image
Login / Sign Up

Kementerian PUPR Pastikan Pembangunan Infrastruktur Responsif Gender

Rizal Mahmuddhin

Image

Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Lana Winayanti | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta memastikan seluruh pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh kementerian di seluruh wilayah Indonesia sudah responsif gender.

"Sejak dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan, semuanya sudah responsif gender," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Lana Winayanti dalam salah satu sesi diskusi Sidang Umum ke-35 International Council of Women (ICW) dan Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia di Yogyakarta, Kamis.

Sejumlah contoh pembangunan infrastruktur yang responsif gender di antaranya, pembangunan irigasi tidak hanya memerhatikan faktor teknis, tetapi juga harus bisa diterima dan dimanfaatkan secara maksimal oleh semua kelompok masyarakat.

 Begitu pula saat membangun jalan harus dilengkapi dengan berbagai fasilitas sehingga jalan yang dibangun bisa diakses oleh seluruh pihak dan menjamin rasa aman bagi penggunanya.

 "Atau saat membangun gedung. Harus memerhatikan kebutuhan perempuan dan laki-laki termasuk warga berkebutuhan khusus. Fasilitas yang ada harus lengkap sehingga gedung tersebut bisa dinikmati oleh semua pihak," katanya.

 Begitu juga saat membangun trotoar seperti di sekitar Gelora Bung Karno yang sudah dilengkapi dengan fasilitas untuk penyandang disabilitas sehingga trotoar yang dibangun bisa diakses oleh seluruh pihak.

Lana meyakini, pembangunan infrastruktur yang responsif gender akan mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pada akhirnya terwujud masyarakat yang sejahtera.

Konsep pembangunan infrastruktur yang responsif gender tersebut, lanjut dia, juga diterapkan saat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan pembangunan infrastruktur di daerah tertinggal, terdepan dan terluar.

Sejumlah kegiatan pembangunan di daerah terluar yang dilakukan di antaranya, membangun pos lintas batas dengan arsitektur khas Indonesia untuk mengangkat harkat dan martabat Indonesia di mata negara lain.

 Kementerian PUPR juga memiliki program membangun satu juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau membangun rumah susun untuk warga di perkotaan.

"Atas program pembangunan infrastruktur yang responsif gender tersebut, Kementerian PUPR bahkan memperoleh penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sehingga ditunjuk menjadi mentor," katanya.

Sementara itu, tantangan yang dihadapi untuk melakukan pembangunan infrastruktur adalah disparitas ekonomi yang cukup tinggi antara Pulau Jawa dengan pulau-pulau lain. "Anggaran yang kami miliki sudah cukup besar, mencapai Rp106 triliun, namun masih kurang untuk memenuhi target yang ditetapkan," katanya.

 Sedangkan peran perempuan di Kementerian PUPR, lanjut Lana, sudah semakin baik karena sejumlah jabatan strategis sudah diduduki oleh perempuan.

 Pada jabatan eselon 1 sudah ada 25 persen perempuan, jabatan eselon dua memiliki 11 persen perempuan, eselon tiga 20 persen perempuan dan eselon empat sekitar 35 persen perempuan.

baca juga:

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

ITDC Targetkan Sirkuit Mandalika Siap Digunakan Untuk MotoGP 2021

Image

Ekonomi

Waskita Raih Anugerah Rekor MURI Untuk Pembangunan Bandara Ahmad Yani Semarang

Image

News

KPK Panggil Tujuh Saksi Kasus SPAM untuk Tersangka Teuku Moch Nazar dan Budi Suharto

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Prabowo Terlalu Melankolis Padahal Berpeluang Serang Jokowi, Akhirnya Hambar

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Fokus Kembangkan Empat KSPN

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Lakukan Penataan Sejumlah Kawasan Permukiman Nelayan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Menkeu Dukung Peningkatan Kualitas SDM dan Palapa Ring untuk Penguatan Unicorn

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Dukungan Millenial Jadi Energi Jokowi Terus Kembangkan Infrastruktur Digital

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

TKN - BPN Saling Klaim Kemenangan Debat Kedua Capres

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Riset: Harbolnas Jadi Senjata Utama E-Commerce Raup Untung

Lembaga riset Ipsos mengatakan bahwa Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) menjadi "senjata" utama para e-commerce untuk meraih pendapa

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Peringatan Prabowo Soal Unicorn, Bisa Terbukti

Prabowo justru berpikir dua-tiga langkah ke depan terkait pentingnya kewaspadaan mengalirnya kekayaan nasional ke luar negeri.

