image
Login / Sign Up

Tak Ada APBN-P, Misbakhun Tetap Ingatkan Pemerintah Soal Rupiah dan ICP

Siti Nurfaizah

Image

Anggota DPR RI Komisi XI Mukhamad Misbakhun dalam acara Seminar Perpajakan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Pajak, di Jakarta, Rabu (11/7). | AKURAT.CO

AKURAT.CO, Pemerintah melalui Menteri Keuangan menegaskan tidak ada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di tahun 2018. Hal ini dikarenakan defisit negara masih berada di bawah perkiraan atau lebih rendah dibanding proyeksi. 

Menanggapi keputusan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI mengatakan bahwa kewenangan sepenuhnya ada di pemerintah sehingga dipersilahkan saja jika memang pemerintah mengambil keputusan itu.

"Soal APBN-P ada atau tidak itu kan kewenangan sepenuhnya dari pihak pemerintah. Kalau menteri keuangan menganggap ini tidak perlu dan kemudiam pemerintah menganggap itu sebagai sebuah keputusan ya silahkan. Karena itu wilayah sepenuhnya dari pemerintah," ungkapnya di Jakarta, Rabu (11/7).

baca juga:

Meski demikian, Misbakhun mengingatkan pemerintah bahwa ada beberapa permasalahan yang dapat mempengaruhi postur APBN yakni asumsi nilai tukar dan ICP yang jauh dari target.

"Tapi yang harus diingat adalah ada permasalahan-permasalahan yang sangat mendasar di reguler APBN kita yakni mengenai asumsi nilai tukar dan ada mengenai harga minyak yang sudah jauh berbeda dengan asumsi awal," jelasnya.

Politisi Golkar ini menyebutkan asumsi-asumsi yang tak mencapai target itu antara lain nilai tukar rupiah yang semula diasumsikan Rp13.400, saat ini telah mencapai hampir Rp14.400 per dolar serta ICP yang diasumsikan USD45 per barel saat ini lebih dari USD70 per barel.

"Minyak yang tadinya sekitar USD45 per barel sekarang diatas USD70 per barel. Nilai tukar rupiah yang tadinya Rp13.400 sekarang Rp14.000," lanjutnya.

Sehingga dalam hal ini pemerintah tetap harus melakukan penyesuaian namun juga melalui persetujuan DPR agar menjaga kondisi APBN yang kredibel, akuntabel, dan efisien.

"Ink kan butuh adjusment. Sementara yang kita ketahui sampai saat ini laporan keuangan pemerintah pusat sejak 2016 dan 2017 itu kan WTP. Nah tentunya apakah adjusment-adjusment non APBN itu melalui persetujuan DPR. Apakah memadai dan apakah mampu menjaga performance APBN itu untuk tetap kredibel kemudian tetap akuntabel dan efisien?," pungkasnya.

Namun sekali lagi Misbakhun mengungkapkan tetap menghargai dan menghormati keputusan pemerintah tersebut.

"Masalah ada APBN-P itu ada di eksekutif. Kami menghormati dan menghargai asalkan itu td adjusmentmya dapat tetap menjaga performance APBN agar tetap kredibel dan efisien," tutupnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

News

Ketua DPR: Infrastruktur Kunci Pemerataan Pembangunan

Image

News

KPK Perpanjang Penahanan Empat Tersangka Suap DPRD Sumut

Image

News

JK: Pilkada Tak Langsung Solusi Minimalkan Korupsi

Image

Ekonomi

BPJN XV Optimis Tol Manado-Bitung Segmen Pemerintah Rampung 2019

Image

Ekonomi

BPH Migas Optimis RUU Migas Pastikan Hilirisasi Migas Optimal

Image

Ekonomi

Sri Mulyani: Pemerintah Sukses Jaga Momentum Pertumbuhan Saat Ekonomi Sulit

Image

Ekonomi

Bawa Dampak Positif, Ketua DPR Apresiasi Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur Jokowi

Image

News

Dinilai Gagal Urus DPT dan e-KTP, Fadli Zon Minta Mendagri Mundur

Image

News

Fadli Zon ke Tjahjo Kumolo: Nggak Usah Dipecat, Mundur Saja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemprov DKI Baru Terima Pemasukan Pajak Sebesar Rp34,65 triliun

Hanya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang sudah memenuhi target Rp8,5 triliun.

