image
Login / Sign Up

Selamat Bekerja Pak Gubernur BI!

Sunardi Panjaitan

Image

Perry Warjiyo diambil sumpahnya menjadi Gubernur Bank Indonesia di Gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta Pusat, Kamis (24/5). Pelantikan ini dilakukan setelah Komisi XI DPR RI meloloskan Perry Warjiyo dalam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dan berdasarkan surat Keputusan Presiden RI Nomor 70/P/Tahun 2018 tanggal 16 April 2018, Perry Warjiyo telah diangkat sebagai Gubernur BI periode 2018-2023. Perry menggantikan Agus Martowardojo yang telah selesai masa tugasnya | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Perry Warjiyo resmi menduduki kursi Gubernur Bank Indonesia setelah dilantik oleh Ketua Mahkamah Agung, Muhammad Hatta Ali, Kamis (24/5) di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat. Pria yang sudah 34 tahun meniti karir di Bank Sentral tersebut, diharapkan mampu menyelesaikan berbagai tantangan dan masalah di sektor moneter. Stabilisasi nilai tukar rupiah menjadi tantangan pertama bagi Perry.

Sebagaimana diketahui, sejak awal tahun 2018, rupiah sudah melemah -4,62% (ytd). Nilai tukar rupiah kini sudah menembus angka 14.200 per dollar dimana angka ini merupakah yang terendah sejak September 2015 yang kala itu mencapai titik nadir diangka 14.700.

Di era kepemimpinan sebelumnya, Bank Indonesia kerap mendapat kritikan karena lambatnya respon otoritas moneter terhadap pelemahan nilai tukar rupiah. BI dianggap seperti membiarkan rupiah merosot hingga ketitik terendah.

baca juga:

Gubernur BI bersama jajaran Deputi kini perlu mencurahkan perhatian yang cukup besar lagi, agar nilai tukar rupiah dapat kembali stabil. Respon BI yang sebelumnya terlambat menyesuaikan bunga acuan harus disikapi oleh Gubernur BI yang baru. BI dapat secara konsisten menerapkan intervensi cadangan devisa agar nilai tukar rupiah kembali normal.

Selain stabilisasi nilai tukar rupiah, tantangan Perry Warjiyo yang lain adalah menjaga inflasi tetap rendah dengan berbagai bauran kebijakan serta koordinasi lintas stakeholder. Peran TIPD sebagai lembaga koordinasi pengendali inflasi di daerah harus diperkuat. Tantangan lainnya adalah memaksimalkan fungsi BI untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. BI semestinya tidak lagi sekedar bermain aman dengan mengutak-atik instrument moneter agar stabilitas keuangan terjaga, tapi juga harus pro growth policy.

Perkembangan fintech e payment  juga harus menjadi perhatian Perry sebagai bos Bank Sentral. Saat ini banyak pelaku fintech mengeluhkan biaya dan proses pengajuan izin di regulator karena ada banyak lembaga yang berkaitan dengan izin fintech. Perry dituntut untuk berjiwa milenial yang paham perubahan keuangan untuk mendorong pertumbuhan fintech di Indonesia.

Dengan latarbelakangnya yang cukup lama berkarir di BI, publik berharap Perry mampu menyelesaikan seluruh tantangan-tantangan tersebut. Terlebih, dukungan terhadap Perry datang dari seluruh pihak, eksekutif dan legislatif. Bahkan, kalangan pasar pun menyambut positif duduknya Perry di kursi Gubernur Bank Indonesia. IHSG melonjak naik 154,54 poin ke level 5.946,54 pada penutupan Kamis (24/5), hari dimana Perry dilantik sebagai Gubernur BI. Hal ini menunjukkan adanya harapan besar dari pelaku pasar terhadap kepemimpinan baru di Bank Indonesia.

Pada akhirnya, kita menunggu ‘tangan dingin’ Perry dalam menyelesaikan berbagai tantangan di sektor moneter dan memainkan peran sentral BI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selamat bekerja!

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ekonomi

BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

Image

Ekonomi

Mandiri Berharap BI Turunkan Suku Bunga Acuan, Kenapa?