Image
Ekonomi

Huawei Mulai Murka: Tidak Mungkin AS Hancurkan Kami!

Pendiri Huawei menunjukkan nada menantang kepada Amerika Serikat.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Unicorn Justru Datangkan Investasi Asing dan Keuntungan, Kok Bisa?

Perusahaan rintisan dengan nilai valuasi minimal satu miliar dolar AS atau unicorn justru mendatangkan investasi asing ke domestik.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Gagal Paham Jika Tuding Unicorn Penyebab Keluarnya Uang ke Luar Negeri

Tuduhan terhadap unicorn yang menjadi penyebab semakin banyak uang mengalir ke luar negeri dinilai gagal paham.

Image
Ekonomi

Berita Populer China Pemegang Obligasi AS Terbesar hingga Pengamat Sikapi Regulasi Unicorn

Ada beberapa berita populer lainnya yang telah dipilih oleh Akurat.co, Selasa (19/2/2019).

Image
Ekonomi

Indef Sebut Impor Beras Terjadi Karena Data Tidak Valid

Impor pangan terutama beras disebut masih terjadi karena data yang dimiliki pemerintah tidak valid mengenai ketersediaan dan kebutuhannya.

Image
Ekonomi

ITDC Targetkan Sirkuit Mandalika Siap Digunakan Untuk MotoGP 2021

ITDC targetkan sirkuit jalan raya di KEK Mandalika, NTB, siap digunakan pada kejuaraan balap motor MotoGP Tahun 2021.

Image
Ekonomi

Dihadapan HMI, Misbakhun Tegaskan Pentingnya APBN Untuk Mencapai Tujuan Negara

Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menjelaskan soal pentingnya postur APBN untuk mencapai tujuan negara.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Kebijakan Impor Harusnya Jadi Opsi Terakhir

Bulog membutuhkan minimal 1,5 juta ton untuk cadangan jika terjadi hal-hal mendesak seperti bencana atau gagal panen.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Gaya Bermain Tim Sepak Bola di Liga Polandia ini Bikin Gagal Paham, Kayak Rugbi

  2. Catat, Tanggal 19-20 Februari Hindari Ruas Jalan Berikut Ini

  3. Tak Mau Bersumpah Setia untuk Negaranya, Bocah 11 Tahun Ini Ditahan

  4. Dihadapan Penghuni Apertemen Lavande, Anies Bicara Soal Kampung yang Digusur Ahok

  5. Komik Ini Pasti Bikin Jera Perokok yang Merokok Sambil Berkendara

  6. Fenomena Super Snow Moon, BMKG Minta Masyarakat Waspada

  7. Kepada Kurdi, Assad Katakan AS Tidak Akan Melindungi Mereka

  8. Tak Percaya Jokowi Bangun 191 Ribu Km Jalan, BPN Prabowo-Sandi Diajari Warganet Soal Usus Manusia

  9. Jokowi Tampil Memukau di Debat, Kerja Teritorial Disebut Akan Semakin Kuat

  10. 8 Squad K-Pop Paling Fenomenal, Kompak Meski Beda Grup Band

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Panggung Debat Kedua Milik Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Bola Panas Logistik Pemilu 2019

Image
Hervin Saputra

Bisakah Kebenaran Mengalahkan Budaya Curiga dalam Kasus Jokdri?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Available

Wawancara

Image
Iptek

Debat Pilpres 2019

Ahmad Agus Setiawan: ‘Milenial Lebih Cepat Beradaptasi pada Sisi-sisi Tertentu, Terutama Digital’

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Sosok

Image
News

Rajin Jaga Kesehatan, 10 Potret Sandiaga Uno Berolahraga

Image
News

10 Potret Jalaluddin Mannagalli, Putra Khofifah yang Keren Abis

Image
News

7 Potret Bobby Nasution Momong Sedah Mirah, Kebapakan Banget!