Image
Ekonomi

Harga Ekspor Merosot Pengaruhi Produksi Kelapa Sawit Nasional

Kampanye negatif terhadap perkebunan kelapa sawit Indonesia yang dilakukan bangsa asing ikut membuat kesulitan ekspor.

Image
Ekonomi

Myanmar Apresiasi Pelatihan Pertanian dari Tenaga Ahli Indonesia

Myanmar mengapresiasi Indonesia atas pengiriman dua tenaga alih pertanian untuk bantu pemerintahannya membangun sektor pertanian.

Image
Ekonomi

Perusahaan Perekrutan Saudi Sebut Kualitas Perawat Indonesia Bisa Kalahkan Filipina

Saudi Manpower Solutions (SMASCO) optimis perawat Indonesia dapat kalahkan dominasi perawat Filipina di industri kesehatan Saudi.

Image
Ekonomi

AS Ingatkan China, 1 Maret Deadline Penyelesaian Perang Dagang

Perwakilan Perdagangan AS Robert Lighthizer telah mengumumkan 1 Maret adalah tenggat waktu terakhir untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Image
Ekonomi

Rencana Trump Tutup Perbatasan AS-Meksiko Bisa Ganggu Perdagangan Senilai USD300 Miliar

Akan mengganggu aktivitas perdagangan senilai ratusan miliar dolar per tahun.

Image
Ekonomi

BRIncubator Cetak UMKM Berorientasi Ekspor

BRIncubator merupakan program berorientasi pada pemberian akses pembiayaan dan peningkatan kapasitas serta kapabilitas UMKM secara

Image
Ekonomi

Kerusuhan Demo Prancis Rugikan Pariwisata Hingga Pedagang Kecil Jelang Natal

Secara keseluruhan, gerakan "rompi kuning" diprediksi akan membebani bisnis kecil dan menengah sejumlah EUR10 miliar.

Image
Ekonomi

Kementan Perketat Pengawasan Jajarannya Lewat Sistem Berbasis Online

Kementerian Pertanian melalui Inspektorat Jenderal telah mengembangkan sistem pengawasan berbasis elektronik, GO-WAS. Sistem ini terdiri ata

Image
Ekonomi

Meski Ada Sanksi AS, Iran Klaim Penjualan Minyaknya Meningkat

Presiden Iran Hassan Rouhani mengumumkan bahwa penjualan minyak Teheran meningkat selama dijatuhkannya sanksi Amerika Serikat (AS).

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. 7 Potret Faye Nicole Jones, Artis FTV yang Curi Perhatian

  2. Siapkan Gula Merah di Ranselmu, Ini Manfaatnya

  3. Staf Ahok: Bapak Mau Kasih Kejutan Setelah Bebas

  4. Dua Biarawati Bawa Kabur Uang Miliaran Untuk Judi dan Liburan

  5. 10 Tweet Tanya Bu Susi Pudjiastuti dari Warganet ini Lucunya Kebangetan

  6. Australia Berduka, Kanguru Berotot Mati pada Umur 12 Tahun

  7. Segera Pulang Kampung, Alberto Goncalves Sempatkan Bela Sriwijaya di Piala Indonesia

  8. Sindiran Fadli Zon: Liburan Keluarga Ya Liburan Saja, Tak Perlu Banyak Kamera seperti Buat Film

  9. Harga Bakso yang Dimakan SBY dan Ani Buktikan Jokowi Mampu Jaga Harga Stabil

  10. 7 Hal ini Dikabarkan Memicu Kanker, Ini Faktanya

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Narasi Capres yang Dangkal dan Tak Berkelas

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Iptek

Hebat! Pendiri GoJek Masuk Daftar 'Bloomberg 50'

Image
Ekonomi

Founder GOJEK Terpilih Jadi Tokoh Penentu Bisnis Global

Image
Ekonomi

Twitter Indonesia Umumkan Jokowi Sosok Paling Populer