Image

Ekonomi

BI Catat Utang Luar Negeri Naik 7,4 Persen

Image

Ekonomi

Capai Target 6 Juta UMKM Digital, BI Sediakan Fasilitas dan Pelatihan

Image

Ekonomi

BI dan Penyedia Platform Digital Dorong UMKM Indonesia Pasarkan Produk Secara Online

Image

Ekonomi

Masyarakat Antusias dan Menyambut Positif Pameran KKI 2019

Image

Ekonomi

Perry Apresiasi Kontribusi Mirza Adityaswara Selama di BI

Image

Ekonomi

Perjalanan Panjang Destry Damayanti Menuju Kursi DGS BI

Image

Ekonomi

Jokowi Apresiasi Cara BI Bina UMKM Agar Bersaing di Marketplace

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pertamina Siapkan Pasokan LPG 40.320 Tabung di Wonogiri

Pertamina menambah pasokan LPG 3 Kg sebanyak 40.320 tabung selama periode 15-20 Juli 2019 di wilayah Kabupaten Wonogiri

Image
Ekonomi

Komisi VII Sebut Transportasi Untuk Distribusikan BBM dan Gas Tak Efisien

Sistem transportasi konvensional yang selama ini dilakukan oleh Pertamina dalam mendistribusikan minyak dan gas bumi dinilai belum efisien.

Image
Ekonomi

BI Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen.

Image
Ekonomi

Toma Tomi Sulap Tomat Menjadi Manisan Ramai Dilirik Pengunjung

TomaTomi, salah satu manisan sehat yang terbuat dari tomat menjadi peserta Food Startup yang sukses menyita perhatian para pengunjung.

Image
Ekonomi
Seleksi Anggota BPK RI

Ombudsman: Siapapun Calon Anggota BPK Harus Melalui Penilaian Standar yang Objektif

Laode Ida menegaskan, standar penilaian yang objektif menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam proses seleksi anggota BPK RI.

Image
Ekonomi

Komisi VII DPR RI Cecar Menteri Jonan Soal Penurunan Produksi Migas

Maman Abdurahman mencecar Kementerian ESDM terkait dengan produksi migas yang terus mengalami penurunan.

Image
Ekonomi

Soal Bambu Getah Getih Anies, Komut Adhi Karya: Benda Paling Menganggu Akhirnya Dibongkar

"Akhirnya DIBONGKAR! Benda yang paling mengganggu di Jakarta ini. Terimakasih!"

Image
Ekonomi

Serapan Anggaran Kemenkop Tahun 2018 Capai 90,89 Persen, untuk Apa Saja?

Pagu anggaran Kementrian Koperasi dan UKM tahun 2018 yang sebesar Rp 944.538.384.000 dengan realisasi per 31 Desember 2018 telah sesuai.

Image
Ekonomi

Jokowi Bebaskan PPN Impor Kapal dan Pesawat

Impor kapal dan pesawat udara beserta suku cadangnya yang digunakan oleh badan usaha angkutan udara niaga nasional, kini dibebaskan dari PPN

Image
Ekonomi

2,3 Juta Orang Nikmati KUR BRI Semester I 2019

BRI mencatatkan penyaluran KUR Rp50,3 triliun kepada lebih dari 2,4 juta debitur selama periode Januari hingga Juni 2019.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. YouTuber Rius Vernandes Dipanggil Polisi Usai Beberkan Menu Makanan Garuda Indonesia Ditulis Tangan

  2. Sindiran Pedas Abdillah Toha kepada Pendukung Prabowo yang Kecewa: Merasa Kuda Tunggangan Mereka Telah Hilang

  3. 'Ga Pulang-pulang', Biaya Per Bulan Habib Rizieq di Saudi Lebihi Rp36 Juta

  4. BPPT: Gempa Megathrust Bermagnitudo 8,8 Berpotensi Terjadi di Selatan Pulau Jawa

  5. Viral Larangan Foto di Pesawat, Pesan Warganet untuk Garuda Indonesia: Gak Usah Aneh-aneh, Teruskan Tingkatkan Layanan Saja

  6. Garuda Laporkan Youtuber, Netizen Ramai Tantang Laporkan Hotman Paris

  7. AFC Sebut Indonesia Bisa Sulitkan Raksasa Asia

  8. Posting Foto Mesra, Tanda Nagita Slavina Hamil Anak Kedua Makin Kuat

  9. Ke Amien Rais, Dedek: Saya Sarankan Mbah Pensiun Saja, Punten, Sudah Tak Compatible dengan Zaman

  10. Telepon dari Amerika, Sang Ibunda Pesan Steve Emmanuel Agar Dibelikan Air Minum

Available

fokus

Menggapai Haji Mabrur
Mencari Tempat Baru
Problematika Narkotika
Available

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rekonsiliasi yang Tak Direstui

Image
Achmad Fachrudin

Menimbang Visi Indonesia Baru

Image
Ilham M. Wijaya

Menyiapkan Kota Sadar Bencana

Image
Abdul Aziz SR

Parlemen Hasil Pemilu 2019

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Mengaku Terpaksa, Vivi Paris Beberkan Kronologi Dibohongi Sandy Tumiwa Hingga Akhirnya Nikah Siri

Image
Hiburan

Hakim Vonis Bebas Kriss Hatta, Ini Tanggapan Hilda Vitria

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik