image
Login / Sign Up

Kementerian PUPR Bangun Rusus di Papua Barat

Rizal Mahmuddhin

Image

Kementerian PUPR telah menyiapkan sebanyak 360 unit rumah khusus (Rusus) untuk mengganti hunian milik warga setempat yang terdampak dari proyek pembangunan Bendungan Kuningan di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (24/5) | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan telah menyelesaikan pembangunan 50 unit rumah khusus (Rusus) yang diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di Kampung Wasambin, Distrik Teluk Maybilit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.

Rusus yang dibangun merupakan rumah tipe 36, dilengkapi meubelair dan prasarana sarana dan utilitas (PSU) seperti jalan lingkungan, drainase, listrik dan air. Kondisi tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan penghuni. Rusus yang selesai dibangun tahun 2016 lalu menghabiskan biaya sebesar Rp 9,6 miliar. 

“Selain untuk MBR, pembangunan Rusus di Papua juga diperuntukan bagi pemuka agama/adat, masyarakat yang terimbas konflik, petugas, tenaga pendidikan dan kesehatan yang bertugas di daerah perbatasan dan ex anggota OPM ,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan pers.

baca juga:

Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH saat meninjau Rusus di Kampung Warsambin mengatakan, pembangunan Rusus ini tidak hanya di Papua Barat namun hampir di seluruh Provinsi di Indonesia.

Masyarakat yang menerima Rusus sebagian besar bekerja sebagai pencetak batu bata dan pekerja kayu. Salah seorang warga penghuni Rusus, Sherly mengungkapkan, dia sudah tinggal di Rusus beserta suaminya dengan 3 anaknya, sangat bersyukur karena memang belum memiliki rumah layak huni.

"Saya merasa gembira mendapatkan rumah ini, sebelumnya saya hanya menumpang di rumah kakaknya. Penghasilan suami saya sebagai buruh pembuat batu bata hanya cukup buat makan sehari-hari," tambahnya

Selain Rusus, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi AH juga meninjau Rusun Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Sorong yang berada di Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat yang rampung pada tahun 2017. Rusun terdiri 3 lantai tipe 24 tersebut memiliki jumlah unit sebanyak 37 kamar dengan biaya pembangunan senilai Rp 16 Milyar.

Saat ini Rusun tersebut sudah dihuni oleh 150 mahasiswa. Para mahasiswa dapat tinggal nyaman karena dikelola dengan baik dan biaya sewa yang lebih murah dibandingkan sewa kamar kos di sekitar. Khalawi berpesan kepada mahasiswa yang tinggal di Rusun tersebut agar bisa menjaga suasana tertib sehingga bisa belajar dengan baik dan nyaman.

Kementerian PUPR melalui Ditjen Penyediaan Perumahan terus berupaya meningkatkan taraf hidup masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang sejahtera dan layak huni. Penyediaan rumah MBR diantaranya dilakukan melalui pembangunan Rusus, Rusun, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan bersubsidi.

Dengan program tersebut akan mendukung pencapaian target program satu juta rumah untuk mengurangi kekurangan pasokan (backlog) perumahan di Indonesia yang masih sebesar 11,4 juta unit pada tahun 2015.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

Sumber:

berita terkait

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Indef Uraikan Isu Strategis Pangan, Energi, dan Infrastruktur yang Wajib Capres Soroti

Image

News

Debat Pilpres 2019

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jelang Debat, Infrastruktur Pertanian Jangan Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Ekonom Sarankan Capres Berkomitmen Sebar Pembangunan Infrastruktur Ke Pedesaan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Bakal Sampaikan Realisasi dan Data Ekonomi Dalam Debat Kedua

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

KEIN: Ketersediaan Infrastruktur Prasyarat Indonesia Maju

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Integrasi Infrastruktur Gali Potensi Makmurkan Rakyat

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Pengamat: Soal Infrastruktur Kedua Capres Hanya Bermain Jargon

Image

Ekonomi

Rusunawa untuk MBR di Pasar Rumput Bakal Rampung Tahun Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Indef Uraikan Isu Strategis Pangan, Energi, dan Infrastruktur yang Wajib Capres Soroti

Berikur adalah beberapa agenda strategis yang ditawarkan oleh Indef untuk pangan, infrastruktur, dan energi

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jelang Debat, Infrastruktur Pertanian Jangan Hanya Terkonsentrasi di Pulau Jawa

Ekonom sarankan kedua capres agar tidak melaksanakan pembangunan infrastruktur pertanian hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ekonom Sarankan Capres Berkomitmen Sebar Pembangunan Infrastruktur Ke Pedesaan

Ekonom sarankan kedua capres berkomitmen menyebar pembangunan infrastruktur khusunya pertanian ke daerah-daerah pedesaan.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Ingin Sukses, Ini yang Harus Ditawarkan Pasangan Calon Soal Isu Lingkungan

Perlu badan penanganan dan pengolahan sampah nasional.

Image
Ekonomi

Bertemu Bukalapak, Jokowi Ingatkan Eratnya Koneksi Bisnis Daring Dengan UMKM

Bukalapak merupakan satu dari empat unicorn di Indonesia selain Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Menyentuh! Begini Komentar dan Harapan Para Milenial untuk Debat Nanti

Milenial menyuarakan keinginannya pada debat capres kali ini. Dan mereka juga menyampaikan harapannya untuk perekonomian ke depannya.

Image
Ekonomi
Ekonomi Ala Jokowi Vs Prabowo

Indonesia-Australia Sepakati Perjanjian Dagang, Tambah Catatan Prestasi Jokowi

Kesepakatan miliaran dolar mencakup peningkatan akses otomotif, tekstil, kayu, barang elektronik dan obat-obatan Indonesia ke Aussie.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Akan Sampaikan Realisasi Data Ekonomi, Lingkungan, Energi dan Pangan

Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo akan menyampaikan realisasi data ekonomi dan lingkungan dalam debat capres Pilpres 2019 kedua.

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

BPN: Prabowo Sangat Santai Hadapi Debat Besok

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, sangat santai menjelang debat kedua yang akan berlangsung Minggu (17/2/2019).

Image
Ekonomi
Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Bakal Sampaikan Realisasi dan Data Ekonomi Dalam Debat Kedua

Pasangan capres dan cawapres tampil, maka pada debat kedua hanya mempertemukan capres.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Pendiri Bukalapak Sebut 'Presiden Baru', Rian Ernest: Menurutku Dia Sudah Jelas Dukung 02

  2. Pramono Anung Sebut Jokowi Telah Menerima Permintaan Maaf CEO Bukalapak

  3. Ada yang Baru di Kota Tua

  4. Yunarto Wijaya: Kalo Anda Melarang Zaky Mendukung Salah Satu Capres, Saya akan Bela Dia

  5. Fahri Hamzah: Debat Pilpres Kedua Harus Ungkap Siapa Mereka Sebenarnya

  6. 'Skenario' Ahok Gantikan Ma'ruf Amin, Rustam: Pikiran Konspiratif yang Merendahkan

  7. Ketua BTP Mania Dipolisikan Alumni 212, Fahri Hamzah: Ahok Kembali Jadi Masalah

  8. SBY: Kami Enggak Sangka Itu Kanker

  9. Polemik Tweet CEO Bukalapak, Jack Boyd Lapian: Beda Pendapat dan Kritik Itu Hal yang Wajar

  10. Satgas Temukan Aliran Dana Ratusan Juta di Kediaman Joko Driyono

Available

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019
Available

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Debat Putaran Kedua: Panggung Milik Siapa?

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Kejutan Debat Kedua

Image
Hervin Saputra

Al Araibi: Olahraga, Politik, atau Hak Asasi Manusia?

Image
Cosmas Kopong Beda

Masihkah Sepak Bola Modern Membutuhkan Kapten Ikonik?

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Cerita Egy Fedly Saat Pandangan Pertama Menjemput Jodoh

Image
Olahraga

Susy Susanti

"Sekarang Saatnya Pemain Putri Mengubah Mindset"

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Sosok

Image
News

Dari Ketemu Raisa hingga Pejuang Kanker, 10 Potret Sutopo Purwo yang Menginspirasi

Image
Hiburan

Ingin Sukses Jadi Youtuber seperti Jess No Limit? Berikut Tipsnya!

Image
Olahraga

Valentino Rossi

Rossi, Sosok yang Penuh Perhatian dan "Kepala Dingin"