image
Login / Sign Up

Kementerian PUPR Siapkan Alternatif Pembangunan Rumah Terjangkau

Rizal Mahmuddhin

Image

Suasana proyek pembangunan perumahan di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (2/1).Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan pagu anggaran Rp9,633 triliun untuk pembangunan rumah dalam rangka merealisasikan program satu juta rumah pada 2018 mendatang. | ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/Spt/18.

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan telah menyiapkan alternatif pembiayaan membantu program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang membangun rumah dengan harga yang terjangkau.

"Pemerintah telah menyiapkan alternatif pembiayaan untuk perbankan melalui PT SMF yang menyediakan pendanaan jangka menengah dan panjang dengan cost of fund yang murah bagi Bank Pelaksana Penyalur KPR FLPP," kata Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti dalam rilis, Rabu (15/8).

Sebagaimana diketahui, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah mengeluarkan kebijakan perubahan porsi pendanaan pemerintah dan perbankan dalam pembiayaan subsidi Rumah Sejahtera melalui FLPP dari semula 90 persen Pemerintah dan 10 persen bank menjadi 75 persen Pemerintah dan 25 persen bank.

baca juga:

Kebijakan yang tertuang dalam Keputusan Menteri PUPR Nomor 463/KPTS/M/2018 tentang Proporsi Pendanaan Kredit/Pembiayaan Pemilikan Rumah Sejahtera akan efektif berlaku mulai tanggal 20 Agustus 2018.

Ia berpendapat bahwa perubahan proporsi tersebut tidak berpengaruh terhadap besaran bunga subsidi yang dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mengajukan KPR FLPP sebesar 5 persen selama masa kredit yakni 15-20 tahun.

Melalui KPR FLPP, Kementerian PUPR juga memberikan fasilitas uang muka ringan, bebas PPn dan bebas premi asuransi. Untuk bisa memiliki rumah dengan KPR FLPP, sejumlah syarat harus dipenuhi antara lain besar penghasilan maksimal Rp4 juta untuk rumah tapak dan Rp7 juta untuk rumah susun, belum memiliki rumah dan belum pernah menerima subsidi pemerintah untuk memiliki rumah.

Merespons perubahan kebijakan tersebut dilakukan penandatanganan amendemen Perjanjian Kerja sama Operasional (PKO) antara Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) selaku Badan Layanan Umum (BLU) Kementerian PUPR yang mengelola dana subsidi Kredit Perumahan (KPR) FLPP dengan 39 Bank Pelaksana Penyalur KPR FLPP, di Kementerian PUPR, Selasa (14/8).

Selain itu juga dilakukan penandatanganan PKO antara PPDPP dengan empat bank lainnya yaitu pihak Bank BTN, Bank BTN Syariah, Bank KEB Hana dan Bank BRI Agroniaga.

Dengan tambahan empat bank pelaksana, maka total bank pelaksana penyalur KPR FLPP pada tahun 2018 menjadi 43 bank yang terbagi dari 11 Bank Umum Nasional dan 32 Bank Pembangunan Daerah.S

Selainitu juga dilakukan penandatangan kerja sama antara PPDPP, PT SMF dan Bank Pelaksana terkait pertukaran data.

Direktur Utama PPDPP Budi Hartono mengatakan pada Tahun 2018, PPDPP mengelola dana sebesar Rp6,57 triliun dengan target pembiayaan rumah subsidi melalui FLPP tahun ini sebesar 60.625 unit rumah.

"Dengan penurunan porsi pendanaan Pemerintah, maka volume rumah yang mendapatkan subsidi FLPP bisa bertambah menjadi 70.000 unit rumah," ucapnya. []

Editor: Denny Iswanto

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Rusunawa untuk MBR di Pasar Rumput Bakal Rampung Tahun Ini

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Tingkatkan Penggunaan e-Katalog Dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Image

Ekonomi

Aspal Plastik Bisa Selesaikan Masalah Sampah, Ini Buktinya

Image

Ekonomi

Program Percepatan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Tetap Menjadi Prioritas

Image

Ekonomi

Menteri Basuki Optimis Sasaran RPJMN Bakal Tercapai

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Bangun Empat Arena Olahraga di Papua

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Normalisasi Kali Pepe dan Sungai Bengawan Solo

Image

News

KPK Sesalkan Lemahnya Pengawasan Internal KemenPUPR dalam Kasus Suap Proyek SPAM

Image

Ekonomi

Kementerian PUPR Gelar PUPR 4.0 Expo 2019

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Indef Uraikan Isu Strategis Pangan, Energi, dan Infrastruktur yang Wajib Capres Soroti

Berikur adalah beberapa agenda strategis yang ditawarkan oleh Indef untuk pangan, infrastruktur, dan energi

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jelang Debat, Infrastruktur Pertanian Jangan Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Ekonom sarankan kedua capres agar tidak melaksanakan pembangunan infrastruktur pertanian hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ekonom Sarankan Capres Berkomitmen Sebar Pembangunan Infrastruktur Ke Pedesaan

Ekonom sarankan kedua capres berkomitmen menyebar pembangunan infrastruktur khusunya pertanian ke daerah-daerah pedesaan.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ingin Sukses, Ini yang Harus Ditawarkan Pasangan Calon Soal Isu Lingkungan

Perlu badan penanganan dan pengolahan sampah nasional.

Image
Ekonomi

Bertemu Bukalapak, Jokowi Ingatkan Eratnya Koneksi Bisnis Daring Dengan UMKM

Bukalapak merupakan satu dari empat unicorn di Indonesia selain Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Menyentuh! Begini Komentar dan Harapan Para Milenial untuk Debat Nanti

Milenial menyuarakan keinginannya pada debat capres kali ini. Dan mereka juga menyampaikan harapannya untuk perekonomian ke depannya.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Dagang, Tambah Catatan Prestasi Jokowi

Kesepakatan miliaran dolar mencakup peningkatan akses otomotif, tekstil, kayu, barang elektronik dan obat-obatan Indonesia ke Aussie.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akan Sampaikan Realisasi Data Ekonomi, Lingkungan, Energi dan Pangan

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan menyampaikan realisasi data ekonomi dan lingkungan dalam debat capres Pilpres 2019 kedua.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

BPN: Prabowo Sangat Santai Hadapi Debat Besok

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sangat santai menjelang debat kedua yang akan berlangsung Minggu (17/2/2019).

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Bakal Sampaikan Realisasi dan Data Ekonomi Dalam Debat Kedua

Pasangan capres dan cawapres tampil, maka pada debat kedua hanya mempertemukan capres.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  2. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  3. Ada yang Baru di Kota Tua

  4. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  5. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  6. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  7. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  8. SBY: Kami Enggak Sangka Itu Kanker

  9. Polemik Tweet CEO Bukalapak, Jack Boyd Lapian: Beda Pendapat dan Kritik Itu Hal yang Wajar

  10. Satgas Temukan Aliran Dana Ratusan Juta di Kediaman Joko Driyono

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"