap Tahun Turut Sahkan APBN?

Image

Ekonomi

Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Saling Serang Janji Pertumbuhan Ekonomi dan Utang, Jokowi Vs SBY

Image

News

Sekwan DPRD DKI Jakarta Proses SK Pencopotan Ferrial Sofyan

komentar

Image

1 komentar

Image
Yudi Pranata

Usut Tuntasssss!

terkini

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Beda Cara Cawapres Ajak Milenial Kembangkan Perekonomian

Beda cara Cawapres yang memberikan semangat untuk generasi Milenial agar bisa mengembangkan perekonomian.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Indef Uraikan Isu Strategis Pangan, Energi, dan Infrastruktur yang Wajib Capres Soroti

Berikur adalah beberapa agenda strategis yang ditawarkan oleh Indef untuk pangan, infrastruktur, dan energi

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jelang Debat, Infrastruktur Pertanian Jangan Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Ekonom sarankan kedua capres agar tidak melaksanakan pembangunan infrastruktur pertanian hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ekonom Sarankan Capres Berkomitmen Sebar Pembangunan Infrastruktur Ke Pedesaan

Ekonom sarankan kedua capres berkomitmen menyebar pembangunan infrastruktur khusunya pertanian ke daerah-daerah pedesaan.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ingin Sukses, Ini yang Harus Ditawarkan Pasangan Calon Soal Isu Lingkungan

Perlu badan penanganan dan pengolahan sampah nasional.

Image
Ekonomi

Bertemu Bukalapak, Jokowi Ingatkan Eratnya Koneksi Bisnis Daring Dengan UMKM

Bukalapak merupakan satu dari empat unicorn di Indonesia selain Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Menyentuh! Begini Komentar dan Harapan Para Milenial untuk Debat Nanti

Milenial menyuarakan keinginannya pada debat capres kali ini. Dan mereka juga menyampaikan harapannya untuk perekonomian ke depannya.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Dagang, Tambah Catatan Prestasi Jokowi

Kesepakatan miliaran dolar mencakup peningkatan akses otomotif, tekstil, kayu, barang elektronik dan obat-obatan Indonesia ke Aussie.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akan Sampaikan Realisasi Data Ekonomi, Lingkungan, Energi dan Pangan

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan menyampaikan realisasi data ekonomi dan lingkungan dalam debat capres Pilpres 2019 kedua.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

BPN: Prabowo Sangat Santai Hadapi Debat Besok

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sangat santai menjelang debat kedua yang akan berlangsung Minggu (17/2/2019).

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  2. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  3. Ada yang Baru di Kota Tua

  4. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  5. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  6. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  7. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  8. SBY: Kami Enggak Sangka Itu Kanker

  9. Polemik Tweet CEO Bukalapak, Jack Boyd Lapian: Beda Pendapat dan Kritik Itu Hal yang Wajar

  10. Satgas Temukan Aliran Dana Ratusan Juta di Kediaman Joko Driyono

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"